Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Sumbangan Rp 1 M dari Malaysia, Tan Sri Rais Yatim Minta Agar Tito Karnavian Sekolah Lagi Soal Adab dan Bahasa

badge-check


					(Kiri) Mantan Menlu Malaysia, Tan Sri Rais Yatim mengritik keras pernyataan Mendagri Tito Karnavia, yang menolak bantuan Rp 1 miliar, warga Malaysia untu krban bencana alam di Aceh, Sumur dan Sumbar. Foto: Instagram@voktis/kemendagri dan titiokarnavia Perbesar

(Kiri) Mantan Menlu Malaysia, Tan Sri Rais Yatim mengritik keras pernyataan Mendagri Tito Karnavia, yang menolak bantuan Rp 1 miliar, warga Malaysia untu krban bencana alam di Aceh, Sumur dan Sumbar. Foto: Instagram@voktis/kemendagri dan titiokarnavia

Penulis: Jacobus E. Lato    |     Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JAKARTA- Eks Menteri Luar Negeri Malaysia, Tan Sri Rais Yatim, mengkritik Menteri Dalam Negeri Indonesia Tito Karnavian atas pernyataannya yang membandingkan nilai bantuan Malaysia dengan bantuan pemerintah Indonesia untuk korban bencana di Sumatera dan Aceh.

Rais Yatim menyarankan Tito untuk “sekolah lagi” guna mempelajari adab dan budi bahasa sebelum berbicara di ruang publik, dalam sebuah rekaman video yang muncul di banyak medsos, khususnya Instagram, Kamis 18 Desember 2025.

Pernyataan Tito Karnavian dalam sebuah podcast menyebut bantuan dari Malaysia bernilai sekitar Rp1 miliar dan “tidak terlalu banyak” dibanding respons pemerintah pusat Indonesia, yang memicu reaksi negatif dari warganet Malaysia yang merasa direndahkan. Kritik ini menyoroti pentingnya etika komunikasi pejabat publik dalam isu kemanusiaan dan hubungan bilateral.

Dalam responsnya, Rais Yatim menyatakan, “Belajar adab dulu sebelum bicara,” menekankan bahwa Tito seharusnya “sekolah lagi” untuk memahami budi bahasa dalam diplomasi dan isu kemanusiaan. Ia menilai pernyataan Tito yang meremehkan bantuan Malaysia sebagai tidak pantas dan memalukan.​

Warganet Malaysia mengecam Tito karena dianggap tidak bersyukur dan membandingkan bantuan secara tidak pantas, sementara sebagian warganet Indonesia membela bahwa bantuan pemerintah adalah kewajiban negara. Rais Yatim menekankan bahwa bantuan kemanusiaan harus dinilai dari niat, bukan nominal, untuk menjaga hubungan baik antarnegara.

Pernyataan Tito

Tito Karnavian menyatakan bahwa bantuan obat-obatan dari Malaysia untuk korban banjir dan longsor di Aceh bernilai kurang dari Rp1 miliar dan “tidak seberapa” dibandingkan anggaran pemerintah Indonesia yang jauh lebih besar.

Dalam podcast Helmy Yahya Bicara pada 13 Desember 2025, Tito berkata: “Setelah dikaji, berapa banyak obat-obatan yang dikirim, itu nilainya nggak sampai Rp1 miliar, kurang lebih Rp1 miliar.”

Ia menambahkan, “Negara kan kalau untuk Rp1 miliar kita cukup, kita punya anggaran yang jauh lebih besar daripada itu.”

Pernyataan ini dianggap meremehkan niat baik Malaysia karena membandingkan nominal bantuan lembaga swasta dengan kewajiban negara Indonesia, memicu kritik dari warganet dan Tan Sri Rais Yatim yang menilainya kurang adab. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Warga Bali Ledo Usung Jenazah Jowa Tana, Demo ke Polres Sumba Barat Polisi Keluarkan Tembakan

15 September 2026 - 22:05 WIB

Konpres KPK OTT di ATR/BTN Bogor: Tetapkan 3 Tersangka, Sita Uang Tunai Rp106,3 Miliar

15 September 2026 - 20:39 WIB

OTT di ATR/BPN Bogor, KPK Sita 20 Koper Berisi Rupiah dan Valas Medsos Sebut Milik Nusron Wahid

15 September 2026 - 19:59 WIB

Golkar Sarang Koruptor, KPK Ringkus Fahd El Fouz Kasus Suap HGB PT Summarecon

15 September 2026 - 19:29 WIB

Hanya 2 dari 27 Merk Beras Fortifikasi Lolos Uji, Kandungan Gizi tidak Sesuai SNI Ditarik dari Pasaran

15 September 2026 - 18:51 WIB

Dihantam Gelombang Laut Bawean, Tugboat BMT 20 Tenggelam 8 Awak Selamat

15 September 2026 - 17:46 WIB

Racun Makanan Pindah ke Kisaran, Puluhan Siswa Keracunan MBG dari Dapur Polres

15 September 2026 - 17:11 WIB

Serem Pencopotan Purbaya, Diinterupsi Lewat Telepon dari Prasetyo Hadi Saat Presentasi di Dewan

15 September 2026 - 00:17 WIB

Komite SMAN 1 Jombang Pasang Tarif Rp2,5 Juta, PMPP Rp165.000, Wali Murid: Bukan Sumbangan, tapi Paksaan

14 September 2026 - 21:38 WIB

Trending di News