Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Life Style

Ginjal Remaja 18 Tahun Nyaris Membatu karena Mengonsumsi Mi Instan dan Teh Susu Setiap Hari

badge-check


					Mi instan mengandung banyak garam, bahan pengawet, dan zat aditif yang membebani ginjal Perbesar

Mi instan mengandung banyak garam, bahan pengawet, dan zat aditif yang membebani ginjal

Penulis: Jacobus E Lato | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Seorang gadis berusia 18 tahun di Vietnam dilarikan ke rumah sakit larut malam dengan rasa sakit yang parah, hanya untuk kemudian dokter menemukan ginjalnya hampir “berubah menjadi batu.”
Remaja tersebut tiba di Rumah Sakit E dengan nyeri punggung bawah yang hebat dan mual. ​​Hasil pemindaian menunjukkan adanya peradangan ginjal yang parah dan beberapa batu menyumbat ureternya, sehingga urin tidak dapat mengalir keluar. Ginjalnya mengalami pengapuran sehingga hampir mengeras sepenuhnya.

Dokter Mai Van Luc dari Departemen Urologi rumah sakit tersebut mengatakan pada hari Senin bahwa gadis itu tidak memiliki kondisi kesehatan sebelumnya tetapi hidup dengan mi instan hampir setiap hari, sering minum teh susu dan hampir tidak minum air.

Mi instan mengandung banyak garam, bahan pengawet, dan zat aditif yang membebani ginjal. Teh susu mengandung banyak gula, lemak trans, dan perasa buatan, yang memaksa ginjal bekerja ekstra keras untuk menyaring limbah. Minum terlalu sedikit air memperburuk keadaan dengan mengurangi penyaringan ginjal, yang menyebabkan mineral menumpuk menjadi batu seiring waktu.

Pasien menjalani operasi darurat untuk mengangkat batu dan sekarang menjalani pengobatan dengan perubahan gaya hidup yang ketat.

Dokter memperingatkan bahwa batu ginjal dan masalah saluran kencing lainnya semakin umum terjadi di kalangan anak muda. Pola makan yang tidak sehat, sering mengonsumsi makanan cepat saji dan minuman manis, kurang olahraga, dan asupan air yang tidak mencukupi merupakan penyebab utamanya. Batu ginjal dulunya jarang terjadi pada remaja, tetapi kini anak-anak pun mulai terdiagnosis.

Untuk melindungi kesehatan ginjal, dokter menghimbau kaum muda untuk minum setidaknya dua liter air setiap hari, membatasi mi instan dan makanan cepat saji, mengurangi teh susu dan minuman ringan, serta tetap aktif dengan gaya hidup seimbang.***

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Presenter Piala Dunia ASAL Italia Ini Sosmednya Dibanjiri Ribuan Like

18 Juni 2026 - 19:47 WIB

Izabel Kovacic akan Panaskan Tribun Piala Dunia

17 Juni 2026 - 18:52 WIB

Fans Terseksi Piala Dunia Menurut Survei, Argentina Nomor Satu

16 Juni 2026 - 20:16 WIB

Meski Neymar Tak Bermain, Pacarnya Pamer Tubuh Seksi di Piala Dunia 2026

15 Juni 2026 - 20:01 WIB

Kecantikan Brasil Ciptakan Sensasi di Piala Dunia 2026

14 Juni 2026 - 19:28 WIB

Cara Aman Nikmati Piala Dunia 2026 Tanpa Merusak Kesehatan

12 Juni 2026 - 19:41 WIB

Berapa Honor Shakira di Piala Dunia 2026? Jawabannya Mengejutkan

12 Juni 2026 - 18:58 WIB

Nonton Piala Dunia 2026 Bisakah Pakai STB TV Tabung?

10 Juni 2026 - 14:47 WIB

Dijuluki Gadis Tercantik di Dunia, Penny Lane Balas Komentar Negatif Soal Tubuhnya

8 Juni 2026 - 19:36 WIB

Trending di Life Style