Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

Viral, Tugu Biawak di Wonosobo, Sangat Hidup meski dengan Biaya Murah

badge-check


					Viral, Tugu Biawak di Wonosobo, Sangat Hidup meski dengan Biaya Murah Perbesar

Penulis: Jayadi | Editor: Aditya Prayoga

KREDONEWS.COM, WONOSOBO– Di Desa Krasak, Kecamatan Selomerto, Kabupaten Wonosobo, terdapat sebuah tugu berbentuk biawak yang menarik perhatian.

Patung ini terlihat sangat hidup, seolah-olah seekor biawak sungguhan sedang merayap di atas batu. Kini, tugu ini telah menjadi landmark baru di sepanjang rute Wonosobo-Banjarnegara.

Ide pembuatan tugu ini berasal dari pemuda Karang Taruna Desa Krasak, dengan pengerjaan dipimpin oleh seniman lokal bernama Arianto. Patung biawak ini memiliki tinggi 7 meter dan lebar 4 meter, berwarna hitam dengan aksen kuning. Posisinya terlihat sedang menjulurkan lidah dan menoleh ke sisi kiri.

Meski masih dalam tahap penyelesaian seperti finishing dan penataan taman serta bangku tugu ini sudah ramai dikunjungi. Banyak pengendara yang sengaja berhenti untuk mengabadikan momen di depan “Tugu Krasak Menyawak”, sebutan warga setempat untuk patung unik ini.

Kehadiran tugu ini tidak hanya memperindah kawasan, tetapi juga menjadi daya tarik wisata yang berbeda.

Patung tersebut merupakan buah karya Arianto, tidak hanya patung, lukisan bupati-bupati di pendopo ini semua produknya dari Arianto. Berdasarkan informasi biaya pembuatan patung tersebut hanya Rp50 juta.

Dana tersebut berasal dari sinergi antara masyarakat dan BUMD, hal ini disampaikan oleh oleh Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat.

“Justru kami mencoba memantik, menyentuh teman-teman BUMD, yuk gotong royong, kemudian itu bisa terealisasi,” pungkasnya , dikutip dari Kompas.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Seorang Warga China Ikrar Mualaf Dipimpin Ketua Umum MUI Kabupaten Gresik

5 Juli 2026 - 11:20 WIB

Tarsipan dan Sinto Rela Menyemir Hitam Tubuhnya untuk Meriahkan Sedekah Desa Plumbon Gambang

5 Juli 2026 - 11:00 WIB

Tersangka Dana Hibah Pemprov Jatim Rp2,1 Triliun, Anwar Sadad Masih Duduk Tenang di Kursi DPR RI

4 Juli 2026 - 21:27 WIB

Menelisik Akar Terorisme (31): Masyarakat Nasionalis Dibentuk Seperti Militer

4 Juli 2026 - 20:24 WIB

Pegadaian Besuki Salurkan Bantuan Bencana Banjir untuk SDN 1 Kalianget Situbondo

4 Juli 2026 - 19:25 WIB

Pitono Nugroho Nakhodai ICMI Jatim 2026–2031: Usung Tujuh Modal

4 Juli 2026 - 18:20 WIB

Anak Krakatau Meletus Semburkan Awan Panas 400 M, Hindari Jarak Radius 2 Kilometer

4 Juli 2026 - 13:41 WIB

Akun Gaya Hidup Pejabat: Instagram@cabinetcouture_idn Diblokir atas Permintaan Komdigi

4 Juli 2026 - 12:51 WIB

Saksi Fakta Dosen Non-ASN di MK, Dr Cenuk Lulusan Australia Dapat Gaji Total Rp4 Juta/ Bulan

4 Juli 2026 - 10:47 WIB

Trending di News