Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Menteri Purbaya Sidak ke Pabrik Baja China PT PSM, Terduga Gelapkan Pajak Rp 580 Miliar

badge-check


					Menetri Keuangan Prubaya melakukan sidak ke lokasi pabrik baja milik investor Chin PT PSM< di Tangerang, Kamis 5 Februari 2026. Foto: inilah.com Perbesar

Menetri Keuangan Prubaya melakukan sidak ke lokasi pabrik baja milik investor Chin PT PSM< di Tangerang, Kamis 5 Februari 2026. Foto: inilah.com

Penulis: Yusran Hakim  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, TANGERANG– Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke PT Power Steel Mandiri (PSM), perusahaan baja asal China di kawasan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten, pada Kamis, 5 Februari 2026.

Dilanjutkan pada periode 2016-2019. Purbaya tiba sekitar pukul 12.30 WIB dan memeriksa langsung operasional perusahaan.

Perusahaan diduga melaporkan data pajak tidak benar atau tidak lengkap, termasuk penggunaan rekening pribadi karyawan untuk menyembunyikan omzet, penjualan langsung ke klien tanpa pungut PPN, dan manipulasi dokumen penawaran. Total potensi kerugian dari tiga perusahaan afiliasi diperkirakan sebesar Rp583,36 miliar.

Purbaya menegaskan komitmen pemerintah menagih tunggakan pajak dan tekanan pejabat tidak bisa disogok, sebagai bagian upaya pengawasan ketat terhadap pelanggaran perpajakan di sektor industri baja. Sidak juga menyentuh PT PSI di kawasan yang sama.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menemukan bukti awal dugaan penggelapan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) oleh PT Power Steel Mandiri (PSM) selama 2016-2019 melalui transaksi penjualan baja langsung ke klien tanpa pencatatan PPN.

Perusahaan diduga melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT) tidak benar, menyembunyikan omzet melalui rekening pribadi karyawan atau pemegang saham, serta menggunakan skema cash basis untuk menghindari pungutan PPN.

Potensi kerugian negara dari PT PSM, PT PSI, dan PT VPM mencapai Rp510 miliar, meski angka masih sementara dan akan didalami hingga tingkat pemegang saham.

Sidak mengungkap fasilitas perusahaan tampak kumuh meski produksi besar, memperkuat ancaman penyembunyian aktivitas ekonomi; pemilik PSM tidak ditemui dan melaporkan “kabur”.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap dugaan penggelapan pajak de PT Power Steel Mandiri (PSM) melalui praktik kontakt-to-point, yaitu penjualan baja langsung ke klien tanpa pencatatan PPN.

Kilas Ulang

  • Pada 8 Januari 2026, Purbaya pertama kali menyatakan adanya perusahaan baja asal China yang menjual tunai langsung ke klien untuk menghindari PPN, dengan potensi kerugian negara hingga Rp4 triliun per tahun; rencana sidak diumumkan 19-26 Januari.
  • Investigasi DJP menemukan 40 perusahaan baja bermasalah, tapi PSM dan afiliasinya jadi prioritas; modusnya termasuk laporan SPT salah, transaksi melalui rekening pribadi, dan palsu jumlah karyawan.
  • Tanggal 5 Februari 2026, Purbaya sidak PSM di Cikupa, Tangerang, temukan fasilitas kumuh meski produksi besar, konfirmasi kerugian Rp500 miliar lebih dari PSM, PT PSI, dan PT VPM; pemilik PSM melaporkan menghindar. **
Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Eri Cahyadi Melarang Sekolah Jualan Seragam, Bupati Sidoarjo Melarang Sekolah Acara ODL

24 September 2026 - 09:24 WIB

Hasil Tes DNA Jenazah yang Ditemukan adalah Surakman Awak Arupadatu 1, Posisi 380 Km di Perairan Enggano

24 September 2026 - 03:23 WIB

351 Siswa SMAN 1 Sampang Cilacap Keracunan MBG: 6 Rawat Inap 19 Kondisi Memburuk Dirujuk ke RSUD

23 September 2026 - 23:02 WIB

Siap Dibawa ke Ranah Hukum, Gus Ipul: Fitnah Ada Aliran Dana Rp480 M ke Muktamar 35 NU di Jombang

23 September 2026 - 22:25 WIB

244 Anak Siswa PAUD/ TK Kecamatan Bawang Batang Dibawa ke Rumah Sakit, Diduga Keracunan Masakan MBG

23 September 2026 - 21:48 WIB

Menelisik Akar Terorisme (60): Manifesto Komunis Lahirkan Kaum Bolshevik

23 September 2026 - 21:07 WIB

Sekolah Negeri Bakal Digratiskan, Mendikdasmen: Dimulai dari TK hingga Kuliah

23 September 2026 - 20:43 WIB

KPK Geledah Kantor ATR/ BTN Mojokerto, Operasi Kelima setelah Bogor

23 September 2026 - 20:40 WIB

Warga RI Usia 17 Tahun Bakal Dapat Rp 50 Ribu, Pemerintah Siapkan Rp 3,8 T

23 September 2026 - 19:59 WIB

Trending di Nasional