Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Toko Oleholeh Haji di Mojoagung Ludes Terbakar, H Muchtar: Puluhan Juta Hilang Seketika

badge-check


					Asap membubung tinggi di kawasan Mojoagung, Jombang, akibat kebakaran sebuah toko penjual kebutuhan umrah dan oleholeh haji,  Kamis sore, 21 Mei 2026. Foto: instagram@wargajomvang Perbesar

Asap membubung tinggi di kawasan Mojoagung, Jombang, akibat kebakaran sebuah toko penjual kebutuhan umrah dan oleholeh haji, Kamis sore, 21 Mei 2026. Foto: instagram@wargajomvang

Penulis: Sri Muryanto  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG – Sebuah peristiwa kebakaran hebat melanda bangunan rumah toko (ruko) yang menjual berbagai perlengkapan ibadah umrah dan oleh-oleh haji, di Jalan A. Yani Nomor 106, Dusun Mojolegi, Desa Dukuhmojo, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang.

Kejadian nahas ini terjadi pada Kamis sore, 21 Mei 2026, dan dengan cepat menghanguskan seluruh bangunan beserta isinya.

Kobaran api terlihat sangat besar dan asap hitam tebal mengepul tinggi membumbung ke langit, terlihat jelas dari jarak cukup jauh.

Warga sekitar yang melihat langsung segera berhamburan keluar dan berusaha membantu sementara, sembari menghubungi pihak pemadam kebakaran.

Beruntung, peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka, namun seluruh barang dagangan dan perlengkapan di dalam ruko dipastikan ludes menjadi abu.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara yang dilakukan tim gabungan, penyebab kebakaran diduga kuat dipicu oleh hubungan arus pendek listrik atau korsleting yang pada salah satu titik instalasi listrik di dalam bangunan.

Keterangan pemilik ruko, H. Muchtar (52 tahun).  Tampak masih sangat terguncang dan sedih saat menceritakan detik-detik kejadian.

Ia mengaku baru saja hendak menutup toko saat tiba-tiba muncul tanda bahaya.

“Sore itu sekitar pukul 16.45 WIB, saya dan keluarga sedang membereskan barang mau tutup toko. Tiba-tiba kami mencium bau gosong menyengat dari arah langit-langit bagian belakang,” Kata dia.

Ia mengaku belum sempat kami mengecek lebih dekat, sudah muncul api kecil lalu langsung membesar dengan sangat cepat. Dia dan keluarga kaget sekali, langsung lari keluar menyelamatkan diri, tidak sempat ambil apa-apa.

“Semua barang dagangan perlengkapan umrah, sajadah, mukena, baju ihram, sampai oleh-oleh haji yang stoknya banyak di dalam, semuanya hangus tak tersisa. Rugi kami sangat besar, puluhan juta rupiah hilang seketika,” ungkap H. Muchtar dengan nada terbata-bata.

“Saya duga ada instalasi kabel yang sudah tua, mungkin ada yang terkelupas di atas langit-langit yang tidak kami ketahui. Ini musibah besar bagi kami, tapi kami bersyukur keluarga selamat semua,” tambahnya.

Budi Santoso, S.Sos
Kepala Regu I Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Jombang, sebagai pemimpin operasi pemadaman memberikan keterangan resmi di lokasi pasca kejadian.

“Kami menerima laporan masuk pukul 16.50 WIB, langsung berangkat dengan 2 unit mobil pemadam dan 12 personel. Sesampainya di lokasi, api sudah sudah menguasai sebagian besar bangunan, dan karena isinya banyak barang dagangan berbahan kain, kertas, dan kemasan, apinya makin ganas dan cepat menyebar,” tuturnya.

“Setelah kami lakukan pengecekan titik awal kebakaran dan bekas luka bakar pada instalasi listrik, sementara kami simpulkan penyebab utamanya adalah korsleting arus listrik” tegasnya

Ada kabel di bagian belakang yang isolasinya tampak sudah tua dan rusak, diduga tidak kuat menahan beban arus lalu memicu percikan api.

Tidak ada tanda-tanda unsur kesengajaan. Kerugian materil ada di pemilik, tapi syukur tidak ada korban jiwa.

“Kami baru bisa angkat tangan dan nyatakan lokasi aman pukul 18.15 WIB setelah dipastikan api benar-benar mati total dan tidak ada lagi titik panas,” papar Budi.

Saat ini, pihak kepolisian dari Polsek Mojoagung masih mengecek instalasi kelistrikan bangunan agar kejadian serupa tidak terulang.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Hakim Fitrizal Lahirkan Yurisprudensi Baru: Yogi Mentawai Divonis Bersalah, tetapi Dimaafkan

15 Oktober 2026 - 19:21 WIB

Menelisik Akar Terorisme (69): Kekaisaran yang Tidak Terlihat

15 Oktober 2026 - 18:17 WIB

Nekad Gadaikan Motor Teman, Pria Dukuhklopo Diringkus Polisi

15 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Panitia Jor Joran Mancing Jombang 2026: Ini 10 Larangan yang Tidak Boleh Dilanggar

15 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Ringin Contong Carnival 2026 Acara Spektakuler 17 Oktober, Simak Rekayasa Arus Lantas

15 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Durian Madu Milik Lukman Juara I Kontes Durian Wonosalam, Bupati Warsubi: Upaya Gali Potensi Jombang

15 Oktober 2026 - 11:40 WIB

Pemakzulan Disetujui, Mendagri Copot Bupati Gowa, Sitti Husniah: Saya Lawan Lewat PTUN

15 Oktober 2026 - 10:23 WIB

63 Siswa SMA dan SD di Konawe Keracunan MBG, Korban Dirawat Puskesmas Angata

14 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Menelisik Akar Terorisme (68): 550.000 Penunggang Kuda Berwajah Pucat

14 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Trending di News