Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Mentan Amran Sulaiman Nekat Terobos Banjir dan Longsor Usai Pantau Kondisi Pertanian di Sulawesi Selatan

badge-check


					Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman bersama rombongan menerobos banjir di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan saat meninjai pertanian di wilayah itu, Sabtu (21/12/2024) (Foto: Dok. Kementan RI) Perbesar

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman bersama rombongan menerobos banjir di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan saat meninjai pertanian di wilayah itu, Sabtu (21/12/2024) (Foto: Dok. Kementan RI)

Penulis: Mulawarman | Editor: Hadi S Purwanto

KREDONEWS.COM, SULAWESI – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman nekat menerobos banjir dan tanah longsor usai meninjau lokasi pertanian terdampak banjir di Sulawesi Selatan , Sabtu (21/12/2024).

Menteri yang terkenal keras dan tegas ini harus melawan cuaca ekstrem untuk memantau langsung kondisi pertanian di wilayah Sulawesi.

Perjalanan menuju Sulawesi tidak berjalan mulus. Pagi itu, longsor besar terjadi di Tompo Ladang, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, yang menutup total akses di jalur Poros Maros-Bone. Longsor ini membuat semua jenis kendaraan tidak dapat melintas.

Mentan Amran Sulaiman dan tim pun harus mengambil langkah ekstrem dengan berjalan kaki melalui permukiman warga dan menerjang banjir untuk melanjutkan perjalanan.

“Swasembada semakin menantang, pantang menyerah,” katanya dengan penuh semangat saat menerobos banjir.

Mentan Amran menegaskan bahwa perjuangan untuk swasembada pangan bukanlah hal mudah. Tetapi, ia yakin dengan keteguhan dan sinergi, maka cita-cita ketahanan pangan oleh Presiden Prabowo dapat dicapai.

“Ini merupakan bagian dari perjuangan untuk swasembada. Tantangan menanti tapi harus beres,” ungkapnya.

Aksi Mentan Amran menerobos banjir dan longsor mengundang rasa kagum dan haru dari warga masyarakat yang terdampak banjir dan longsor.

“Hati-hati di jalan, Pak Mentan. Semoga selalu dalam lindungan Allah SWT,” ujar salah seorang warga yang ikut membantu perjalanan Mentan Amran di tengah bencana.

Mentan menegaskan dirinya terus akan memantau kondisi pertanian di Indonesia secara ketat, apalagi tantangan cuaca yang berubah dengan cepat.

“Insyaallah swasembada masih on the track. Kami terus bekerja untuk petani dalam kondisi apa pun. Kami sudah berpindah-pindah lokasi di seluruh Indonesia. Doakan swasembada segera tercapai,” tambahnya.

Lokasi utama perjalanan adalah di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Perjalanan ini mendapatkan reaksi positif dari warga lokal yang sangat menghargai dedikasi Mentan dalam menghadapi situasi darurat.

Banjir dan longsor di Sulawesi Selatan berdampak serius terhadap sektor pertanian, merusak ribuan hektar lahan dan menyebabkan gagal panen.

Bencana ini melanda enam kabupaten, termasuk Luwu dan Sidrap, dengan lebih dari 11.500 kepala keluarga terdampak.

Kerusakan infrastruktur, seperti jembatan dan jalan, menghambat distribusi bantuan dan akses ke lahan pertanian.

Jika bencana ini terus berlanjut, ketahanan pangan nasional terancam, mengingat Sulsel merupakan lumbung pangan penting di Indonesia.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menelisik Akar Terorisme (59): Masyarakat Rahasia Tiongkok

21 September 2026 - 22:40 WIB

Jaksa Tuntut 8 Tahun 6 Bulan, Pendukung Sudewo Ngamuk di PN Tipikor Jakarta

21 September 2026 - 22:16 WIB

Valuta Asing Rp2,8 M Disimpan di Plafon Rumah Madyopura Malang, Jejak Gatot Heroe Pejabat Dirjen Bea Cukai

21 September 2026 - 20:46 WIB

5 Kepsek SDN Tebingtinggi Dicopot, Gegara Tolak Serahkan Revitalisasi Rp2,44 M yang Ditunjuk Diknas

21 September 2026 - 18:04 WIB

PT Annisa Ahmada Diduga Pakai Sistem Ponzi: Rekrut 4.000 Pendaftar Umrah, Taksir Kerugian Rp120 M

21 September 2026 - 10:24 WIB

Pidato KH Hasan Abdullah Sahal: Kami Tidak Cari Muka, Pak Presiden Kami Tetap Pilih Pendidikan

20 September 2026 - 23:36 WIB

Rudal Houthi Sasar Bandara Raja Khaled dan Mengenai Fasilitas Perminyakan Aramco

20 September 2026 - 08:57 WIB

Penelisik Akar Terorisme (58): Pemberontak Chang Hsien-chung Hingga Jejak Perang Salib di Tiongkok

20 September 2026 - 08:30 WIB

100 Tahun Pondok Darussalam Gontor, Presiden Tiga Kali Pekikan Free Palestine! Mau Heboh, Terserah

19 September 2026 - 16:06 WIB

Trending di News