Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Life Style

Penyebab Kaki Kram Saat Rebahan dan Cara Mengatasinya

badge-check


					Ilustrasi, sumber: istimewa Perbesar

Ilustrasi, sumber: istimewa

Penulis: Jayadi | Editor: Aditya Prayoga

KREDONEWS.COM, SURABAYA– dr Tony Setiabudi, spesialis orthopaedic and spine surgeon, membagikan penjelasan singkat mengenai penyebab kram saat rebahan melalui akun Instagram pribadinya pada 12 November 2025.

Ia membuka penjelasannya dengan bertanya, “Ada nggak dari kalian yang saat rebahan atau saat tidur terus tiba-tiba kakinya keram?”

Penjelasan ini ia sampaikan untuk mengedukasi masyarakat bahwa kondisi tersebut sebenarnya umum dan bisa dicegah.

Menurut dr Tony, kram betis terjadi akibat kontraksi otot mendadak. Ia menjelaskan bahwa otot dapat menegang secara tiba-tiba sehingga menimbulkan rasa sakit mendadak.

Kondisi ini sering kali bikin panik, tetapi umumnya bukan masalah berbahaya. Meski begitu, penyebabnya perlu dipahami agar bisa ditangani dengan benar.

Di bagian inti penjelasannya, ia menyebut dua faktor utama kram saat rebahan: kurang melakukan peregangan dan sirkulasi darah yang tidak optimal.

Namun, ia menegaskan ada satu pemicu yang paling sering terjadi. “Dehidrasi atau kurang minum,” ujarnya.

Kekurangan cairan membuat fungsi otot terganggu dan lebih mudah mengalami kontraksi mendadak, terutama pada malam hari.

Agar tidak panik saat kram muncul, dr Tony menyarankan langkah sederhana. “Kalau kalian mengalami keram, jangan panik dulu. Nomor satu, stretching,” katanya.

Peregangan ringan dapat membantu otot kembali rileks dan mengurangi rasa nyeri. Selain itu, menjaga hidrasi menjadi langkah pencegahan yang penting untuk mengurangi risiko kram berulang.

Sebagai penutup, ia kembali mengingatkan pentingnya kebiasaan minum yang cukup setiap hari.

“Terus kemudian untuk menghindari keram berikutnya Anda harus minum yang cukup,” pesannya.

Menurut dr Tony, kombinasi peregangan rutin dan kecukupan cairan dapat membantu menjaga kondisi otot tetap sehat, terutama saat tubuh beristirahat.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Cinta Laura Beradegan Intim di Series WeTV ‘Sleeping With The Enemy’

17 Juli 2026 - 21:01 WIB

Rasa Nano-nano Pacar Bek Argentina Berkebangsaan Inggris

16 Juli 2026 - 20:24 WIB

Tate McRae Curi Perhatian saat Bawa Bola Pertandingan Piala Dunia

15 Juli 2026 - 20:24 WIB

Jalan-jalan Sambil Kentut”Rahasia” Penuaan yang Sehat

13 Juli 2026 - 20:33 WIB

Shakira Tampil Memesona di Miami, Penampilannya Jadi Perbincangan

12 Juli 2026 - 19:34 WIB

Demi Kung Fu Soccer, Dilraba Dilmurat Naik 9 Kg dan Bentuk Tubuh Atletis

9 Juli 2026 - 18:57 WIB

Wisata Jeep Merapi, Menikmati Alam dan Kisah di Balik Erupsi

8 Juli 2026 - 19:42 WIB

Waspada, Katarak Bisa Menyerang Usia Muda

8 Juli 2026 - 19:18 WIB

Fans Brasil Viral, Menarik Perhatian dengan Penampilan Bikini

7 Juli 2026 - 19:08 WIB

Trending di Life Style