Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Update Insiden Longsor Cisarua: 23 Marinir Tertimbun, 4 Jenazah Ditemukan

badge-check


					insiden puluhan marinir menjadi korban longsor di Cisarua, Bandung Barat. (Instagram.com/@jurnalmiliter) Perbesar

insiden puluhan marinir menjadi korban longsor di Cisarua, Bandung Barat. (Instagram.com/@jurnalmiliter)

Penulis: Agung Sedayu | Editor: Gandung Kardiyono

KREDONEWS.COM, JAKARTA – Sebanyak 23 prajurit Marinir TNI Angkatan Laut dilaporkan menjadi korban longsor di kawasan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, pada Sabtu, 24 Januari 2026.

Dalam unggahan akun Instagram @jabodetabek24info, disebutkan bahwa 19 di antaranya merupakan anggota Batalyon Infanteri 9 Marinir atau Beruang Hitam yang bermarkas di Lampung. Hingga kini, baru 4 jenazah berhasil ditemukan.

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali membenarkan kabar tersebut.

Ia menyampaikan bahwa para prajurit sedang melaksanakan latihan pratugas sebagai persiapan pengamanan perbatasan RI–Papua Nugini.

“Memang terdapat 23 anggota marinir yang tertimbun longsor.

Saat ini sudah ditemukan empat personel dalam kondisi meninggal dunia, sementara lainnya masih dalam pencarian,” ujar Ali di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin, 26 Januari 2026.

Proses evakuasi masih berlangsung, namun terkendala cuaca buruk dan akses jalan yang sempit sehingga alat berat belum bisa masuk ke lokasi.

Pencarian dilakukan dengan bantuan drone, thermal detector, serta anjing pelacak.

Ringkasan Berita

– Peristiwa: Longsor melanda Cisarua, Bandung Barat, Sabtu 24 Januari 2026.

– Korban: 23 Marinir TNI AL tertimbun, 4 di antaranya ditemukan meninggal dunia.

– Identitas: 19 korban berasal dari Batalyon Infanteri 9 Marinir (Beruang Hitam) Lampung.

– Kegiatan: Para prajurit sedang latihan pratugas untuk penugasan di perbatasan RI–Papua Nugini.

– Evakuasi: Pencarian masih berlangsung, terkendala cuaca dan akses jalan. Teknologi drone, thermal, dan anjing pelacak digunakan untuk membantu pencarian.**

 

 

 

 

 

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Gunung Anak Krakatau Meletus Lagi: Semburkan Lava Pijar 15 Km

5 September 2026 - 22:22 WIB

Diseminasi 673 Vegetasi dalam Pranata Mangsa Suku Tengger di Candi Kidal Tumpang

5 September 2026 - 20:31 WIB

Menelisik Akar Terorisme (53): Kaum Thug Menganut Dewi Kali

5 September 2026 - 19:58 WIB

Mozza Setahun Hilang Jasadnya Ditanam di Lereng Tol, Pelaku Mahendra Anggara Ditangkap di Blora

5 September 2026 - 19:01 WIB

Gus Alex ‘Gigit’ 24 Anggota DPR: Minta Oleholeh 3.000 Riyal/ Orang Saat Kunker di Makkah

4 September 2026 - 18:00 WIB

William Gunawan Minta Bantuan Presiden Prabowo: Emas 2.2 Kg Senilai Rp6.6 Miliar Hilang di Bank BJB

3 September 2026 - 21:31 WIB

Menelisik Akar Terorisme (52): Potong Tangan dan Hidung

3 September 2026 - 20:57 WIB

Insiden Keracunan MBG di SMPN Kabuh Jombang: 256 Siswa dan 4 Guru Dirawat, Santap Udang Saus Padang

3 September 2026 - 20:24 WIB

Pisang Cavendish Lumajang Siap Ekspor, Hong Kong dan Malaysia Jadi Sasaran

3 September 2026 - 19:03 WIB

Trending di News