Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

Kenapa Token Listrik Gagal? Ini Cara Mengatasinya

badge-check


					Ilustrasi token listrik Perbesar

Ilustrasi token listrik

Penulis: Jacobus E Lato | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Token listrik sebagai sistem pembayaran prabayar telah menjadi solusi praktis bagi masyarakat dalam mengelola konsumsi energi. Dengan sistem ini, pelanggan dapat memperkirakan penggunaan listrik sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial. Namun, di balik kemudahan tersebut, tidak jarang muncul kendala berupa kegagalan saat memasukkan token ke meteran. Fenomena ini sering dialami terutama oleh pelanggan baru yang belum terbiasa dengan prosedur pengisian.

Penyebab Kegagalan
Kegagalan pengisian token listrik dapat bersumber dari berbagai faktor. Pertama, adanya permohonan pelanggan yang belum terselesaikan, misalnya proses perubahan daya yang masih dalam tahap administrasi. Kedua, kesalahan teknis dari pengguna sendiri, seperti salah memasukkan angka token. Ketiga, sistem meter prabayar yang sedang dalam pembaruan atau update, sehingga sementara waktu tidak dapat menerima input. Selain itu, gangguan teknis instalasi juga bisa terjadi, ditandai dengan munculnya keterangan “periksa” pada layar meteran.

Ada pula kondisi khusus seperti reject, used, dan over. Reject terjadi ketika token ditolak sehingga perlu dimasukkan kembali. Used menandakan token sudah pernah dipakai, sehingga pelanggan harus mengecek riwayat input sebelumnya. Sementara over muncul ketika daya isi ulang melebihi kapasitas listrik pada meteran.

Cara Mengatasi
Menghadapi kegagalan ini, terdapat beberapa langkah yang dapat dilakukan. Pertama, membeli token listrik hanya di tempat tepercaya, misalnya melalui aplikasi resmi yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hal ini penting untuk memastikan validitas token yang dibeli. Kedua, memeriksa kembali nomor ID meter dan token listrik sebelum melakukan input. Keteledoran kecil seperti salah satu digit angka dapat berakibat fatal.

Langkah berikutnya adalah melakukan reset meteran listrik. Caranya dengan menekan angka 00 lalu enter pada meteran, kemudian menunggu beberapa saat sebelum mencoba memasukkan token kembali. Jika masalah tetap berulang, pelanggan dapat menghubungi layanan pelanggan PLN melalui call center 123, media sosial resmi, aplikasi PLN Mobile, atau datang langsung ke kantor cabang terdekat.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Paradoks Durian RI: Menang Berat Buah, Keok Nilai Rupiah

28 September 2026 - 19:08 WIB

Gerbang Ekspor Terbuka, Durian Indonesia Siap Menjadi Kekuatan Baru di Pasar China

28 September 2026 - 18:56 WIB

Subsidi LPG 3 Kg Tahun 2027 Dipangkas Jadi Rp 103,05 Triliun, Volume Penyaluran Turun

28 September 2026 - 18:44 WIB

Kejar Target FLPP, Pemerintah Siapkan Akad Massal 71.000 Rumah Subsidi

27 September 2026 - 19:29 WIB

Beban Kontraktor Bertambah, Harga Semen dan Besi Beton di Jatim Terus Menanjak

27 September 2026 - 18:50 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Beras Masih di Atas HET, Cabai Naik

27 September 2026 - 18:38 WIB

ESDM Tegaskan Isu Pertalite Naik Hoaks, Harga Tak Berubah

25 September 2026 - 21:29 WIB

Surat Pemadaman Internet Nasional 3 Hari Beredar, Komdigi Buka Suara

25 September 2026 - 21:17 WIB

PIHPS: Cabai Rawit Tembus Lebih dari Rp100 ribu Per Kilogram

24 September 2026 - 19:59 WIB

Trending di Nasional