Menu

Mode Gelap

News

Ledakan di Pekalongan, setelah Tujuh Jam Dirawat Satu dari Tiga Korban Meninggal Dunia

badge-check


					Petugas kepolisian Pekalongan langsung melakukan pengamanan dan penyelidikan ledaka besar mercon yang menyebabkan satu korban jiwa dan dua lainnya luka bakar serius, terjadi di Dusun Kuripan Kidul, Kelurahan Kertoharjo, Kecamatan Pekalongan Selatan, Kota Pekalongan, pada Senin, 23 Maret 2026.. Foto: Instagram@batang.update Perbesar

Petugas kepolisian Pekalongan langsung melakukan pengamanan dan penyelidikan ledaka besar mercon yang menyebabkan satu korban jiwa dan dua lainnya luka bakar serius, terjadi di Dusun Kuripan Kidul, Kelurahan Kertoharjo, Kecamatan Pekalongan Selatan, Kota Pekalongan, pada Senin, 23 Maret 2026.. Foto: [email protected]

Penulis: Sri Muryanto  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, PEKALONGAN- Setelah tujuh jam menjalani perawatan di rumah sakit  satu dari tiga korban ledakan mercon di Kuripan Kidul, Kota di Pekalongan Pekalongan,   meninggal dunia.

Korban meninggal bernama Muhammad Syafiq (14) meninggal dunia setelah dirawat tujuh jam di IGD RSUD Bendan, korban sudah disemayamkan di rumah duka.

Satu dari tiga remaja korban ledakan petasan di Kuripan Kidul, Pekalongan Selatan, telah meninggal dunia. Korban berinisial MS atau M Syafiq (14 tahun) meninggal setelah dirawat sekitar tujuh jam di IGD RSUD Bendan pada Senin malam, 23 Maret 2026.

Pertemuan terjadi pada Senin siang (23/3/2026) di kebun pisang Kuripan Kidul, Kelurahan Kertoharjo, Kecamatan Pekalongan Selatan, Kota Pekalongan. Tiga remaja warga setempat—MS (14), MM (17), dan MAA atau M Azmi (14)—terluka saat dua di antaranya meracik petasan, sementara satu lagi bermain di sekitar lokasi.

Dua korban selamat masih dirawat intensif di RSUD Bendan: Maulana Syarif atau MM (17) di IGD, dan M Azmi (14) menjalani operasi akibat luka bakar serius. Kapolsek Pekalongan Selatan, Kompol Aries Tri Hartanto menyebut detail selengkapnya akan disampaikan pada Rabu (25/3/2026).

Polisi sedang menyelidiki penyebab ledakan, termasuk penyutaan sisa petasan. Insiden ini menambah daftar kecelakaan serupa di Pekalongan, menyoroti bahaya meracik petasan ilegal oleh remaja.

Kasatreskrim Polres Pekalongan Kota, AKP Setyanto mengkonfirmasi kronologi ledakan pada pukul 14.00 WIB, dan mengamankan bukti berupa sisa bahan petasan, selongsong, serta serpihan.

Kali ini, terjadi di Kuripan Kidul kelurahan Kertoharjo RT. 02/01 kota Pekalongan.

Peristiwa terjadi pada Senin (23/3) siang, saat 3 orang remaja tengah merakit pet*san berukuran jumbo di kebun pisang pinggiran kampung. Naas, satu petasan yang tengah diracik mel*dak, dan mengenai korban.

Sejumlah warga yang mendengar ledakan, langsung menuju sumber suara, karena penasaran dengan suara dentuman yang dasyat. Namun, warga kaget karena melihat 3 korban tengah tergeletak dilokasi dengan sejumlah luka.

Kapolres Pekalongan Kota, AKBP Riki Yariandi melalui Kasat Reskrim, AKP Setyanto menjelaskan, akibat peristiwa ini para korban mengalami luka berat dan luka b*kar. Bahkan dua diantaranya mengalami h4ncur tangan akibat terkena led4kan.

Oleh petugas dibantu warga, korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan.

