Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Menhan Sjafrie: Bandara PT IMIP Morowali Celah Bocornya Kedaulatan Negara

badge-check


					Rekaman isi pidato Menhan Sjafrie Sjamsudin setelah menyaksikan latihan terjun TNI di Mowowati, Sulawesi Tengah, Kamis, 20 November 2024. Disitu terungkap bahwa operasional Bandara IMIP tapan kehadirian otoritas negara. Foto: Instagram@officialisnewstv1 Perbesar

Rekaman isi pidato Menhan Sjafrie Sjamsudin setelah menyaksikan latihan terjun TNI di Mowowati, Sulawesi Tengah, Kamis, 20 November 2024. Disitu terungkap bahwa operasional Bandara IMIP tapan kehadirian otoritas negara. Foto: Instagram@officialisnewstv1

Penulis: Mulawarman    |    Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, MOROWALI– Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsudin menyatakan bahwa terdapat bandara di Indonesia yang beroperasi tanpa adanya perangkat negara seperti bea cukai dan imigrasi, yang menurutnya adalah sebuah anomali.

Keberadaan bandara tanpa keterlibatan pejabat negara ini membuka celah yang membuat kedaulatan ekonomi Indonesia menjadi rawan.

Menhan Sjafrie menyampaikan hal ini setelah menyaksikan latihan TNI di Morowali, Sulawesi Tengah, 20 nOVEMBER 2025,  namun tidak merinci bandara mana yang dimaksud secara spesifik.

Ia menegaskan akan mengevaluasi dan menindaklanjuti masalah tersebut untuk menutup celah kelemahan tersebut serta menegakkan regulasi terkait.​​

Lebih lanjut, laporan dan pendapat dari pengamat menyebutkan bahwa bandara yang dimaksud adalah bandara di kawasan industri IMIP (Indonesia Morowali Industrial Park) yang telah beroperasi sejak 2019 tanpa kehadiran aparatur negara, termasuk tanpa bea cukai dan imigrasi.

Hal ini berarti orang dan barang bisa keluar masuk tanpa pengawasan negara dan aparat keamanan pun sulit mengaksesnya.

Pemandangan ini dianggap sebagai pelanggaran serius terhadap kedaulatan negara dan memunculkan banyak pertanyaan tentang siapa yang memberi izin operasional bandara tanpa pengawasan negara.​

Tidak Boleh Negara Dalam Negara

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsudin menekankan prinsip bahwa tidak boleh ada “negara di dalam negara,” yang berarti setiap infrastruktur strategis harus berada di bawah pengawasan dan kontrol negara sebagaimana mestinya. Hal ini untuk menjaga keamanan, kedaulatan, dan integritas ekonomi negara dari potensi kebocoran atau eksploitasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.​

tolong kutipan lengkap pidato Menteri Pertahanan dan Keamanan Sjafrie Sjamsudin saat berada di bandara PT MIP

Berikut kutipan lengkap dari pidato Menteri Pertahanan dan Keamanan Sjafrie Sjamsudin saat melakukan inspeksi di bandara PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), Morowali, Sulawesi Tengah, Kamis, 20 November 2025:

Ini anomali, bandara tapi tak memiliki perangkat negara. Di dalam bandara tidak ada bea cukai, tidak ada imigrasi, tidak ada AirNav. Ada celah yang membuat rawan kedaulatan ekonomi. Di dalam negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita harus menegakkan regulasi, tapi ternyata masih terdapat celah-celah yang merupakan kerawanan terhadap kedaulatan ekonomi bahkan juga bisa berpengaruh kepada stabilitas nasional.

Negara ini tidak boleh ada negara di dalam negara. Kita tidak bisa mengkomunikasikan, dan kita tidak bisa mengendalikan peraturan yang kita keluarkan. Alhasil, situasi seperti ini membuat orang lain mengambil manfaat untuk kepentingan kelompoknya.

Negara harus hadir, negara menegakkan hukum, menegakkan regulasi. Dan kita akan perbaiki semua hal-hal yang sudah kita lihat selama ini terjadi. Ini menjadi bagian evaluasi kita untuk melakukan suatu penertiban dan pengamanan dengan melakukan deregulasi terhadap ketentuan-ketentuan yang sudah dikeluarkan.

Tidak boleh ada ruang bagi praktik ilegal yang merusak lingkungan, merampas hak negara, dan menghambat pembangunan nasional. Negara hadir, negara menertibkan, dan negara memastikan setiap jengkal kekayaan alam kembali untuk rakyat Indonesia.”

Pidato ini disampaikan usai Menhan Sjafrie menyaksikan latihan terintegrasi TNI di Morowali yang juga sekaligus menjadi momentum pengungkapan anomali operasional bandara tanpa perangkat negara di kawasan industri tersebut.​​ **

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Membuka dan Menutup Muktamar ke 35, Presiden Prabowo Terima KTA NU dari KH Miftachul Akhyar

31 Agustus 2026 - 21:24 WIB

Harga BBM Pertamax Diramal Naik Rp300—Rp550 pada September 2026

31 Agustus 2026 - 19:05 WIB

IDI Usul ke Menkes Standar Gaji Dokter hingga Rp110 Juta

31 Agustus 2026 - 16:24 WIB

Komdigi Larang Sisa Kuota Internet Hangus, Tetapkan Tanggal Berlaku

31 Agustus 2026 - 16:02 WIB

Tidak Ada Saksi, Posko DPP GRIB Milik Hercules Tibatiba Terbakar!

31 Agustus 2026 - 12:54 WIB

Diduga Tak Kuat Tahan Beban Jembatan Gantung Anjlok, Saat Dilewati Bupati Pangandaran Bersama 50 Orang

31 Agustus 2026 - 11:56 WIB

Terpilih Jadi Ketum PB NU, KH Abdul Halim Mahfudz Tanda Tangan Fakta Integritas

31 Agustus 2026 - 10:49 WIB

KH Nurul Huda Djazuli Pimpin AHWA: Putuskan KH Miftachul Akhyar Kembali Duduki Rais Aam PB NU 2026-2031

31 Agustus 2026 - 00:23 WIB

Bahar Smith Tantang Duel Hercules: Memperkusut Kasus Hukum Tewasnya Bambang Setiawan

30 Agustus 2026 - 20:58 WIB

Trending di News