Menu

Mode Gelap

Internasional

Kapal Selam Rusia Terancam Meledak, Setelah Kecelakaan

badge-check


					Kapal selam  Novorossiysk saat sandar Perbesar

Kapal selam Novorossiysk saat sandar

Penulis: Jacobus E Lato | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Sebuah kapal selam Rusia yang mampu membawa senjata nuklir mengalami “kecelakaan serius” di Mediterania, menurut sebuah laporan.

Bahan bakar kini dikatakan bocor dari kapal selam kelas Kilo sepanjang 242 kaki milik Putin, Novorossiysk, – yang menciptakan “bahaya ledakan”.

Kapal selam itu dilaporkan terlihat muncul di Selat Gibraltar kemarin.

Saluran Telegram Rusia VChk-OGPU – yang memiliki tautan ke mata-mata dan orang dalam lainnya dengan lebih dari 330.000 pelanggan – melaporkan bahwa bahan bakar terakumulasi di palka dan kapal selam berisiko meledak.

Laporan itu menambahkan, para kru mungkin tidak punya pilihan selain memompa palka langsung ke laut.

Bunyinya: “Novorossiysk, yang saat ini bertugas tempur di Laut Mediterania, sedang mengalami masalah teknis yang serius.

“Karena kerusakan pada sistem bahan bakar, bahan bakar bocor langsung ke dalam palka.

“Tidak ada suku cadang untuk perbaikan atau spesialis yang berkualifikasi di kapal selam, dan awak kapal tidak dapat memperbaiki kerusakannya.

Kecelakaan serius ini juga telah menyebabkan masalah lain.

“Bahan bakar yang terkumpul di palka merupakan bahaya ledakan.

Sumber tersebut meyakini bahwa awak kapal tidak punya pilihan lain selain mulai ‘memompa keluar palka’ langsung ke laut.

Saluran tersebut, yang mengkhususkan diri pada kebocoran dari dinas keamanan dan penegakan hukum Rusia , tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang insiden tersebut.

Peristiwa ini merupakan gema mengerikan dari bencana kapal selam Kursk, yang tenggelam setelah meledak dalam kecelakaan pada 12 Agustus 2000 di Laut Barents.

Kapal selam kelas Oscar II mengambil bagian dalam latihan angkatan laut Rusia besar pertama dalam lebih dari 10 tahun.

Ledakan itu terkait dengan kebocoran hidrogen peroksida yang bersentuhan dengan katalis, yang menyebabkan kegagalan torpedo Tipe 65-76A di ruang torpedo depan.

Ini diikuti oleh ledakan kedua, yang membelah kapal selam dan menyebabkannya tenggelam dengan cepat.

Seluruh 118 personel di kapal selam tewas dalam kecelakaan itu.

Novorossiysk adalah kapal Armada Laut Hitam tetapi diyakini tidak terlibat dalam perang melawan Ukraina .

Kapal selam serang diesel-listrik ini dirancang untuk membawa rudal Kalibr berkemampuan nuklir.

Kapal ini membawa awak sebanyak 52 orang dan dapat bertahan di bawah air selama 45 hari.

Ukraina mengklaim telah menenggelamkan kapal selam saudaranya, Rostov-on-Don, pada Agustus 2024.

Angkatan Laut Kerajaan membayangi kapal selam itu setelah muncul di Selat Inggris pada bulan Januari.

Sebuah kapal selam nuklir Angkatan Laut Kerajaan terpaksa muncul di samping kapal yang sama pada bulan November untuk menangkalnya, seperti yang diungkapkan oleh Menteri Pertahanan John Healey kepada parlemen kemarin.***

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Surat dari Iblis’ Milik Biarawati Abad ke-17 Akhirnya Berhasil Diuraikan

18 Maret 2026 - 20:54 WIB

5.000 Tentara AS dari Jepang Mendarat di Timur Tengah

15 Maret 2026 - 17:43 WIB

Hadiah 10 Juta Dolar untuk Informasi Tokoh Senior Iran

14 Maret 2026 - 20:55 WIB

Batu Empedu Sapi Kini Lebih Berharga daripada Emas

12 Maret 2026 - 15:08 WIB

Trump Ancam Iran, Harga Minyak Turun

10 Maret 2026 - 15:56 WIB

Inter/Act: Merayakan Lintas Budaya Lewat Seni Kontemporer

7 Maret 2026 - 08:33 WIB

Kapal Induk USS Gerald Ford Sudah Merapat di Pantai Haifa Israel, Angkut Persenjataan Mutakhir

4 Maret 2026 - 12:38 WIB

Penculikan dan Pembunuhan Igor Kamarov, Polda Bali Tetapkan Enam Tersangka WNA yang Telah Melarikan Diri

3 Maret 2026 - 16:38 WIB

Departemen Perang AS Memutuskan Serang Iran Gunakan AI

3 Maret 2026 - 16:34 WIB

Trending di Internasional