Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Pasca Blusukan, Presiden Prabowo Perintahkan PT KAI Bangun Rusun untuk Warga Penghuni Bantaran Rel KA Senen

badge-check


					Momen menarik, saat Presiden Prabowo menarik lengan seorang perempuan agar menjauh dari lintasan kereta api. Saat itu Presiden melakukan blusukan ke rumah-rumah pendudukan yang mendiami bangunan rumah tak layak huni di area bantara KA Senen, Kamis 26 Maret 2026. Foto: Ist Perbesar

Momen menarik, saat Presiden Prabowo menarik lengan seorang perempuan agar menjauh dari lintasan kereta api. Saat itu Presiden melakukan blusukan ke rumah-rumah pendudukan yang mendiami bangunan rumah tak layak huni di area bantara KA Senen, Kamis 26 Maret 2026. Foto: Ist

Penulis: Yusran Hakim | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto membuat kejutan kepada warga masyarat, secara tiba-tiba  melakukan blusukan ke permukiman warga di area bantaran rel kereta api kawasan Senen,  Jakarta Pusat, Kamis (26/3/2026).

Saat itu presiden menyapa warga penghuni rumah ‘gang kelinc’ yang berdiri di atas tanah bantara rel kereta api yang sudah berhalan puluhan tahun, tanpa ada solusi.

Prabowo didampingi Seskab Teddy Indra Wijaya dan staf pribadi meninjau langsung kondisi rumah-rumah warga yang berdekatan dengan rel, hanya sekitar 3 km dari pusat Jakarta.

Warga menyampaikan keluhan soal atap bocor dan fasilitas minim setelah menetap lama di lokasi rawan tersebut. Momen ini emosional, dengan beberapa warga menangis karena baru pertama kali presiden datang langsung.

Langsung usai blusukan, Prabowo memerintahkan Menteri PUPR Dody Hanggodo, Menteri Perumahan Maruarar Sirait, Perumnas, serta PT KAI untuk membangun hunian layak beserta MCK (mandi, cuci, kakus).

Tim disebut sudah bergerak hari itu juga untuk proses pembangunan di lokasi tak jauh dari tempat asal. Prabowo tekankan tekad pemerintah sediakan tempat tinggal aman dan layak secara cepat.

Gubernur DKI Pramono Anung Wibowo menyatakan dukungan penuh Pemprov DKI terhadap inisiatif pusat ini. Pendekatan ini humanis, prioritaskan relokasi tanpa paksaan bagi warga pinggiran rel yang sering jadi isu sosial di Jakarta.

Jumlah pasti warga yang terdampak di permukiman bantaran rel kereta api kawasan Senen belum disebutkan secara eksplisit dalam laporan blusukan Presiden Prabowo pada 26 Maret 2026.

Berdasarkan konteks permukiman padat di pinggir rel Senen, jumlahnya kemungkinan ratusan jiwa, mengingat lokasi tersebut telah dihuni puluhan tahun dengan kondisi rumah-rumah berdekatan.

Laporan sebelumnya tentang insiden serupa di Senen (seperti kebakaran 2025) mencatat 200-300 jiwa dari 70-85 KK terdampak, yang mencerminkan skala populasi di area tersebut.

Instruksi Prabowo fokus pada pembangunan hunian layak untuk seluruh warga yang tinggal di sana, tanpa mematok angka spesifik, menargetkan solusi cepat via Kementerian PUPR dan Perumnas.

Presiden memerintahkan Menteri PUPR, Menteri Perumahan (via telepon), Dirut Perumnas, dan Dirut KAI untuk membangun rumah susun lengkap dengan fasilitas MCK di lokasi tak jauh dari permukiman asal. Tim langsung bergerak pada 26 Maret 2026 untuk persiapan awal, menargetkan realisasi cepat tanpa menunggu lama.

KAI mengambil 3 langkah konkret: koordinasi dengan Kementerian PUPR untuk solusi jangka pendek, inventarisasi permukiman, serta rencana jangka panjang bersama pemangku kepentingan. Gubernur DKI Pramono Anung memberikan dukungan penuh, termasuk penataan TPU untuk hunian baru. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menteri Yusril Minta Ombudsman Buka Semuanya, Izinkan Wartawan Masuk ke LP Cibinong

25 September 2026 - 13:11 WIB

Komisi C Soroti Proyek Revitalisasi 128 Gedung SD/ SMP Jombang dengan Anggaran Rp77,5 Miliar

25 September 2026 - 12:44 WIB

Menelisik Akar Terorisme (61): Nechayev Sang Teroris Muda Kharismatik

25 September 2026 - 11:52 WIB

Marathon KPK Geledah Kanwil ATR/ BPN Jatim, Malang dan Rumah Milik Lampri di Pace Nganjuk

25 September 2026 - 10:46 WIB

Kantor Digeledah, Istri Dirjen ATR/ BTN Krystianti Lampri Cuti Menghilang Secara Misterius

24 September 2026 - 23:50 WIB

Oknum Diknas Minta Jatah 10% dari Dana Revitalisasi 180 Gedung SD/ SMP di Bangkalan Rp38 Miliar

24 September 2026 - 16:56 WIB

Tim Ombudsman Sidak ke LP CIbinong: Temukan Bangunan Mirip Hotel dan Deretan Mobil Mewah!

24 September 2026 - 15:32 WIB

Eri Cahyadi Melarang Sekolah Jualan Seragam, Bupati Sidoarjo Melarang Sekolah Acara ODL

24 September 2026 - 09:24 WIB

Hasil Tes DNA Jenazah yang Ditemukan adalah Surakman Awak Arupadatu 1, Posisi 380 Km di Perairan Enggano

24 September 2026 - 03:23 WIB

Trending di News