Kapolsek Pekalongan Selatan, Kompol Aries Tri Hartanto : berpartisipasi respon lapangan dan medis, mengonfirmasi kematian korban M Syafiq (14) pukul 19.30 WIB di RSUD Bendan.

Berikut kronologi point-to-point kejadian ledakan petasan di Dusun Kuripan Kidul, Kelurahan Kertoharjo, Kecamatan Pekalongan Selatan, Kota Pekalongan, pada Senin, 23 Maret 2026.

Kronologi

  1. Pukul 14:00 WIB : Dua remaja, MS (14) dan MM (17), meracik petasan di area kebun pisang dekat organisasi warga.

  2. Terjadinya : Petasan tiba-tiba meledak, melukai parah MS dan MM (tangan hancur hingga putus siku); korban ketiga, AZ atau M Azmi (14), yang sedang mencari burung 15 meter dari lokasi, terkena percikan (luka robek kaki kiri).

  3. Warga yang mendengar ledakan : Saksi Saiful (35) mendengar suara keras dari dalam rumah, menggali ke TKP, dan menemukan korban bersimbah darah.

  4. Evakuasi korban : Korban ketiga segera dilarikan ke RSUD Bendan Pekalongan untuk perawatan intensif; polisi mengamankan sisa bahan petasan, selongsong, dan serpihan.

  5. Senin malam (7 jam perawatan) : MS (14) meninggal dunia di IGD RSUD Bendan; jasad disemayamkan di rumah duka.

  6. Update korban lain : MM (17) dirawat di IGD; M Azmi (14) operasi luka bakar serius.​  **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Dulu Gendong Anak Menyeberang, Jusuf Hamba Bantu Jembatan Beton 24 x 4.5 M di Jipurafah

8 Mei 2026 - 19:05 WIB

Warga China dan Jepang Tewas, Gunung Dukono Maluku Meletus 18 Orang Butuh Evakuasi

8 Mei 2026 - 17:48 WIB

Gegara tak Bisa Berbahasa Madura, Poltabes Surabaya Ringkus 14 Orang Mafia Perjokian Tes Masuk Unesa

8 Mei 2026 - 16:07 WIB

Kapoltabes Surabaya, Kombes Pol Luthfi Sulistiawan joki Unesa, pemuda cerdas yang sudah tujuh tahun berprose sebagai joki. Foto: instagram@poltabes.surabaya

Dirut Persiba Terbukti Korupsi Rp23 Miliar Divonis 13 Tahun, Catur Adi: Saya Minta Dihukum Mati Saja!

8 Mei 2026 - 14:32 WIB

Catur Adi Prianto adalah direktur Persatuan Sepakbola Balikpapa (Persiba) terbukti bersalah korupsi dana Persiba Rp23 miliar lebih. Foto: Ist

Kapolres Mojokerto Dialog Hati ke Hati dengan Satuan: Memikirkan Masa Depan Anaknya

8 Mei 2026 - 10:33 WIB

Kolase (Kiri) Kapolres Mojokerto AKBP Andi Yudha Pranata, saat berdialog langsung dengan Satuan, 49, tersangka kasus penikaman mertua wanita hingga tewas dan melukai istrinya. Foto: kolase tangkap layar video instagram@ polres_mojokerto

Gempa Kamis 7 Mei 2026: Selat Sunda 4.6 Magnetudo, Tanpa Gejala Tsunami

8 Mei 2026 - 09:13 WIB

DPRD Jombang Sedang Garap Raperda Keamanan Masyarakat: RDP dengan Bangkesbangpol, Masyarakat dan PSHT

7 Mei 2026 - 18:56 WIB

Bupati Jombang Warsubi Lepas Keberangkatan Jemaah Haji Kloter 62: Jangan Lupa Jaga Kesehatan!

7 Mei 2026 - 17:26 WIB

Menelisik Sejarah Terorisme (5): Perang Salib dan Kisahnya yang Mengerikan

7 Mei 2026 - 16:47 WIB

Trending di News