Menu ✖

Otomatis
Breaking News

News

Sumbangan Rp 1 M dari Malaysia, Tan Sri Rais Yatim Minta Agar Tito Karnavian Sekolah Lagi Soal Adab dan Bahasa

badge-check

(Kiri) Mantan Menlu Malaysia, Tan Sri Rais Yatim mengritik keras pernyataan Mendagri Tito Karnavia, yang menolak bantuan Rp 1 miliar, warga Malaysia untu krban bencana alam di Aceh, Sumur dan Sumbar. Foto: Instagram@voktis/kemendagri dan titiokarnavia Perbesar

(Kiri) Mantan Menlu Malaysia, Tan Sri Rais Yatim mengritik keras pernyataan Mendagri Tito Karnavia, yang menolak bantuan Rp 1 miliar, warga Malaysia untu krban bencana alam di Aceh, Sumur dan Sumbar. Foto: Instagram@voktis/kemendagri dan titiokarnavia

Penulis: Jacobus E. Lato    |     Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JAKARTA- Eks Menteri Luar Negeri Malaysia, Tan Sri Rais Yatim, mengkritik Menteri Dalam Negeri Indonesia Tito Karnavian atas pernyataannya yang membandingkan nilai bantuan Malaysia dengan bantuan pemerintah Indonesia untuk korban bencana di Sumatera dan Aceh.

Rais Yatim menyarankan Tito untuk “sekolah lagi” guna mempelajari adab dan budi bahasa sebelum berbicara di ruang publik, dalam sebuah rekaman video yang muncul di banyak medsos, khususnya Instagram, Kamis 18 Desember 2025.​

Pernyataan Tito Karnavian dalam sebuah podcast menyebut bantuan dari Malaysia bernilai sekitar Rp1 miliar dan “tidak terlalu banyak” dibanding respons pemerintah pusat Indonesia, yang memicu reaksi negatif dari warganet Malaysia yang merasa direndahkan. Kritik ini menyoroti pentingnya etika komunikasi pejabat publik dalam isu kemanusiaan dan hubungan bilateral.

Dalam responsnya, Rais Yatim menyatakan, “Belajar adab dulu sebelum bicara,” menekankan bahwa Tito seharusnya “sekolah lagi” untuk memahami budi bahasa dalam diplomasi dan isu kemanusiaan. Ia menilai pernyataan Tito yang meremehkan bantuan Malaysia sebagai tidak pantas dan memalukan.​

Warganet Malaysia mengecam Tito karena dianggap tidak bersyukur dan membandingkan bantuan secara tidak pantas, sementara sebagian warganet Indonesia membela bahwa bantuan pemerintah adalah kewajiban negara. Rais Yatim menekankan bahwa bantuan kemanusiaan harus dinilai dari niat, bukan nominal, untuk menjaga hubungan baik antarnegara.

Pernyataan Tito

Tito Karnavian menyatakan bahwa bantuan obat-obatan dari Malaysia untuk korban banjir dan longsor di Aceh bernilai kurang dari Rp1 miliar dan “tidak seberapa” dibandingkan anggaran pemerintah Indonesia yang jauh lebih besar.​

Dalam podcast Helmy Yahya Bicara pada 13 Desember 2025, Tito berkata: “Setelah dikaji, berapa banyak obat-obatan yang dikirim, itu nilainya nggak sampai Rp1 miliar, kurang lebih Rp1 miliar.”

Ia menambahkan, “Negara kan kalau untuk Rp1 miliar kita cukup, kita punya anggaran yang jauh lebih besar daripada itu.”​

Pernyataan ini dianggap meremehkan niat baik Malaysia karena membandingkan nominal bantuan lembaga swasta dengan kewajiban negara Indonesia, memicu kritik dari warganet dan Tan Sri Rais Yatim yang menilainya kurang adab. **​

​

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Antisipasi Banjir Pemkab Gresik Siapkan Rumah Pompa dan Saluran Air

8 Nov 2026 - 13:49 WIB

Antisipasi Banjir Pemkab Gresik Siapkan Rumah Pompa dan Saluran Air

Sarasehan di Plumbon Gambang, Sadar Restuwati Bahas Pertanian dan Kerajinan Rakyat

8 Nov 2026 - 13:27 WIB

Sarasehan di Plumbon Gambang, Sadar Restuwati Bahas Pertanian dan Kerajinan Rakyat

Sejumlah Pejabat Polres Jombang Bergeser Jabatan

7 Nov 2026 - 19:45 WIB

Sejumlah Pejabat Polres Jombang Bergeser Jabatan

Aktivitas TMMD 130, Serda Fajar Lakukan Komsos dengan Petani dan Peternak Klitih Plandaan

7 Nov 2026 - 16:17 WIB

Aktivitas TMMD 130, Serda Fajar Lakukan Komsos dengan Petani dan Peternak Klitih Plandaan

Menelisik Akar Terorisme (74): Klan Bangkit untuk Ketiga Kalinya

7 Nov 2026 - 15:15 WIB

Menelisik Akar Terorisme (74): Klan Bangkit untuk Ketiga Kalinya

Pasca Putusan MA, Sufmi Dasco: DPR RI Belum Ambil Sikap Hak Angket terhadap Wapres Gibran

7 Nov 2026 - 11:53 WIB

Pasca Putusan MA, Sufmi Dasco: DPR RI Belum Ambil Sikap Hak Angket terhadap Wapres Gibran

Haul ke-128 Ponpes Qomaruddin Gresik Wabup Ajak Masyarakat Teladani Perjuangan Ulama

7 Nov 2026 - 10:16 WIB

Haul ke-128 Ponpes Qomaruddin Gresik Wabup Ajak Masyarakat Teladani Perjuangan Ulama

Pasukan Damkar 20 Ngoro Padamkan Kebakaran 1.200 M2 Lahan Tebu di Buluhrejo Diwek

7 Nov 2026 - 09:18 WIB

Pasukan Damkar 20 Ngoro Padamkan Kebakaran 1.200 M2 Lahan Tebu di Buluhrejo Diwek

Smelting Kembali Raih Penghargaan CSR Award 2026 ADINKES, Atas Dedikasi dalam Pencegahan dan Pengendalian Tuberkulosis

6 Nov 2026 - 13:07 WIB

Smelting Kembali Raih Penghargaan CSR Award 2026 ADINKES, Atas Dedikasi dalam Pencegahan dan Pengendalian Tuberkulosis
Trending di Nasional