Penulis: Sri Muryanto | Editor: Priyo Suwarno
KREDONEWS.COM, TRENGGALEK– Tanah longsor di Jalan Raya Nasional Trenggalek-Ponorogo KM 16, Desa Nglinggis, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek, terjadi pada Selasa sore, 3 Maret 2026, memblokir total akses lalu lintas.
Kondisi terkini jalan KM 16 Nglinggis, Desa Nglinggis, Kecamatan Tugu, Trenggalek, masih tertutup total akibat longsor batu besar pada sore 3 Maret 2026.
Akses utama penghubung Ponorogo menuju Trenggalek lumpuh total akibat tanah longsor di Kilometer 16, wilayah Kecamatan Tugu Kabupaten Trenggalek pada Selasa (3/3/2026) sore.
Kepala Pelaksana BPBD Trenggalek Joko Rusianto memberikan pernyataan tentang penanganan dan risiko longsor susulan.
Laporan BPBD resmi untuk longsor di RT 01 RW 01 Dsn Krajan Nglinggis (2023) dan Km 17.800 (2023) melibatkan TRC Tugu seperti Imam, sumber informasi, bersama Babinsa dan perangkat desa.
Akses Trenggalek-Ponorogo lumpuh di kedua arah; pengendara diputarbalik dan disarankan gunakan jalur alternatif karena material longsor mendominasi badan jalan. Tidak ada laporan pembukaan sementara hingga malam ini.
BPBD Trenggalek terus lakukan asesmen lapangan, menunggu alat berat dan pemecah batu untuk evakuasi. Kondisi tebing labil, rawan longsor susulan, sehingga pembersihan ditunda demi keselamatan.
Longsor dipicu hujan deras disertai angin kencang sejak siang hari, menyebabkan tebing setinggi sekitar 50 meter runtuh, dengan material batu besar jatuh ke tengah badan jalan setelah melompati tangkis beton.
Kejadian berlangsung sekitar pukul 17.30-17.45 WIB, dan untungnya tidak ada korban jiwa karena tidak ada kendaraan yang melintas saat itu.
Jalur ditutup total ke dua arah (Trenggalek-Ponorogo dan sebaliknya), memaksa pengendara memutar balik dan mencari rute alternatif. Kondisi tanah tebing masih labil, berpotensi longsor susulan.
BPBD Trenggalek melakukan asesmen awal dan menunggu alat berat serta pemecah batu untuk evakuasi material. Polres Trenggalek menginformasikan penutupan jalur untuk keselamatan. **







