Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Internasional

Dalam 1 Abad Terakhir, Paus Fransiskus adalah Paus Pertama yang Dimakamkan di Luar Vatikan

badge-check

Kedatangan jenazah mendiang Paus Fransiskus di Basilika Santa Maria Maggiore.

KREDONEWS.COM, SURABAYA – Paus Fransiskus telah dimakamkan pada hari ini, Sabtu (26/4) di Basilika Santa Maria Maggiore.

Pemakaman Paus Fransiskus dilaksanakan mulai pukul 10.00 pagi waktu setempat atau 15.00 WIB.

Prosesi pemakaman berlangsung lebih sederhana dibandingkan dengan paus-paus sebelumnya, karena Paus Fransiskus dikenal sebagai sosok yang rendah hati dan sederhana.

Hal ini sesuai dengan permintaan Paus Fransiskus yang ada di surat wasiat pada tahun 2023.

Permintaan Paus Fransiskus ini tergolong tidak biasa, karena biasanya paus-paus dimakamkan di Vatikan, namun ia memilih untuk tidak dimakamkan di Vatikan.

Beliau bahkan meminta makam yang β€œsederhana”, beberapa kilometer dari Vatikan. Tempat yang dituju ialah Basilika Santa Maria Maggiore yang juga dikenal sebagai St. Mary Major.

Dilaporkan dari Al Jazeera pada Selasa (22/4), Basilika yang berada di pusat Kota Roma ini merupakan gereja kuno dari abad kelima dan telah menjadi lokasi pemakaman bagi tujuh paus terdahulu.

Paus Fransiskus dikenal memiliki devosi yang mendalam terhadap Perawan Maria. Ia selalu mengunjungi Basilika Santa Maria Maggiore untuk berdoa setiap kali hendak melakukan perjalanan apostolik maupun setelah kembali. Terakhir, ia terlihat berdoa di hadapan ikon Maria di dalam basilika tersebut pada 12 April lalu, sebagai bagian dari peringatan awal Pekan Suci menjelang Paskah.

Basilika Santa Maria Maggiore adalah sebuah Basilika Kepausan utama Katolik dan merupakan salah satu dari Tujuh Gereja Peziarah Roma dan Gereja Santa Maria Katolik terbesar di Roma, Italia. Basilika Santa Maggiore didirikan pada pertengahan abad ke-4 atas perintah Paus Liberius.

Menurut legenda, Perawan Maria menampakkan diri kepada Paus dan memberikan petunjuk mengenai pembangunan gereja tersebut, dan bentuk lantainya pun dirancang berdasarkan mukjizat turunnya salju.

Basilika ini menyimpan ikon Maria yang paling penting, yaitu Salus Populi Romani. Tradisi mengaitkan gambar ini dengan Santo Lukas sang Penginjil, Pelindung para pelukis. Relikui Palungan Suci, tempat Bayi Yesus diletakkan, menunjukkan pentingnya Santa Maria Maggiore sebagai “Betlehem di Barat”. Misa malam Natal pertama dirayakan di sini dan para Paus telah menjaga tradisi ini selama berabad-abad.

Di antara relikui terpenting di Basilika adalah jenazah Santo Matius dan Santo Hieronimus.

Basilika Kepausan Santa Maria Maggiore telah menghiasi kota Roma selama 16 abad sebagai tempat ziarah Maria yang utama dan sebagai pusat peradaban seni.

Paus Fransiskus direncanakan akan dimakamkan di Basilika Santa Maria Maggiore, Roma, Italia, hari ini. Ini menjadikannya salah satu dari sedikit Paus yang tidak dimakamkan di Vatikan.

Sebagian besar Paus memang dimakamkan di Basilika Santo Petrus di Vatikan. Namun, berdasarkan data dari EWTN Vatican, tercatat ada 14 Paus lain yang dikebumikan di berbagai gereja lain di sekitar kota Roma, seperti halnya Paus Fransiskus.

Berikut daftar Paus yang dimakamkan di luar Vatikan:

Pius IV (1559–1565): Basilika Santa Maria dari Para Malaikat dan Para Martir

Pius V (1566–1572): Basilika Santa Maria Maggiore

Sixtus V (1585–1590): Basilika Santa Maria Maggiore

Urbanus VII (1590): Basilika Santa Maria Sopra Minerva

Klemens VIII (1592–1605): Basilika Santa Maria Maggiore

Paulus V (1605–1621): Basilika Santa Maria Maggiore

Gregorius XV (1621–1623): Gereja Santo Ignatius dari Loyola di Campus Martius

Inosensius X (1644–1655): Gereja Santa Agnes di Agone

Klemens IX (1667–1669): Basilika Santa Maria Maggiore

Benediktus XIII (1724–1730): Basilika Santa Maria Sopra Minerva

Klemens XII (1730–1740): Basilika Agung Santo Yohanes Lateran

Klemens XIV (1769–1774): Gereja Dua Belas Rasul Kudus

Pius IX (1846–1878): Basilika Kepausan Santo Laurensius

Leo XIII (1878–1903): Basilika Agung Santo Yohanes Lateran

Paus Fransiskus akan mengikuti jejak beberapa pendahulunya yang juga memilih tempat peristirahatan terakhir di luar Vatikan.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Perluas Investasi, Warsubi Pimpin Forkopimda Jombang Kunjungan ke PT Camino dan Cheil Jedang

13 Juni 2026 - 16:21 WIB

Muktamar Lesbumi NU di Tambakberas Jombang: Tengok Akar Tradisi dan Budaya sebagai Panglima

13 Juni 2026 - 14:20 WIB

Kepala BGN Nanik Deyang: Saya Memang Cupu-nya Presiden

13 Juni 2026 - 13:29 WIB

Andri Mulyono Partner Lodewyk Pusung, Mark Up Rp0,5 Triliun Proyek Motor Listrik BGN

13 Juni 2026 - 12:40 WIB

Kejaksaan Agung menahan Andri Mulyono, Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal (YAT), terlibat mark up proyek pengadaan motor listrik BGN.

Massa Aksi Mahasiswi UI Bubar Tertib dari Bundaran HI, Lampu Padam Masuk Kelompok Baju Hitam

12 Juni 2026 - 21:59 WIB

Aksi massa mahasiswa U, di Bundaran HI, Jakarta, Jumat 12 Juni 2026

Pelatihan Kripik Pisang dan Tahu Krispi 21 Wanita Warga Plumbon Gambang

12 Juni 2026 - 21:16 WIB

Menelisik Akar Terorisme (16): Black Death Memangsa 50 % Populasi Eropa

12 Juni 2026 - 18:45 WIB

Pemkab Jombang dan BPS Sinergi Sensus Ekonomi 2026: Dilaksanakan 15 Juni – 31 Agustus 2026

12 Juni 2026 - 16:21 WIB

Buoati Jombang, Warsubi memasang tag tanda resmi petugas pelaksana Sensus Ekonomi 2026.

Anas Burhani Ditetapkan sebagai Tanfidz PKB Jombang, Menggeser Hadi Atmaji

12 Juni 2026 - 14:33 WIB

Anas Burhani, dari Sekretaris DPC PKB Jombang, terpilih menjadi Tanfidz PKB Jombang
Trending di News