Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

155 Siswa SD-SMP dan SMA di Anambas Keracunan MBG, Pemkab Langsung Menutup MBG

badge-check


					Suasana RSUD Palmatak, kabuopaten kepulauan Anambas, Kepri, penuh sesak untuk merawat sebanyak 155 siswa SD, SMP SMA yang diduga keracunan makanan dari MBG, Rabu 15 April 2026. Foto: instagram@oborlan.negri Perbesar

Suasana RSUD Palmatak, kabuopaten kepulauan Anambas, Kepri, penuh sesak untuk merawat sebanyak 155 siswa SD, SMP SMA yang diduga keracunan makanan dari MBG, Rabu 15 April 2026. Foto: [email protected]

Penulis: Sri Muryanto  |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, ANAMBAS – Sebanyak 155 orang, termasuk siswa PAUD, SD, SMP, dan orang dewasa, dilaporkan mengalami keracunan massal akibat konsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Siantan Tengah, Kabupaten Anambas, provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Insiden ini terjadi pada Rabu (15/4/2026) dan menarik perhatian publik berkat video viral yang menunjukkan kondisi overcrowded di RSUD Palmatak.

Ketua Komisi I DPRD Anambas, Tetty Hadiyati, menekankan prioritas penanganan korban. “Kita belum berani mengambil kesimpulan. Kita menunggu hasil dari pemeriksaan kepolisian,” ujarnya.

“Yang paling penting sekarang adalah penanganan korban. Setelah itu baru kita lihat hasil penyelidikan secara menyeluruh.” Kata dia menambahkan.

Direktur RSUD Palmatak, Iswarijaya, mengisahkan evakuasi cepat. “Begitu mendapat laporan, kami langsung mengerahkan ambulans untuk menjemput para siswa di lokasi,” katanya.

Ia menambahkan, “Informasi yang kami dapatkan, keluhan muncul setelah mereka menyantap makanan dari sekolah. Kondisi di RSUD saat ini sangat ramai, dan jumlah pasien masih terus bertambah.”

Wakil Bupati Anambas, Raja Bayu Febri Gunadian, sudah menyampaikan pernyataan resmi: ia membenarkan kejadian keracunan, mengungkapkan bahwa jumlah korban sekitar 155 orang, dan mengimbau masyarakat agar tidak panik dan tetap tenang.

Bupati Anambas tetap menjadi penanggung jawab politik kejadian ini, mengingat Pemkab Anambas langsung mengambil langkah tegas dengan menutup sementara dapur SPPG/MBG sebagai respons KLB.

Kronologi

  • Pagi (sekitar pukul 10.00 WIB): Siswa dari Desa Air Asuk, Air Sena, dan Teluk Siantan menyantap MBG yang disediakan Satuan Pelayanan Pendidikan dan Guru (SPPG) setempat.

  • Siang (mulai pukul 13.00 WIB): Gejala awal seperti mual, muntah, sakit perut, pusing, dan diare muncul pada puluhan siswa. Beberapa orang tua ikut terdampak setelah mengonsumsi sisa makanan yang dibawa pulang.

  • Sore (pukul 15.00 WIB dst): Korban dilarikan ke Puskesmas Siantan Tengah dan RSUD Palmatak. Jumlah korban melonjak menjadi 153 orang hingga Kamis (16/4).

  • Malam (15/4): Pemkab Anambas langsung menutup sementara dapur produksi MBG sebagai respons terhadap kejadian luar biasa (KLB) ini. RSUD Palmatak mengalami overcrowding, dengan pasien berbagi tempat tidur.

  • Kamis (16/4): Sebagian besar korban dipulangkan setelah observasi intensif. Sekda Anambas turun langsung memantau situasi di rumah sakit, sementara Dinas Kesehatan (Dinkes) Anambas melalui Feri Oktavia mengonfirmasi keracunan berasal dari MBG dan melanjutkan investigasi bahan makanan. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

PT Pegadaian XII Surabaya Resmikan Jembatan Gantung di Temas Batu dan 100 Mushaf dan Paket Siswa

17 Juni 2026 - 19:42 WIB

Menelisik Akar Teroris (20): Para Penjahat dan Gerilyawan

17 Juni 2026 - 18:59 WIB

2027 Polri Minta Tambah Anggaran Rp61 Triliun Menjadi Rp184 Triliun

17 Juni 2026 - 17:17 WIB

Ketua DPRD Jombang Hadi Atmaji Hadiri Doa Bersama Sambut Tahun Baru Hijriah 1448

17 Juni 2026 - 13:46 WIB

Komisi D DPRD Jombang Hearing Rencana PHK 1.000 Orang PT SGS, Karyawan Minta Buka Data

17 Juni 2026 - 12:35 WIB

Harga Rp 1,340 Triliun, Pesawat Pembom Legendaris Boeing B‑52 Stratofortress Jatuh

17 Juni 2026 - 00:01 WIB

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Tarif Bus Trans Jatim Dipastikan Tetap

16 Juni 2026 - 20:50 WIB

Bukan Cuma Surat, Pencuri Datangi Korban Berdamai di Depan Polisi Polsek Pungging Mojokerto

16 Juni 2026 - 17:59 WIB

Kejadian menari, tersangka pelaku pencurian Pungging Mojokerto, mereka berdamai. Suwandi, memaafkan pelaku, dan ikhlas memaafkan plekai sekaligus mencabut laporan

Gempa Magnetudo 6.7 Guncang Sulawesi Tengah, Lokasi Darat 23 Km dari Palu

16 Juni 2026 - 16:21 WIB

Gempa berkekuatan magnetudo, guncang wilayah Sulawesi Tengah, tidak menimbulkan tsunami. Beberapa laporan rumah roboh, korban berjatuhan. Foto: ist
Trending di News