Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Diisukan Pelaku Bayar Jutaan Rupiah, Kasatreskrim Jombang: Kasus Pemukulan Kasatpol PP Jombang Belum Dihentikan

badge-check


					Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Dimas Robin Alexander. Foto: kredonews.com/ aelk apriyanto Perbesar

Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Dimas Robin Alexander. Foto: kredonews.com/ aelk apriyanto

Penulis: Elok Apriyanto  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG– Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Jombang, Jawa Timur menegaskan proses penegakan hukum kasus dugaan penganiayaan terhadap Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Jombang masih terus berjalan.

Kasus tersebut diduga melibatkan sejumlah pedagang kaki lima (PKL) saat penertiban di kawasan Alun-alun Jombang pada 19 Desember 2025 lalu.

Penegasan ini disampaikan menyusul beredarnya informasi di masyarakat yang menyebut kasus dugaan penganiayaan Kepala Satpol PP Jombang telah selesai karena adanya kesepakatan damai antar pihak, bahkan dikaitkan dengan isu pembayaran sejumlah uang oleh terduga pelaku.

Salah satu PKL di pusat kuliner Jombang, JK (59), mengaku sempat mendengar kabar bahwa perkara tersebut telah berakhir.

“Ya informasinya memang sempat damai, karena pihak yang melakukan pemukulan telah mengeluarkan uang jutaan rupiah,” ujar JK, Jumat (30/1/2026).

Namun, informasi tersebut dibantah tegas oleh Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Dimas Robin Alexander. Ia memastikan bahwa hingga saat ini perkara tersebut masih dalam proses hukum.

“Untuk kasus dugaan penganiayaan terhadap Kepala Satpol PP saat penertiban PKL di Alun-alun Jombang, proses hukumnya masih berlanjut. Saat ini masih dalam tahap penyelidikan,” kata AKP Dimas.

Menurutnya, penyidik Satreskrim Polres Jombang masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi yang berada di lokasi kejadian guna mengungkap pihak-pihak yang terlibat dalam dugaan pemukulan tersebut.

“Kami masih memeriksa saksi-saksi untuk mengetahui secara pasti siapa saja yang melakukan pemukulan,” jelasnya.

AKP Dimas menambahkan, setelah seluruh saksi diperiksa, penyidik akan menggelar perkara untuk menentukan apakah peristiwa tersebut memenuhi unsur tindak pidana sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Nanti akan dilakukan gelar perkara untuk menentukan apakah memenuhi unsur pidana atau tidak,” tegasnya.

Diketahui, insiden tersebut terjadi saat jajaran Satpol PP Kabupaten Jombang bersama Kepala Satpol PP melakukan penertiban pedagang kaki lima di kawasan Alun-alun Jombang.

Penertiban tersebut mendapat penolakan dari sejumlah PKL hingga berujung pada kericuhan dan dugaan pemukulan terhadap Kepala Satpol PP. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Selesai Membacok Pacar Hingga Tewas, Perempuan 21 Tahun Ini Telepon 110 ke Polres Gresik

3 Oktober 2026 - 21:48 WIB

Video Call PM Modi dengan Pilot Smit: Pikiran Saya Hanya Satu Buka Pintu Kokpit!

3 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Presiden Prabowo Lantik Watimpres Jumbo dari 9 Orang Bengkak Jadi 26 Orang Anggaran Rp20 M/Bulan

3 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Pembajakan Pesawat Copilot Tikam Pilot FlyDubai ke Tel Aviv, Mendarat Darurat di Tabruk Arab Saudi

3 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Harga Pertamax Oktober Tetap Rp 15.950, Wamen ESDM Bilang Begini

2 Oktober 2026 - 20:07 WIB

TPK Hotel di Kota Malang Turun Jadi 42,68% pada Agustus

2 Oktober 2026 - 19:44 WIB

Menelisik Akar Terorisme (64): Sejarah Gelap Phil Sang Kanibal

2 Oktober 2026 - 18:10 WIB

Ponpes Al Hikmah Diwek Terbakar, Setengah Bangunan Ludes Kerugian Rp200 Juta

2 Oktober 2026 - 16:50 WIB

Akun Mr Bert: Data Pribadi Menkomdigi Meutya Hafid Dijual Rp2000, RI No.2 di Dunia Penipuan Daring

2 Oktober 2026 - 12:51 WIB

Trending di News