Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

Prabowo soal Rupiah Anjlok: Warga Desa Tak Pakai Dolar

badge-check


					Presiden Prabowo menekankan seluruh jajaran kabinet, menterio, gubernur, bupati, TNI dan Polri untuk menjaga kebersihan di lingkungan masing-masin, saat memberikan arahan pada Rakonas Kementrian Dalam negeri, Senin 2 Ferbuari 2026. Foto: Ist Perbesar

Presiden Prabowo menekankan seluruh jajaran kabinet, menterio, gubernur, bupati, TNI dan Polri untuk menjaga kebersihan di lingkungan masing-masin, saat memberikan arahan pada Rakonas Kementrian Dalam negeri, Senin 2 Ferbuari 2026. Foto: Ist

Penulis: Mulawarman | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Presiden Prabowo Subianto menanggapi santai pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Ia menyinggung kekhawatiran sejumlah kalangan terhadap pergerakan kurs.

Dalam peresmian Koperasi Desa Merah Putih di Nganjuk, ia menyebut masyarakat di desa tidak menggunakan dolar dalam kehidupan sehari-hari.

“Selama Purbaya [Menteri Keuangan] bisa senyum, tenang saja. Nggak usah takut gitu. Mau dolar berapa ribu kek? Kan kalian di desa-desa nggak pakai dolar,” kata Prabowo, dalam pidatonya Sabtu (16/5/2026).

Prabowo kemudian berseloroh bahwa pihak yang paling terdampak oleh pelemahan rupiah adalah kalangan yang sering bepergian ke luar negeri serta para pengusaha.

Ia sempat menyebut beberapa nama sambil bercanda mengenai kebiasaan bepergian ke luar negeri.

“Yang pusing yang itu, yang suka keluar negeri. Pengusaha, lho,” sebutnya.

Meski demikian, Prabowo menegaskan fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat di tengah tekanan global yang memengaruhi pergerakan mata uang berbagai negara. Ia meminta masyarakat tetap percaya terhadap kekuatan ekonomi nasional.

“Percayalah, ekonomi kita kuat. Fundamental kita kuat. Orang mau ngomong apa, ya. Indonesia kuat. Percaya kepada kekuatan kita. Percaya kepada rakyat kita,” jelas dia.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Buka 4.807 Lowongan Kerja di Job Fair Inklusif 2026

29 Oktober 2026 - 19:25 WIB

Menkomdigi: Jika Internet Dipotong, 80 Persen Konektivitas Singapura Lumpuh

28 Oktober 2026 - 19:45 WIB

Rupiah Rp18.183/US$ Rekor Terlemah Sepanjang Sejarah, Ini Kata BI

28 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Meriahkan Operasi Patuh Semeru 2026 Satlantas Polres Gresik Bagikan Cokelat

28 Oktober 2026 - 09:57 WIB

Pemkab Gresik Lakukan Seleksi Sertifikasi BNSP Pelaku Kuliner

28 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Catat, Daftar Rute dan Kota Tujuan Mudik Gratis Nataru

27 Oktober 2026 - 20:43 WIB

Mendadak Menlu Singapura Vivian Balakrishnan, Kunjungi Jakarta

27 Oktober 2026 - 20:31 WIB

Kemnaker Resmi Buka Pendaftaran Magang Nasional Batch 3 Angkatan II 2026

27 Oktober 2026 - 20:16 WIB

Gresik Bangkitkan Kembali Jaga Ketertiban Dalam Masyarakat Melalui Aslinmas

27 Oktober 2026 - 07:45 WIB

Trending di Nasional