Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Kodim Mojokerto Bergerak Investigasi Kercunan Makanan MBG di Dua Ponpes Kutorejo

badge-check


					Sebagian santri yang menderita diduga keracunan makanan MBG dirawat secara mandiri di sebuah ponpes, dan sebahian lainnya dirawat di Puskesmas terdekat, Jumat 9 Januari 2026. Foto: Instagram@seputar_mojokerto Perbesar

Sebagian santri yang menderita diduga keracunan makanan MBG dirawat secara mandiri di sebuah ponpes, dan sebahian lainnya dirawat di Puskesmas terdekat, Jumat 9 Januari 2026. Foto: Instagram@seputar_mojokerto

Penulis: Gandung Kardiyono  |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, MOJOKERTO– Ratusan santri dan santriwati di Kecamatan Kutorejo, Mojokerto, Jawa Timur, mengeluh sakit setelah mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) berupa soto ayam pada Jumat, 9 Januari 2026.

Korban mencapai sekitar 152 pelajar dan santri dari enam lembaga pendidikan, termasuk Ponpes Alhidayah dan Ponpes Mahad An Nur. Gejala muncul malam harinya, seperti pusing, mual, muntah, sakit perut, dan diare.

Mereka dirawat di puskesmas setempat, RSUD Prof dr Soekandar, dan RS Sumberglagah, dengan sebagian ditangani langsung di asrama pesantren oleh tim medis gabungan. Kondisi korban dilaporkan stabil dan mendapat perawatan intensif.

Penyelidikan

MBG ini diduga dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dikelola Ponpes Alhidayah, sebagai pembagian pertama pasca-libur semester. Pihak Kodim 0815/Mojokerto telah bergerak untuk investigasi cepat terkait dugaan keracunan makanan.

Dokter  Mustakim, Kepala Puskesmas Pesanggrahan Kutorejo, memberikan keterangan utama terkait jumlah korban (19 orang awal, termasuk 17 santri, satu ustazah, dan satu siswa SMPN 2 Kutorejo) serta gejala dan penanganan medis.

Widya, ustazah pendamping dari Ponpes Alhidayah, melaporkan 17 santri dan satu ustazah dirawat di Puskesmas Gondang. Siswa seperti Azizah dari MA Alhidayah juga berbagi pengalaman tentang menu soto ayam MBG yang menjadi pembagian pertama pasca-libur. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Korsleting Listrik, Tiga Kamar Tidur Ludes Dilalap Api

29 Juni 2026 - 19:19 WIB

Petugas lakukan pembasahan agar api tak kembali muncul di lokasi kebakaran

Dr. Lee Woo Guan, Ahli Bedah Ortopedi Bertangan Dewa

29 Juni 2026 - 16:19 WIB

Wapres Gibran Buka Permata CAI di Wonosalam, Diikuti 2.000 Santri Gadingmangu Jombang

29 Juni 2026 - 15:26 WIB

Menelisik Akar Terorisme (28): Machiavelli Kagumi Casare Borgia

29 Juni 2026 - 14:03 WIB

Kubah Panas dari Sahara Landa Eropa, WHO: 1.300 Kematian Sejak 21 Juni 2026

29 Juni 2026 - 11:45 WIB

Pengacara: Saya Dapat Info Polisi Sudah Tangkap Pria yang Terakhir Bersama Ruly Yunis

29 Juni 2026 - 11:09 WIB

Pergelaran Ludruk Lahirnya Soekarno Putra Sang Fajar tidak Menyentuh Ploso, Tampil di Lapangan Pulo Lor Jombang

29 Juni 2026 - 10:07 WIB

Binhad dan Kuswartono Serahkan Buku kepada Eri Cahyadi: Ir Soekarno Lahir di Ploso Jombang 1 Juni 1902

28 Juni 2026 - 15:13 WIB

LEAF71+Noyron Hasilkan Mesin Jet AI Berkecepatan 28.000/ Jam

28 Juni 2026 - 13:31 WIB

Trending di News