Menu

Mode Gelap

Internasional

Politisi Prancis Meminta AS untuk Mengembalikan Patung Liberty

badge-check


					Patung Liberty merupakan hadiah Prancis untuk AS Perbesar

Patung Liberty merupakan hadiah Prancis untuk AS

Penulis: Jacobus E Lato | Yobie Hadiwijaya

KREDONEWSCOM, JAKARTA-Prancis harus mengambil kembali Patung Liberty karena Amerika Serikat tidak lagi mewakili nilai-nilai yang mendorong Prancis menawarkan patung tersebut, kata seorang wakil Euro Prancis pada 16 Maret.

“Kembalikan Patung Liberty kepada kami,” kata politikus kiri-tengah Raphael Glucksmann pada sebuah konvensi gerakan kiri-tengah Place Publique miliknya.

“Kami akan berkata kepada rakyat Amerika yang memilih berpihak pada para tiran, kepada rakyat Amerika yang memecat para peneliti karena menuntut kebebasan ilmiah: ‘Kembalikan Patung Liberty kepada kami’,” katanya kepada para pendukungnya yang bersorak-sorai.

“Kami memberikannya kepadamu sebagai hadiah, tetapi tampaknya kamu membencinya. Jadi, di rumah saja, semuanya akan baik-baik saja.”

Patung Liberty diresmikan di pelabuhan Kota New York pada tanggal 28 Oktober 1886, bertepatan dengan peringatan seratus tahun Deklarasi Kemerdekaan Amerika sebagai hadiah dari rakyat Prancis untuk Amerika. Patung ini dirancang oleh Auguste Bartholdi, seorang warga Prancis.

Paris memiliki salinan patung yang jauh lebih kecil di sebuah pulau kecil di Sungai Seine di Paris.

Tuan Glucksmann, Anggota Parlemen Eropa dan pembela setia Ukraina, telah mengkritik keras perubahan kebijakan radikal Presiden AS Donald Trump terkait perang.

Ia juga menyoroti pemotongan dana yang dilakukan Trump terhadap lembaga-lembaga penelitian AS , yang telah mendorong inisiatif pemerintah Prancis untuk menarik sejumlah peneliti untuk bekerja di Prancis.

“Hal kedua yang akan kami katakan kepada rakyat Amerika adalah: ‘Jika kalian ingin memecat peneliti terbaik kalian, jika kalian ingin memecat semua orang yang, melalui kebebasan dan rasa inovasi mereka, selera mereka terhadap keraguan dan penelitian, telah menjadikan negara kalian sebagai kekuatan terdepan di dunia, maka kami akan menyambut mereka’,” imbuh Tn. Glucksmann.

Sejak Tn. Trump kembali ke Gedung Putih pada bulan Januari, pemerintahannya telah memotong dana penelitian federal dan berusaha memberhentikan ratusan pekerja federal yang bekerja pada penelitian kesehatan dan iklim.

Glucksmann juga mengkritik para pemimpin sayap kanan di Prancis, menuduh mereka sebagai “klub penggemar” Trump dan miliarder Elon Musk, yang mempelopori upaya Presiden AS untuk memangkas pengeluaran. ***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Surat dari Iblis’ Milik Biarawati Abad ke-17 Akhirnya Berhasil Diuraikan

18 Maret 2026 - 20:54 WIB

5.000 Tentara AS dari Jepang Mendarat di Timur Tengah

15 Maret 2026 - 17:43 WIB

Hadiah 10 Juta Dolar untuk Informasi Tokoh Senior Iran

14 Maret 2026 - 20:55 WIB

Batu Empedu Sapi Kini Lebih Berharga daripada Emas

12 Maret 2026 - 15:08 WIB

Trump Ancam Iran, Harga Minyak Turun

10 Maret 2026 - 15:56 WIB

Inter/Act: Merayakan Lintas Budaya Lewat Seni Kontemporer

7 Maret 2026 - 08:33 WIB

Kapal Induk USS Gerald Ford Sudah Merapat di Pantai Haifa Israel, Angkut Persenjataan Mutakhir

4 Maret 2026 - 12:38 WIB

Penculikan dan Pembunuhan Igor Kamarov, Polda Bali Tetapkan Enam Tersangka WNA yang Telah Melarikan Diri

3 Maret 2026 - 16:38 WIB

Departemen Perang AS Memutuskan Serang Iran Gunakan AI

3 Maret 2026 - 16:34 WIB

Trending di Internasional