Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Latihan Batalyon Infanteri 133, Dua Orang Terkena Peluru Nyasar di Kampus UNP

badge-check


					Latihan Batalyon Infanteri 133, Dua Orang Terkena Peluru Nyasar di Kampus UNP Perbesar

Penulis: Sri Muryanto  |   Editor: Priyo Suwarno

KRESONEWS.COM, PADANG– Sebuah insiden tak terduga terjadi di halaman depan Gedung Rektorat Universitas Negeri Padang (UNP), Selasa sore 2 Juni 2026.

Dua orang terluka akibat tembakan yang diduga kuat berasal dari lokasi latihan menembak militer di kawasan sekitar.

Kejadian ini memicu kekhawatiran akan aspek keamanan di lingkungan kampus yang menjadi pusat aktivitas ribuan mahasiswa.

Kedua korban telah diidentifikasi. Salah satunya adalah Nova Wirantika (25), mahasiswi Program Studi Pendidikan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial UNP.

Ia mengalami luka tembak di paha kiri saat sedang duduk bersama rekan‑rekannya usai mengikuti ujian seminar proposal.

Korban kedua adalah Guruh Guino, mantan atlet sepak bola yang bukan merupakan mahasiswa UNP, mengalami luka di pergelangan tangan.

Keduanya segera dievakuasi dan dilarikan ke Rumah Sakit Hermina Padang untuk mendapatkan penanganan medis, kemudian salah satunya dirujuk ke fasilitas kesehatan lain guna perawatan lebih lanjut.

Latihan Batalyon Infateri 133

Berdasarkan penyelidikan awal dan keterangan dari pihak militer, peluru diduga meleset dari area latihan Batalyon Infanteri 133 yang berjarak sekitar 800 meter dari kampus.

Pihak Kodam XX Tuanku Imam Bonjol telah mengakui terjadinya insiden tersebut dan tengah membentuk tim investigasi untuk menelusuri penyebab peluru bisa tersasar hingga ke kawasan pemukiman dan pendidikan.

Pihak universitas melalui Sekretaris Universitas, Prof. Dr. Erianjoni, membenarkan peristiwa tersebut. Rektor UNP, Prof. Dr. Krismadinata, langsung turun ke lokasi, mengoordinasikan evakuasi, dan berkomunikasi dengan aparat terkait.

Ia menyatakan insiden ini sangat tidak diinginkan dan menegaskan akan mendesak adanya perbaikan sistem keamanan dan pembatasan wilayah latihan agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Polres Padang juga telah turun tangan untuk mengamankan tempat kejadian perkara dan mendalami kronologi lengkap peristiwa ini.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menelisik Akar Terorisme (39): Frankenstein dari Gunung Liar Swiss

23 Juli 2026 - 05:37 WIB

Polres Jombang Berikan Beasiswa Putra-Putri Pegawai Negeri Pada Polri Berprestasi

22 Juli 2026 - 15:01 WIB

Bidpropam Polda Jatim Mitigasi Personil Polres Jombang

22 Juli 2026 - 13:43 WIB

Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Fokus Berobat Sakit Jantung ke Luar Negeri

22 Juli 2026 - 08:58 WIB

Menelisik Akar Terorisme (38): Kasus Pemimpin Teroris Mati Saat Mandi

21 Juli 2026 - 21:02 WIB

Sambut Muktamar 35 NU, PUPR Jombang Kebut Perbaikan Infrastruktur ke Area Tambakberas

21 Juli 2026 - 20:26 WIB

Bareskrim Ringkus 12 Orang Sindikat Pencuri 600 Modul BTS, Kerugian Rp60 Miliar

21 Juli 2026 - 19:39 WIB

Indonesia Punya Bullion, Prabowo: Simpan 231 Ton Emas Senilai Rp231 Triliun

21 Juli 2026 - 08:15 WIB

5 Badai Persoalan Timpa Hotman Paris: Dua Kali Minta Maaf, Kematian Rocky dan Angpao dari Prayogo Pangestu

21 Juli 2026 - 07:07 WIB

Trending di News