Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

Pakar Siber Teguh Aprianto: Tersangka Bukan Bjorka, Cuma Mengaku-aku!

badge-check


					Sungguh menyedihkan enam bulan kerja polisi untuk mengungkap pelaku pembobolan situs penting di Indonesia: Bjorka. Namin tersangka pemuda di Minahasa, Sulawesi Utara, berinisial WFT, 21,, diiindikasikan bukan Bjok sesunggunya. Perbesar

Sungguh menyedihkan enam bulan kerja polisi untuk mengungkap pelaku pembobolan situs penting di Indonesia: Bjorka. Namin tersangka pemuda di Minahasa, Sulawesi Utara, berinisial WFT, 21,, diiindikasikan bukan Bjok sesunggunya.

Penulis: Yusran Hakim   |     Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JAKARTA- Menurut pakar keamanan siber Teguh Aprianto, pria berinisial WFT yang ditangkap polisi dan diklaim sebagai hacker Bjorka,  sebenarnya hanyalah orang yang mengaku-ngaku atau peniru alias impersonator.

“Polisi dengan pedenya bilang kalau mereka nangkap Bjorka terus konpers seakan-akan yang ditangkap itu kasus yang wah banget,” tulis Teguh di akun X pribadinya @secgron, dikutip pada Sabtu, 4 Oktober 2025.

Menurutnya, WFT hanyalah orang yang suka memposting ulang atau me-repost postingan orang lain di akun media sosialnya.

Ia juga menyebut bahwa WFT hanya mengaku-ngaku sebagai Bjorka. “Padahal yang ditangkap itu cuma bocah yang selama ini ngaku-ngaku jadi Bjorka dan bocah yang suka repost thread orang lain.”

Teguh juga menjelaskan bahwa akun @bjorkanesiaaa yang diduga milik WFT memiliki afiliasi dengan akun lain di platform DarkForums dengan nama pengguna Skywave yang memiliki riwayat menjadi peniru, sering memakai nickname orang lain, termasuk mengaku sebagai Bjorka.

Data yang diunggah oleh akun tersebut diduga bukan hasil kerja sendiri melainkan hanya mengunggah ulang data bocoran dari akun bernama Black yang aktif di BreachForums.

Wakil Direktur Reserse Siber Polda Metro Jaya juga menyatakan belum dapat memastikan apakah WFT adalah Bjorka asli, dengan kemungkinan persentase 50 berbanding 50.

Jadi, Teguh menilai WFT bukan Bjorka asli, melainkan seseorang yang suka berpura-pura menjadi Bjorka dan mengunggah data hasil pembobolan dari orang lain.

Teguh. Sabtu 4 Okotober 2025,  menjelaskan bahwa yang ditangkap itu bukan Bjorka asli, tapi seseorang yang suka berpura-pura menjadi orang lain, termasuk memakai nickname Bjorka.

Bukti pendukungnya adalah akun-akun yang digunakan WFT memang memiliki rekam jejak sebagai peniru dan mengunggah ulang data hasil pembobolan dari pihak lain, bukan hasil kerja sendiri.

Bahkan Bjorka asli sendiri membantah ia telah ditangkap polisi dan masih aktif di media sosial. Teguh menegaskan penangkapan itu lebih mirip menangkap seorang pemuda yang mengaku sebagai Bjorka, bukan hacker Bjorka yang sesungguhnya.

Berdasarkan penyelidikan dan pengamatan Teguh, modus operandi WFT lebih mirip pemuda yang mengaku-ngaku sebagai Bjorka, bukan sosok hacker Bjorka yang viral dan sebenarnya. **

 

 

**

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menelisik Akar Terorisme (24): Kata Sandi ‘Saya Mengenalmu!’

22 Juni 2026 - 23:39 WIB

Pemerintah Siapkan Diskon Belanja hingga Stimulus Ekonomi untuk Jaga Daya Beli

22 Juni 2026 - 22:33 WIB

Unusa Kembangkan Program Pemulihan Skizofrenia Berbasis Komunitas di Yayasan Al Hafish Sidoarjo

22 Juni 2026 - 22:04 WIB

Pemerintah Kembali Buka Program Magang Untuk 420 Ribu Orang

22 Juni 2026 - 21:36 WIB

25 Tahun Shiddigiyyah secara Mandiri Bantu Bangun 2.556 Rumah Warga Tanpa Bedakan Suku dan Agama

22 Juni 2026 - 19:03 WIB

Sosialisasi Dinsos Jombang: Kejaksaan Jadi Mitra Konsultan Hukum bagi Pengelola Lembaga Sosial

21 Juni 2026 - 21:59 WIB

IESR Prediksi Pemadaman Listrik di Jawa Masih Berlanjut hingga Tiga Pekan

21 Juni 2026 - 21:52 WIB

Ribuan Pekerja di Mojokerto dan Bandung Terancam PHK

21 Juni 2026 - 21:38 WIB

Langkah Strategis, ISNU Jawa Timur Gelar Halaqoh Nasional Bahas Ekonomi dan Geopolitik Global

21 Juni 2026 - 21:03 WIB

Trending di News