Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Life Style

Pasangan Rokok dan Kopi Ternyata Tak Serasi

badge-check


					Kopi dan rokok bukan pasangan ideal Perbesar

Kopi dan rokok bukan pasangan ideal

Penulis: Jacobus E Lato | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.CON, JAKARTA-Kopi dan rokok sering dianggap sebagai pasangan tak terpisahkan oleh banyak orang. Baik di warung kopi, di rumah, maupun di kantor, kombinasi ini sering kali menjadi bagian dari rutinitas harian. Meskipun keduanya memiliki dampak yang berbeda pada tubuh, banyak orang yang merasa kenikmatan minum kopi kurang lengkap tanpa rokok.

Di beberapa budaya, seperti di Indonesia, Eropa, dan Amerika, minum kopi sambil merokok adalah kebiasaan yang mendarah daging. Kedua kegiatan ini sering kali dianggap sebagai cara untuk bersantai, berinteraksi sosial, dan menikmati waktu luang.

Kendati begitu, Sebuah studi yang dipublikasikan di jurnal Chemosensory Perception mengungkap bahwa merokok dapat menyebabkan perubahan permanen pada struktur lidah, sehingga mengurangi kemampuan pengecap untuk mendeteksi rasa pahit – cita rasa khas yang membuat kopi terasa nikmat.

Selama ini sudah diketahui bahwa zat beracun dalam tembakau dapat menurunkan sensitivitas indra perasa. Tetapi penelitian ini menemukan dampak jangka panjang khususnya terhadap rasa pahit.

Dilansir dari Theindependent.co.uk, peneliti dari Pitié-Salpêtrière Hospital di Prancis menguji 451 tenaga kesehatan di Paris. Mereka dibagi dalam tiga kelompok: perokok, mantan perokok, dan bukan perokok. Hasilnya:

– 1 dari 5 perokok (19,8%) gagal mengenali rasa pahit.

– 1 dari 4 mantan perokok (26,5%) juga tidak bisa mengenali rasa pahit.

Sementara itu, hanya 13,4% non-perokok yang tidak mengenali rasa tersebut.

Uniknya, perbedaan ini hanya terjadi pada rasa pahit. Kemampuan mengenali rasa manis, asin, dan asam tidak terpengaruh status merokok.

Para peneliti juga menyoroti hubungan erat antara kebiasaan merokok dan minum kopi. Mereka menemukan bahwa konsumsi kopi justru cenderung menurun setelah seseorang berhenti merokok.

Artinya, bisa jadi mereka yang merasa “kopi enak kalau sambil merokok” sebenarnya tak benar-benar bisa merasakan pahitnya kopi dengan utuh. Solusinya sederhana: berhenti merokok, lalu nikmati kopi dengan cita rasa aslinya.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

RI Dinobatkan Negara Paling Ramah ke-4 Dunia

29 Oktober 2026 - 19:34 WIB

Rhoma Irama Siap Guncang Panggung Konser Guns N’ Roses

23 Oktober 2026 - 19:08 WIB

Totalitas Caitlin Halderman Bawa ‘The Hidden Hand’ Jadi Nomor Satu di Viu

22 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Cerita Beragam Ini Deretan Dracin Pantas Ditonton

18 Oktober 2026 - 20:31 WIB

Sydney Sweeney Masuk Favorit Bond Girl 2026

9 Oktober 2026 - 19:13 WIB

Facebook Berubah Jadi Mirip TikTok, Isinya Video Semua

7 Oktober 2026 - 21:28 WIB

Tulisan Angelina Jolie Bikin Pusing Netizen

5 Oktober 2026 - 20:03 WIB

“The Lisa Effect”: Strategi Ekonomi Pariwisata Thailand Hasilkan Nilai Publisitas Rp258 Miliar

1 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Jatim Park Group dan Investor Malaysia Bangun Aquarium Underwater Senilai Rp120 Miliar

24 September 2026 - 20:11 WIB

Trending di Life Style