Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

Sambut Tamu Wakil Bupati Berau Kaltim, Gus Wabup: Pak Bupati Warsubi Itu Pengolah dan Eksportir Ternak

badge-check


					Wakil Bupati Jombang Salmanudin Yazid menjamu tamu wakil bupati Berau Kaltim, Kamis 15 Mei 2025. Foto: Jombangkab.go.id Perbesar

Wakil Bupati Jombang Salmanudin Yazid menjamu tamu wakil bupati Berau Kaltim, Kamis 15 Mei 2025. Foto: Jombangkab.go.id

Penulis: Wibisono   |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG- Wakil Bupati Jombang Salmanudin S.Ag., M.Pd menyambut kedatangan Wakil Bupati Berau Gamalis, S.E., Kalimantan Timur, beserta jajaran di ruang tamu Swagata Pemkab Jombang, Rabu pagi 14 Mei 2025.

Turut hadir mendampingi Wakil Bupati Jombang, Asisten Administrasi Umum Setdakab Jombang Syaiful Anwar S.T., M.E., Kepala Dinas Peternakan Drs. M. Saleh, M.Si, Kepala Bappeda Jombang Danang Praptoko, S.T., M.T., dan Kepala Dinas Kominfo Jombang Endro Wahyudi, S. STP., M.KP.

Pada saat menjamu tamunya itu, Wakil Bupati Jombang yang akrab disapa Gus Wabup memaparkan  potensi Jombang di bidang peternakan, baik itu ternak unggas dan sapi. Bahkan, menurut dia Jombang telah melakukan hilirisasi di bidang peternakan, mulai dari bibit ternak, budidaya ternak, penyediaan pakan ternak, pengolahan produk peternakan, hingga tingkat eskpor hasil peternakan.

“Bupati kita juga peternak, peternak ayam dan bebek. Beliau beternak, punya pabrik pengolahan hasil ternak, hingga mengekspor produknya, ” jelas Gus Wabup.

Wakil Bupati Jombang Salmanudin S.Ag., M.Pd., secara langsung menyambut kedatangan Wakil Bupati Berau Gamalis, S.E., beserta jajaran di Ruang Tamu Swagata Pemkab Jombang, Rabu 14 Mei 2025. Foto: Jombangkab.go,id

Gus Wabup berharap, potensi peternakan di Jombang dapat menjadi contoh baik untuk Kabupaten Berau. Terlebih saat ini Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya ketahanan pangan di seluruh wilayah Indonesia.

Lebih lanjut Kepala Dinas Peternakan Drs. M. Saleh, menyampaikan potensi populasi ternak di Jombang. Populasi ternak di Jombang yaitu sapi potong sebanyak 64.100 ekor, ayam ras pedaging 16,1 juta ekor, sapi perah 8.350  ekor, ayam ras petelur 798.900 ribu ekor, domba 60.670  ekor, dan kambing 99.000 ekor.

“Populasi ternak sampai saat ini tetap terjaga, walau sempat ada wabah PMK. Kita berhasil selesaikan PMK dalam waktu 1 bulan, semuanya sudah tuntas. Alhamdulillah sekarang posisi PMK di Kabupaten Jombang zero,” jelas M. Saleh

Guna mendukung pengembangan peternakan, Pemkab Jombang menyiapkan infrastruktur peternakan yang lengkap terdiri dari 4 Rumah Potong Hewan bersertifikat NKV, 5 Pusat Kesehatan Hewan, dan Chicken Development Center (CDC).

Dalam rangka meningkatkan produksi telur dan DOC, Kabupaten Jombang memiliki 1 unit CDC untuk pembibitan Ayam Buras (Ayam Arab).

“Dengan gerak cepat kita dalam program 100 hari Bupati dan Wakil Bupati, CDC ini nanti akan dijadikan Percontohan untuk pengembangan ternak rakyat,” jelas M. Saleh.

Pemkab Jombang memiliki program ternak rakyat, yang akan dikembangkan dengan pola kemitraan. Pemkab Jombang bersinergi dengan DPRD Jombang untuk mengembangkan ternak rakyat melalui Hibah Pokir DPRD.

Kegiatan hibah pokir berupa bantuan keuangan pada kelompok ternak yang memenuhi persyaratan dan telah ditetapkan melalui Keputusan Bupati Jombang. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari pengajuan proposal dan hasil verifikasi kelompok ternak di tahun sebelumnya.

“Peternak rakyat akan kita tingkatkan melalui tahapan-tahapan sesuai dengan SOP beternak yang baik. Seperti halnya yang pernah disampaikan Gus Wabup, ada dua cara berternak dengan menggunakan nafsu dan ilmu. Sehingga para kelompok peternak akan dipersiapkan dengan baik menggunakan ilmu yang baik, ” jelas M. Saleh.

Mulai tahun ini, Pemkab Jombang akan akan mempelajari bagaimana agar kelompok-kelompok ternak dapat berjalanan optimal. Akan dilakukan arahan mulai dari penyiapan pakan, kandang yang baik, dan lain sebagainya.

“Jadi para kelompok ternak ini belanja sendiri jadi kita berikan bantuan uang tunai, kemudian kita serahkan kepada kelompok ternak. Tahun ini ada 64 kelompok yang tersebar di 15 Kecamatan, di 55 Desa, ” jelas M. Saleh

Praktik baik dari Pemkab Jombang ini diharapkan dapat diadopsi oleh Kabupaten Berau. Dengan demikian dapat turut menyukseskan program Pemerintah RI menuju ketahanan pangan. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menelisik Akar Terorisme (44): Eropa Rancang Perbudakan Manusia

3 Agustus 2026 - 08:33 WIB

Update Kebakaran KM Mutiara 2: Lima Orang Meninggal 41 Hilang, 225 Selamat

2 Agustus 2026 - 20:32 WIB

KM Mutiara 2 Terbakar di Perairan Sapudi, 136 Selamat 7 Orang Luka Ringan

2 Agustus 2026 - 19:22 WIB

103 Siswa Keracunan Usai Konsumsi Makanan MBG di Rejotangan Tulungagung

1 Agustus 2026 - 17:47 WIB

Wamen Dahnil Ansar: Kartel Haji Itu Fakta, Pelakunya Ada Ustad dan Pemuka Agama

1 Agustus 2026 - 16:44 WIB

Bus Gunung Harta Ludes Terbakar di Tol Nganjuk, Sopir dan 30 Penumpang Selamat!

1 Agustus 2026 - 15:27 WIB

Jensen Huang Merevolusi Komputasi dari SaaS Jadi GaaS: Operasi Meningkat 500 Kali Lipat

1 Agustus 2026 - 13:54 WIB

Viral Dilarang Melintas di Depan Kantor Kapolda Jatim, Hesty: Apa Ada Ranjau atau Intan Disana?

1 Agustus 2026 - 12:16 WIB

Marak Peredaran Narkoba, Satresnarkoba Polres Jombang Ungkap 80 Kasus

1 Agustus 2026 - 11:01 WIB

Trending di News