Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

UM Kukuhkan Penasihat Khusus Presiden Muhadjir Effendy sebagai Guru Besar

badge-check


					Universitas Malang menyelenggarakan opengukuhan Dr Muhanjdir Effendi, penasihat khusus presiden, sebagai guru besar, Kamis 13 Februari 2025. Foto: Kredonews.com/Anwar Hudiono Perbesar

Universitas Malang menyelenggarakan opengukuhan Dr Muhanjdir Effendi, penasihat khusus presiden, sebagai guru besar, Kamis 13 Februari 2025. Foto: Kredonews.com/Anwar Hudiono

Penulis: Anwar Hudiono | Editor: Hadi S. Purwanto

KREDONEWS.COM, MALANG – Prof Dr Muhadjir Effendy M.AP, penasehat Khusus Presiden untuk Urusan Haji dikukuhkan sebagai guru besar ilmu sosiologi pendidikan luar sekolah Universitas Negeri Malang (UM) dalam Sidang Senat Terbuka UM di Graha Cakrawala, Kamis (13/2/2024).

Sidang pengukuhan dipimpin Rektor UM Prof Dr Haryono. Hadir dalam acara itu antara lain Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Prof Dr Abdul Mu’thi, Menteri Agama Prof Dr Nazaruddin Umar, Menteri Desa Yandri Susanto, Wakil Menteri Dikti Sains dan Ristek Prof Dr Fauzan, Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Dr Haerdar Nashir, mantan Mendikbudristek Prof Dr Moh. Nuh.

Anak nomor enam dari sembilan bersaudara putra pasangan Guru Soeroya dengan Hj. Sri Subitah yang lahir di Madiun, 29 Juli 1956 ini sebenarnya diangkat menjadi guru besar (profesor) pada tahun 2014. Tapi karena kesiibukannya sebagai menteri, baru hari ini digelar pengukuhannya. Dia satu-satunya menteri dalam sejarah UM.

Muhadjir yang juga mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) empat periode ini, menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tahun 2016 – 2019. Kemudian menjadi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) pada Kabinet Jokowi-Ma’ruf Amin 2019-2024.

Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah ini menyampaikan pidato pengukuhan berjudul, “Pendidikan sebagai Pilar Pembangunan Manusia Menuju Indonesia Emas 2045 Dari Refleksi Empiris ke Konseptualisasi Teortis”.

Pidatonya tidak berpretensi ilmiah-teoritis, tetapi lebih banyak berkaitan dengan aspek implementatif kebijakan, khususnya yang berkaitan dengan Pendidikan dan pembangunan sumberdaya manusia.
“Karena itu pengalaman sebagai pengambil kebijakan negara dalam bidang Pendidikan banyak mewarnai pidato saya,” katanya.

Ayah tiga anak buah pernikahannya dengan Dr Suryan Widati ini mengatakan bahwa pembangunan sumberdaya manusia unggul merupakan sebuah proses yang komprehensif dan banyak faktor dan stakeholder yang terlibat, sehingga tidak mungkin dijalankan secara sendiri-sendiri, parsial. “Lebih-lebih dengan pola kotradiktif dan antagonistik,” kata dia. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menhub Targetkan Proyek KRL Surabaya-Sidoarjo Rampung 2029

16 Juli 2026 - 20:03 WIB

BPOM Ungkap Mayoritas Pelanggaran Kosmetik Ilegal Terjadi di TikTok

16 Juli 2026 - 19:49 WIB

Jaksa Tuntut Hukuman 12 Tahun Penjara, Kasus Pelecehan Siswa di SMP Jombang

16 Juli 2026 - 14:01 WIB

CRV Ditumpangi 9 Orang Sekeluarga, Tabrak Truk Parkir di Tol Pandaan 5 Orang Tewas

16 Juli 2026 - 13:17 WIB

3.000 ASN Disdik Brebes Bobol Presensi Daring, Sembilan Guru Dijebloskan ke Tahanan

16 Juli 2026 - 09:52 WIB

Satu Korban Luka, Akibat Kebakaran Rumah dan Toko di Johowinong Mojoagung

16 Juli 2026 - 08:39 WIB

Kemenkop Pasang Anggaran Rp1,8 Triliun untuk Beli 1.800 Unit Kipas Angin, Ferry Yuliantoro Mengaku tak Tahu!

16 Juli 2026 - 08:06 WIB

Jaksa Teliti Asal Usul 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah, Mahfud MD: Ini Gempa Hukum Terbesar

16 Juli 2026 - 05:32 WIB

57 ASN di Kukar Terima Transferan Rp36,7 Miliar, BPK Kaltim: Bukan Kelebihan Bayar Biasa

15 Juli 2026 - 21:26 WIB

Trending di News