Menu

Mode Gelap

Life Style

Rahim Rapuh Gara-gara Sering Jajan Cilok dan Seblak, Begini Penjelasan Dokter

badge-check


					Dokter spesialis kebidanan Amir Farhad SpOG Perbesar

Dokter spesialis kebidanan Amir Farhad SpOG

Penulis: Satwiko Rumekso | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, SURABAYA-Asupan makanan bagi ibu hamil sangat penting diperhatikan. Ibu hamil sebaiknya tidak melulu memanjakan lidah tetapi harus memperhatikan gizi makanan untuk kesehatan bayi.

Makanan yang enak di lidah seperi cireng, cilok dan seblak tidak ada kandungan gizinya dalam hal ini tida ada kandungan protein yang sangat dibutuhkan.

Dalam sebuah kasus, Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi, dr. Amir Fahad Sp.OG, mendapati pasien yang melahirkan dengan kondisi otot rahim sangat rapuh. Hal ini disadari ketika pasien tersebut telah melahirkan buah hatinya yang kedua dengan kondisi adanya bekas jahitan operasi di bagian perut.

“Sebenarnya kasusnya standar aja, biasa aja tapi setelah dilakukan pembedahan, dibuka bagian kulit, otot, nah problem mulai nih. Ototnya mulai robek-robeknya nggak jelas. Jadi ada perdarahan, gampang rapuh,” kata Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi, dr. Amir Fahad Sp.OG, mengutip video Instagramnya, Jumat 2 Mei 2025.

Setelah berhasil mengeluarkan bayi, dokter tersebut keheranan karena kondisi otot rahimnya sangat sulit diatasi. Setiap kali dijahit, otot rahimnya mengeluarkan darah berkali-kali meski perlengketan pasca-melahirkan itu tidak terlalu parah.

“Saat mulai penjahitan, otot rahimnya saat dijahit rapuh berdarah, sampai ke atas pun seperti itu lagi,” tambahnya.

Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi lulusan Universitas Airlangga itu lantas menanyakan kepada pasien bagaimana pola makannya selama kehamilan dan sebelum hamil.

Ternyata, pasien wanita itu kekurangan asupan protein hewani karena terlalu banyak makan jajanan sembarangan seperti cilok, pentol, cireng, hingga seblak. Pasien itu juga mengaku tidak pernah meminum suplemen yang ia dapatkan dari dokter kandungan.

“(Suplemen) Nggak pernah saya minum,” tambahnya.

Dokter Amir Fahad lantas menasihati kepada pasien dan suaminya untuk ekstra mengonsumsi protein hewani pasca-persalinan tersebut. Sebab, protein hewani seperti daging merah dan telur sangat dibutuhkan untuk mendukung proses penyembuhan.

“Ekstra makannya banyak protein hewani telur daging jangan kasih kendor dan libur semua makanan nggak jelas pentol, cilok, cireng, makanan nggak sehat hentikan dulu. Kita perbaiki kualitas gizinya karena ini untuk penyembuhannya jangan sampai stok protein kurang baik, pasca-persalinan kurang baik juga. Akhrinya membuat luka nggak bisa nyatu. Akhirnya terbuka luka operasinya bahkan infeksi,” jelas Dokter Amir.

“Jadi ingat ya protein hewani itu sangat penting segera penuhi kebutuhan protein hewani sebelum hamil kalau bisa dan selama kehamilan. Suplementasi kehamilan jangan sampai dilepas,” sambungnya.

“Makannya itu-itu aja saya nggak pernah yang real food,” kata Dokter Amir menirukan jawaban pasien.

Protein hewani sangat penting dikonsumsi selama kehamilan karena berperan dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan janin, sekaligus menjaga kesehatan ibu. Sumber protein hewani seperti daging, ikan, telur, dan produk susu mengandung asam amino esensial lengkap yang dibutuhkan untuk pembentukan jaringan tubuh janin, termasuk otak dan organ vital.

Selain itu, protein hewani juga kaya akan zat besi, vitamin B12, dan zinc yang membantu mencegah anemia, memperkuat sistem kekebalan tubuh, serta mengurangi risiko komplikasi seperti berat badan lahir rendah dan kelahiran prematur. Oleh karena itu, mencukupi kebutuhan protein hewani setiap hari sangat dianjurkan sebagai bagian dari pola makan sehat selama kehamilan.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Pakar Estetik Bedah Plastik, Dr Sophia Heng: Penyempurnaan, Bukan Perubahan Total

26 April 2026 - 10:40 WIB

Kupeluk Kamu Selamanya, Kisah Keluarga yang Menyentuh dan Menggugah Empati

24 April 2026 - 19:38 WIB

KPJ Sabah Specialist Hospital, Pusat Perawatan Kesehatan yang Makin Mendunia Pilihan Pasien Indonesia

22 April 2026 - 11:39 WIB

Setelah Membuat Tato, Perempuan Alami Nyeri dan Mata Kanan Kabur

20 April 2026 - 21:12 WIB

no na, Menyatukan Akar Lokal dan Musik Global

19 April 2026 - 20:30 WIB

Jennie Masuk Daftar 100 Orang Paling Berpengaruh di Tahun 2026

17 April 2026 - 20:31 WIB

Manis yang Terkendali: Rekomendasi Konsumsi Gula Berdasarkan Usia

15 April 2026 - 17:23 WIB

1 Juta Akun TikTok di RI Diblokir, Menkomdigi: Ini Adalah Kemenangan

14 April 2026 - 20:31 WIB

Tantangan Maudy Ayunda Menari Roh Hewan di Film Para Perasuk

12 April 2026 - 20:17 WIB

Trending di Life Style