Menu

Mode Gelap

News

GP Ansor/Banser Tangerang Menolak Permohonan Maaf Bahar Smith, Kasus Hukum Jalan Terus

badge-check


					Bahar Smith, sebagai terlapor kasus penganiayaan anggota Ansor/ Banser Tangerang bakal berjalan terus, karea permohonan maafnya ditolak.Foto: Instagram@metronews Perbesar

Bahar Smith, sebagai terlapor kasus penganiayaan anggota Ansor/ Banser Tangerang bakal berjalan terus, karea permohonan maafnya ditolak.Foto: Instagram@metronews

Penulis: Yusran Hakim  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, TANGERANG- Melalui sebuah rekaman video Bahar bin Smith (juga disebut Habib Bahar) telah menyampaikan permohonan maaf melalui video atas kasus penganiayaan terhadap anggota Banser bernama Rida di Cipondoh, Tangerang.

Dalam rekaman video yang dibuat pada 11 Februari 2026 di Mapolres Metro Tangerang Kota, Bahar bin Smith didampingi rekannya seperti Haji Arif, Haji Edi, dan Pak Dwi.

Ia secara eksplisit meminta maaf kepada korban Rida dan Keluarga Besar GP Ansor, khususnya cabang Tangerang, Banten, sambil menyebut kejadian itu sebagai pelajaran untuk menjaga ukhuwah Islamiyah.

Pihak Bahar secara resmi mengajukan penyelesaian damai melalui mekanisme restorative justice (RJ) kepada Polres Metro Tangerang Kota pasca-pemeriksaan.

Kuasa hukumnya, Ichwan, menyatakan akan terus menghubungi korban dan pihak terkait untuk mendorong mediasi, meski belum ada kepastian persetujuan dari pelapor.

GP Ansor/Banser Menolak

Slamet Purwanto, Kasatkorcab Banser Kota Tangerang (bagian dari GP Ansor), secara tegas menolak permohonan maaf dan upaya damai dari Bahar bin Smith.

Slamet menyatakan bahwa Banser belum menerima permintaan maaf secara langsung, baik dari Bahar maupun melalui video.

Ia menegaskan, “Sekali lagi atas nama Banser Kota Tangerang tidak ada kata damai, lanjutkan tuntaskan penjarakan Bahar Smith.”

Korban Rida juga menolak perdamaian, mendukung tuntutan Banser agar proses hukum dilanjutkan hingga penahanan.

Banser Kota Tangerang menolak permohonan maaf dan damai tersebut, mendesak penahanan Bahar serta penegakan hukum penuh. Hingga 13 Februari 2026, proses hukum masih berlangsung dengan Bahar sebagai tersangka.

Insiden penganiayaan terhadap Rida, anggota Banser GP Ansor, oleh Bahar bin Smith terjadi pada 21 September 2025 di Cipondoh, Tangerang, selama acara Maulid Nabi.

Rida hadir untuk mendengarkan ceramah Bahar bin Smith dan mendekati panggung sekitar dua meter untuk bersalaman, mengikuti jamaah lain. Pengawal Bahar tiba-tiba menghadang, memiting, dan memukulnya di depan panggung karena mengira Rida berniat menyerang.

Rida diseret ke rumah salah satu tersangka (inisial MA), di mana ia dikeroyok lebih dari 10 orang termasuk Bahar bin Smith selama tiga jam, dari pukul 00.30 hingga 03.00 WIB. Korban mengalami pemukulan berat hingga babak belur, ponselnya dirampas, dan diperlakukan seperti “binatang”.

Setelah itu, Rida dimasukkan ke mobil Bahar dan dibawa ke Polsek Cipondoh, di mana pelaku berusaha melaporkannya sebagai penyerang, tapi ditolak. Istri Rida, Fitriulita, membuat laporan polisi (LP/B1395/IX/SP/Pol Metro Tangerang Kota), yang mengakibatkan Bahar ditetapkan tersangka.

Suivis
Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Hearing DPRD Jombang dan TACB: Buka Fakta Sejarah Ternyata Bung Karno Lahir di Ploso

25 April 2026 - 12:15 WIB

Sudah sejak enam tahun silam TACB, pemerhati sejarah Jombang telaj melakukan penelitian sosok Bung Karno tokoh fenomenal dunia. Hasilnya mereka telah temukan bukti otentik besluid bahwa Bung Karno lahir di Ploso Jombang, tahun 1902. Foto: instagram@binhad_nurohmat

23 Siswa SDN 7 Rumbia Jeneponto Dilarikan ke Rumah Sakit Diduga Keracunan Menu MBG

25 April 2026 - 10:30 WIB

Gerindra Kaltim Desak Rudy Mas’ud Cabut Pernyataan: Pengangkatan Hijrah Sama dengan Hashim

25 April 2026 - 09:55 WIB

Ojol akan Demo dari Sidoarjo-Surabaya 28 April, Dobrak: Bubarkan Aplikator Nakal

25 April 2026 - 09:15 WIB

76.000 HP China Tanpa Dokumen Masuk Sidoarjo, Brigjen Ade Safri Bidik Keterlibatan Bea Cukai

24 April 2026 - 23:50 WIB

Adik Kandung Jadi Staf Ahli, Rudy Mas’ud: Apa Bedanya Presiden Prabowo Angkat Hashim

24 April 2026 - 22:45 WIB

Menelisik Sejarah Terorisme(2): Krypteia adalah Polisi Pembunuh Rahasia di Sparta

24 April 2026 - 18:17 WIB

Rumah Kades Hoho Alkaf Diteror, Dilempari Bom Molotov Civic Turbonya Terbakar

24 April 2026 - 16:38 WIB

Kades Hoho Alkaf menunjukkan bekas bekas bahsn bakar, bom molotov, serta mobilnya yang terbakat. Ia mengatakan serangan teror ini terjadi Jumat dinihari, 24 April 2026. Foto: instagram@hoho_alkaf

Kasus Kuota Haji, Basalamah Serahkan Rp8,4 Miliar ke KPK tapi tak Tahu Uang Apa

24 April 2026 - 14:18 WIB

Trending di News