Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

Kontroversi Barak Militer Dedi Mulyadi, Mendapat Dukungan dari Guru Finlandia

badge-check


					Kontroversi Barak Militer Dedi Mulyadi, Mendapat Dukungan dari Guru Finlandia Perbesar

Penulis: Jayadi | Editor: Aditya Prayoga

KREDONEWS.COM, BEKASI- Program pendidikan karakter berbasis disiplin ketat yang diinisiasi oleh mantan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, kembali menjadi perbincangan setelah menuai pro dan kontra dari berbagai pihak.

Kebijakan ini mengarahkan siswa yang dianggap bermasalah untuk mengikuti pelatihan berkonsep barak militer. Salah satu kritik keras datang dari Adhel Setiawan, wali murid asal Babelan, Kabupaten Bekasi. Dalam sebuah program televisi, Adhel membandingkan pendekatan Dedi dengan sistem pendidikan Finlandia yang dikenal humanis.

“Yang pendidikannya maju nih, Finlandia dan lain sebagainya, gak ada satu pun menggunakan instrumen militer,” kata Adhel seperti dikutip Suara.com, Selasa (20/5/2025). Ia juga mempertanyakan pemahaman Dedi terhadap filosofi pendidikan berbasis empati.

Pernyataan tersebut kemudian ditanggapi oleh Diana, warga negara Indonesia yang bekerja sebagai guru TK di Finlandia. Melalui akun TikTok @diananjs, Diana menjelaskan bahwa meski tidak disebut “barak militer”, sistem serupa tetap ada di Finlandia.

Menurut Diana, anak-anak dengan perilaku khusus ditempatkan di institusi semacam “family center”, yang terintegrasi dengan sekolah umum. “Namanya memang bukan barak militer, tapi sistemnya serupa. Saya kebetulan bekerja di TK yang satu gedung dengan sekolah anak-anak bermasalah itu,” jelasnya.

Ia pun memuji Dedi Mulyadi karena menerapkan pendekatan serupa. “Secara tidak langsung, saya ingin bilang kepada Pak Gubernur Jawa Barat: bapak hebat karena sudah membawa sistem ini ke Indonesia,” ujar Diana.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Terjebak Love Scam Dunia Maya, Ibu 54 Tahun dari Jakarta Rela Transfer Rp250 Juta setelah Jual Mobil

13 Juli 2026 - 20:33 WIB

Ibu ini berusia 54 tahun alamat di Jakarta Selatan, terbius oleh rayuan gombal lewat love scam. Ia bahkan rela jual mobil dan transfer Rp250 juta kepada pria yabg mengaku polisi yang bertugas di Polda Metro Jaya. Foto: cyber netwotk

Jangan Panik! Beras Anda Aman dari Kutu dengan Trik Sederhana

13 Juli 2026 - 20:22 WIB

Daftar Harga BBM di SPBU Pertamina, BP, Shell, dan VIVO

13 Juli 2026 - 20:07 WIB

Pasca Penggeledahan Jampidsus, Kapolri Lakukan Pertemuan Tertutup dengan Jaksa Agung ST Burhanuddin

13 Juli 2026 - 17:39 WIB

12 Orang Tewas Laka Beruntun di Indramayu, Rombongan Pengantin dari Desa Cempeh Lelea

13 Juli 2026 - 16:56 WIB

Mahfud MD Merasa Kena Prank Penyerahan Kasus Hukum Febrie Adriansyah kepada Kejaksaan Agung

13 Juli 2026 - 13:57 WIB

RSKKA Kembali Melayari 4 Pulau Terluar Jatim, Layani Kesehatan dan Deteksi Dini Penyakit Katastropik

12 Juli 2026 - 22:28 WIB

Motor Melaju Kencang Menabrak Salon Kecantikan di Kintelan Mojokerto, Pardu Warga Diwek Meninggal Dunia

12 Juli 2026 - 20:10 WIB

Suami Pamit Buang Air Kecil di Hutan Loa Janan Samarinda, 9 Jam Kemudian Muncul Dalam Kondisi Linglung

12 Juli 2026 - 19:28 WIB

Trending di News