Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Pelajaran Hidup Jet Li, Terus dan terus, Tapi Ujungnya Dimana?

badge-check


					Pelajaran Hidup Jet Li, Terus dan terus, Tapi Ujungnya Dimana? Perbesar

Penulis: Jayadi | Editor: Aditya Prayoga

KREDONEWS.COM, HONGKONG– Jet Li berkata bahwa uang dan ketenaran hanya bisa membuat seseorang bahagia untuk sementara waktu. Namun, ketika seseorang mulai belajar dan memahami dirinya dari dalam, ia bisa merasakan kebahagiaan yang jauh lebih dalam.

Dulu, Jet Li sangat terkenal di Tiongkok.
“Sungguh, saya sangat terkenal di Tiongkok, orang- orang berkata, oh Jet Li, Jet Li,” katanya

Tapi tidak lama ia tidak merasa cukup meskipun ia sudah diakui di seluruh Asia. Ia masih merasa kurang, apalagi setelah melihat aktor di Amerika menghasilkan jauh lebih banyak uang, jadi ia berjuang untuk terkenal di sana

“Saya hanya menghasilkan 20 juta dolar Hong Kong, lihat di Amerika, mereka bisa menghasilkan 20 juta dolar AS,” imbuhnya.

Jangan lewatkan 

Baca juga: Muncul Sosok Pria, Klaim Sebagai Ayah Kandung Anak Lisa Mariana, Kok Bisa?

Baca juga: Strategi Pemasaran Hermes, Pelanggan Diminta Menunggu 6 Tahun, Kok Bisa?

Karena tidak puas Jet Li akhirnya berjuang keras di Hollywood, dan berhasil, namun pemikirannya berubah seketika “Saya menghasilkan, kemudian saya melihat orang lain,” terangnya

Ia heran ada orang yang kerjanya hanya membuat keputusan, ia melihat bahwa ada orang yang tidak perlu berakting, cukup dengan menelepon untuk membeli dan menjual saham, mereka bisa menghasilkan 50 juta dolar AS.

Itu membuatnya sadar: sistem pendidikan dan masyarakat kita mendorong kita untuk terus mengejar lebih: lebih uang, lebih ketenaran, lebih kekuasaan. Tapi sampai kapan?

Pelajaran dari Jet Li

Cerita ini mengajarkan bahwa pencapaian eksternal tidak akan pernah benar-benar memuaskan hati. Kebahagiaan sejati datang dari pemahaman dan pertumbuhan dalam diri. Kita perlu belajar mengenali nilai hidup yang sebenarnya, bukan hanya terus mengejar “lebih”.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Siti Si Vampir Tayang Oktober 2026, Satine Zaneta Jadi Pemeran Utama

6 Agustus 2026 - 19:19 WIB

Lagu Terbaru No Na ‘honk!’ Buktikan Musik Indonesia Bisa Mendunia

3 Agustus 2026 - 18:27 WIB

Nabila Gardena Mendadak Viral, Benarkah Terseret Isu Korupsi BUMN?

28 Juli 2026 - 20:09 WIB

Putri Kamboja Menciptakan Sensasi di Piala ASEAN 2026

26 Juli 2026 - 19:34 WIB

Drama di Balik Gol Juara Ferran Torres, Putus Cinta Jelang Final Piala Dunia

22 Juli 2026 - 18:31 WIB

Penggemar Sepakbola Takjub Lihat Kaki Jenjang Presenter

21 Juli 2026 - 19:07 WIB

Bukan Sekadar Cameo, Jung Ho-yeon Ukir Sejarah di Final Piala Dunia 2026

20 Juli 2026 - 18:37 WIB

Cinta Laura Beradegan Intim di Series WeTV ‘Sleeping With The Enemy’

17 Juli 2026 - 21:01 WIB

Rasa Nano-nano Pacar Bek Argentina Berkebangsaan Inggris

16 Juli 2026 - 20:24 WIB

Trending di Life Style