Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

80 Persen Wilayah Pacitan Terdampak Efek Gempa Mag 6.2, Tanpa Korban Jiwa

badge-check


					Prtugas BPBD Pacita telah keliling ke rumah-rumah korban untuk memberikan bantuan, pasca gempa hari Jumat 6 Februari 2026. Foto: kredonews.com/ bambang tjuk winarno Perbesar

Prtugas BPBD Pacita telah keliling ke rumah-rumah korban untuk memberikan bantuan, pasca gempa hari Jumat 6 Februari 2026. Foto: kredonews.com/ bambang tjuk winarno

Penulis: Bambang Tjuk Winarno  |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, PACITAN– Operator Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) BPBD Kabupaten Pacitan, B. Antoro, Minggu (08/02/2025), menjelaskan bahwa energi gempa dua hari lal, 6 Februari 2026,berdmapak  hingga 10 dari total jumlah kecamatan di kabupaten itu, yakni 12 wilayah kecamatan.

Pusat guncangan keras itu berada di laut sejauh 89 kilometer arah Tenggara Kota Pacitan, dengan kedalaman 58 kilometer

Gempa tektonik M 6,2 yang melanda wilayah Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, pada tengah malam, Jumat (06/02/2026) pukul 01.06, menjadi yang terbesar pertama, setelah meletusnya tsunami dalam kurun ratusan tahun sebelumnya.

Bahkan peristiwa seismik kali ini ‘memakan’ lebih dari 80 persen wilayah kecamatan yang tersebar di tanah kelahiran Presiden ke 6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Sebelumnya, menurut sejumlah literasi, lebih dari seratus tahun yang lalu disebutkan wilayah Kabupaten Pacitan pernah dua kali tergulung tsnunami.

Kedua peristiwa itu terjadi di zaman kolonial, yakni pada 4 Januari 1840 dan 20 Oktober 1859. Dan ratusan tahun setelahnya belum pernah terjadi gempa besar, kecuali yang baru berlangsung Jumat tengah malam lalu.

Sepuluh wilayah kecamatan yang terimbas guncangan hingga mengakibatkan rusaknya puluhan rumah warga dan fasilitas umum itu masing-masing Kecamatan Pringkuku, Punung, Pacitan, Nawangan, Arjosari, Kebonagung, Bandar, Tulakan, Ngadirojo dan Kecamatan Sudimoro.

Sedangkan dua wilayah yang aman dari kerusakan namun tetap merasakan guncangan yang sama, masing-masing Kecamatan Tegalombo dan Donorojo. Meski aman, namun otoritas kebencanaan setempat meminta seluruh masyarakat tetap menaruh perhatian ekstra, menyangkut kewaspadaan dan kehati-hatiannya mengingat munculnya gempa bumi sulit diprediksi sebelumnya.

“Dalam kurun beberapa tahun sebelumnya, belum pernah ada gempa bumi besar di Pacitan. Mudah-mudahan gempa 6,2 SR kemarin menjadi yang paling besar, yang terjadi di Pacitan di masa-masa ini, dan tidak ada lagi. Bahkan mencatat adanya seorang korban jiwa,” ujar Antoro kepada koresponden, Minggu (08/02/2026).

Dikatakan Antoro, BPBD Pacitan mendata, lindu yang menyerang mengakibatkan rusaknya 43 bangunan tempat tinggal warga, termasuk 5 unit diantaranya berupa fasilitas umum. Tingkat kerusakan bangunan yang umumnya pada atap, dinding, plafon, tiang dan sisi bangunan lainnya berkategori ringan sebanyak 39 unit, serta kategori sedang sebanyak 4 unit.

Wilayah yang paling banyak menanggung kerusakan bangunan terdapat di Kecamatan Arjosari dengan 11 bangunan rumah, termasuk di dalamnya terdapat 2 unit fasilitas umum.

Sedangkan fasilitas umum yang mengalami kerusakan diantaranya Kantor PKK, gedung Madrasah Ibtidaiyah GUPPI Borang (keduanya berada di Desa Mlati dan Borang, Kecamatan Arjosari), SDN 3 Tamanasri (Desa Tamanasri, Kecamatan Pringkuku) dan SMPN 4 Sudimoro (Desa Sembowo, Kecamatan Sudimoro).

Sedangkan korban meninggal dunia dampak bencana itu adalah Joko Santoso, 53 tahun, warga Desa Tanjungpuro, Kecamatan Ngadirojo. Tewasnyanya korban bukan sebab tertimpa reruntuhan bangunan, melainkan diduga kondisi kejut menyadari adanya bencana gempa bumi.

“Sebelum meninggal dunia, korban masih sempat keluar rumah berusaha menyelamatkan diri saat terjadi gempa. Sempat ngobrol dengan tetangganya tentang peristiwa itu. Namun korban terjatuh saat hendak kembali masuk rumahnya. Korban dibawa ke rumah sakit, tapi tidak tertolong. Tidak ada korban luka dalam peristiwa ini,” terang Antoro.

Antoro mengatakan, pasca gempa tengah malam itu BPBD setempat mencatat terjadinya gempa susulan sebanyak 16 kali. Kegempaan ‘peranakan’ itu berkekuatan rendah, dengan interval waktu beruntun tidak terlalu jauh dan tidak menimbulkan efek kerusakan. Sedangkan potensi gempa yang terjadi hingga detik ini masih dalam proses penginputan.

Menyangkut penanganan pasca gempa, otoritas pemerintah daerah setempat, menurut Antoro, langsung melakukan langkah kemanusiaan. BPBD dan unsur terkait lainnya menyalurkan bantuan logistik kepada seluruh korban terdampak gempa, berupa makanan siap saji, family kid, terpal dan lainnya termasuk turut memperbaiki rumah warga yang rusak.

Sebagai antisipasi, BPBD setempat mengimbau, khususnya seluruh masyarakat Kabupaten Pacitan, agar tetap meningkatkan kewaspadaannya terkait situasi lingkungan. Mengingat, terjadinya gempa bumi tidak bisa diprediksi sebelumnya. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Rudal Houthi Sasar Bandara Raja Khaled dan Mengenai Fasilitas Perminyakan Aramco

20 September 2026 - 08:57 WIB

Penelisik Akar Terorisme (58): Pemberontak Chang Hsien-chung Hingga Jejak Perang Salib di Tiongkok

20 September 2026 - 08:30 WIB

100 Tahun Pondok Darussalam Gontor, Presiden Tiga Kali Pekikan Free Palestine! Mau Heboh, Terserah

19 September 2026 - 16:06 WIB

Ratusan Orang Tuntut PT Annisa Ahmada Kembalikan Ongkos Umrah: Total Rp57 Miliar

19 September 2026 - 15:13 WIB

Sidang Gratifikasi Rp 1,08 M Dirjen BC Jaka Budi Utama, Faisyal Assegap Ancam Datangkan Massa di PN Tipikor

19 September 2026 - 14:30 WIB

Hilang Saat Liputan Erupsi G. Anak Krakatau: SAR Hentikan Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru

19 September 2026 - 12:30 WIB

Empat Bulan Jalani Hukuman Kasus Rp22 Juta, Hellyana Duduk Kembali ke Singgasana Wagub Babel

19 September 2026 - 11:06 WIB

Penyeberangan Pelabuhan Jangkar-Celukan Bawang Dioptimalkan

18 September 2026 - 20:39 WIB

Harga Emas Antam Jumat Naik Rp25.000 Jadi Rp2,623 Juta per Gram

18 September 2026 - 20:26 WIB

Trending di News