Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Terduga Pembunuh Ibu Nuraini, Tinggalkan Jejak Handuk AKABRI di Tebing Watu Sigar Ponorogo

badge-check


					Tim gabungan pemburu Polsek Girisubo serta SAR, telah menemukan handuk warna hijau ada tulisan AKABRI beserta HP, jaket, dan earphone di sekitar tebing Watusigar, Ponorogo (wilayah Girisubo, Gunungkidul), Senin 2 Faberuari 2026. Foto: Instagram@inspirasigunungkidul

Barang-barang ini ditemukan  70 meter di bawah tebing  medan curam, dikonfirmasi milik AS (30),  terduga pembunuh ibunya di Ponorogo, Jawa Timur, oleh keluarganya. Perbesar

Tim gabungan pemburu Polsek Girisubo serta SAR, telah menemukan handuk warna hijau ada tulisan AKABRI beserta HP, jaket, dan earphone di sekitar tebing Watusigar, Ponorogo (wilayah Girisubo, Gunungkidul), Senin 2 Faberuari 2026. Foto: Instagram@inspirasigunungkidul Barang-barang ini ditemukan  70 meter di bawah tebing  medan curam, dikonfirmasi milik AS (30),  terduga pembunuh ibunya di Ponorogo, Jawa Timur, oleh keluarganya.

Penulis: Sri Muryanto  |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, PONOROGO– Pada hari Senin, 2 Februari 2026, tim gabungan Polsek Girisubo menemukan handuk warna hijau ada tulisan AKABRI beserta HP, jaket, dan earphone di sekitar tebing Watusigar, Ponorogo (wilayah Girisubo, Gunungkidul).

Barang-barang ini ditemukan  70 meter di bawah tebing  medan curam, dikonfirmasi milik AS (30),  terduga pembunuh ibunya di Ponorogo, Jawa Timur, oleh keluarganya.

Pencarian AS masih berlangsung melibatkan Satreskrim Ponorogo, Polres Gunungkidul, Polsek Girisubo, tim SAR, dan warga, sejak pukul 10.00-16.00 WIB, meski AS belum ditemukan.

Temuan benda-benda itu merujuk kepada AS, terduga pembunuh ibunnya sendiri,  26-27 Januari 2026. 

Di dalam tas punggung AS (berisi sajam, perhiasan, HP, dompet, uang, ATM) ditemukan ditinggalkan di lokasi yang sama, memicu operasi SAR gabungan dengan TNI AL dan Polairud.

Kapolsek Girisubo AKP Agus Supriyanta menyatakan pencarian dimaksimalkan hingga ada temuan pasti, tergantung kondisi cuaca dan lapangan.

Terduga Pembunuh Ibu

AS  sebagai terduga pelaku pembunuhan ibunya sendiri, Nuraini (55), warga Desa Golan, Kecamatan Sukorejo, Ponorogo.

Nuraini ditemukan tewas pada 25 Januari 2026 dengan luka serius di kepala dan leher akibat benda tumpul serta tajam, pintu rumah terkunci dari luar.

AS (30), anak kandungnya, diduga pelaku setelah pulang merantau tiga bulan sebelumnya dan masih buron.

Tetangga korban  curiga setelah Nuraini tak terlihat sejak Minggu siang; dan ternyata setelah dilakukan pintu menemukan jasad korban sudah meninggal dunia. Jasad korban di otopsi RSUD dr. Harjono Ponorogo. 

Kronologi

Tahap Pembunuhan (25-26 Januari 2026)

  • Minggu malam, 25 Januari 2026 : AS pulang dari merantau selama 15 tahun di Bali, (sekitar 3 bulan).  Ia tinggal serumah bersama ibunya. AS diduga memukul Nuraini menggunakan benda tumpul di kepala (luka robek satu kali pukulan keras) dan luka tajam di leher, menyebabkan kematian. Ini saatnya untuk mengatakan ini adalah akhir dari cerita, ini adalah akhir dari cerita.

  • Senin pagi, 26 Januari 2026 (pk. 05.30 WIB) : Tetangga Prayitno curiga karena lampu rumah menyala hingga pagi, makanan berkat tak disentuh, dan tak ada respon saat dipanggil. Ia mengintip ke seluruh penjuru, menemukan jasad berlumuran darah. Laporan ke polisi; Satreskrim Polres Ponorogo olah TKP, amankan 23 barang bukti (gembok, tisu berdarah, balok kayu, dll.). AS hilang, satu-satunya anak yang tak ada di lokasi.

  • 26 Januari 2026 : Otopsi RSUD dr. Harjono Ponorogo konfirmasi pembunuhan sadis (luka kepala benda tumpul + sayatan leher). Konfirmasi keluarga barang milik AS; adiknya mengungkapkan AS pendiam tapi baik, sempat curhat balas dendam 5 hari sebelumnya.

Pelarian AS ke Gunungkidul (26-27 Januari 2026)

  • 26 Januari 2026 : AS kabur ke Gunungkidul, meninggalkan tas punggung di Tebing Watusigar, Girisubo (isi: sajam, perhiasan, HP, dompet, uang, ATM). Tas ditemukan warga, picu gejolak “berdoa misterius”.

  • 27 Januari 2026 : Polsek Girisubo, Satreskrim Ponorogo, Polres Gunungkidul, tim SAR, TNI AL, Polairud mulai operasi gabungan. Kapolsek AKP Agus Supriyanta konfirmasi tas milik AS.

Penemuan Barang Tambahan (2 Februari 2026)

  • Senin, 2 Februari 2026 (pk. 10.00-16.00 WIB) : Tim menemukan 4 barang AS 70 meter di bawah tebing curam: handuk hijau menggambarkan AKABRI, HP, jaket, earphone. Konfirmasi keluarga milik AS. Pencarian lebih lanjut tapi belum menemukan AS; tergantung cuaca.

Kami dijadwalkan untuk dirilis pada tanggal 3 Februari 2026, dan akan dirilis mulai tanggal 3 Februari 2026.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Ombak Hantam Lambung Kanan, KM Virgo 8 Tenggelam: 129 Masih Dalam Pencarian

13 September 2026 - 21:18 WIB

Tragis Dua Bocah Kakak Beradik Tewas Terbakar dalam Kamar di Simomulyo Surabaya

13 September 2026 - 20:14 WIB

Kereta Kelinci Angkut 50 Ibu PKK Jatuh Terguling di Lokasi Wisata Rowo Jombor Klaten, 11 Orang Lukaluka

13 September 2026 - 17:44 WIB

KM Virgo 8 Tenggelam: 102 Korban Selamat, 1 Orang Tewas, 140 Dalam Pencarian

13 September 2026 - 14:49 WIB

KM Virgo 8 Angkut 243 Orang dan 54 Kendaraan Tenggelam Hilang di 80 Mil Arah Banjarmasin

13 September 2026 - 10:21 WIB

Menelisik Akar Terorisme (56): Tak Usah Dibunuh, agar Bayar Pajak

13 September 2026 - 03:15 WIB

Empat Pria Bertopeng Bakar Warung Mie Babi Sukoharjo, Jodi Sutanto: Kami Siap Buka Kembali

13 September 2026 - 02:40 WIB

Sopir Mengantuk Tabrak Truk di KM 687 Sumo: 4 Penumpang Tewas, 7 lukaluka

12 September 2026 - 12:54 WIB

Petani Lapor Sulit Mendapat Pupuk Subsidi, Menteri Amran Langsung Copot Manajer Gudang Banggai

11 September 2026 - 19:29 WIB

Trending di News