Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Longsor Cilacap, SAR Temukan Lagi Tiga Jasad Masih Ada 17 Lainnya Tertimbun

badge-check


					Sudah tiga hari tim SAR Gabungan, TNI< Polri dan masyarakat relawan melakukan pencarian korban tanah longsor yang terjadi di Cilacap, sejak Kamis 13 November 2025. Foto: Instagram@katadata Perbesar

Sudah tiga hari tim SAR Gabungan, TNI< Polri dan masyarakat relawan melakukan pencarian korban tanah longsor yang terjadi di Cilacap, sejak Kamis 13 November 2025. Foto: Instagram@katadata

Penulis: Mayang Kresnaya Mahardhika  |    Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, CILACAP-Tim Search and Rescue (SAR) gabungan kembali menemukan tiga korban tanah longsor di Desa Cibeunying, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, pada hari ketiga operasi pencarian, Sabtu 15 November 2025.

Hingga kini, total enam korban jiwa telah ditemukan, sementara puluhan keluarga masih menanti kabar tentang orang-orang tercinta yang hilang.

Korban pertama yang ditemukan adalah:

  •  Muhammad Hafiz, seorang anak berusia 6 tahun, pada pukul 10.06 WIB
  • Nurisnaini (30 tahun) pada pukul 10.44 WIB
  • Asmanto (70 tahun) pada pukul 11.37 WIB.

Ketiganya ditemukan di titik yang sama, yakni di area kerja A2, menjadi pengingat duka atas kehilangan yang mendalam.

Deputi Penanganan Darurat BNPB, Mayjen TNI Budi Irawan, menyampaikan bahwa pihaknya terus bekerja tanpa henti dengan upaya maksimal untuk menemukan seluruh korban yang hilang.

“Saat ini kami masih mencari 17 korban lainnya. Kami meningkatkan jumlah alat berat dari dua menjadi tujuh unit, dan akan menambah hingga 12 unit untuk mempercepat proses evakuasi dan memudahkan akses di medan yang sangat sulit,” ujarnya dalam konferensi pers di Desa Cibeunying.

Tantangan berat di lapangan disebabkan oleh material longsor yang menimbun korban hingga kedalaman 3 hingga 8 meter.

Keberadaan alat berat menjadi sangat penting tidak hanya untuk mempercepat pencarian, tetapi juga untuk memberikan kesempatan terbaik bagi keluarga yang tengah berharap akan kehadiran kembali orang tersayang mereka.

Presiden Republik Indonesia menegaskan bahwa penanganan bencana ini tidak hanya berhenti pada pencarian korban, melainkan juga harus memastikan penyediaan hunian sementara bagi warga yang kehilangan tempat tinggal mereka.

Hal ini menjadi bukti prihatin dan perhatian pemerintah terhadap kondisi kemanusiaan yang harus segera ditanggulangi.

Bencana tanah longsor yang menimpa Dusun Tarukahan dan Dusun Cibuyut, Desa Cibeunying, pada Kamis malam (13/11) sekitar pukul 19.00 WIB, telah menghancurkan banyak rumah dan mengubah hidup warga menjadi penuh kesulitan.

Kini, masyarakat dan petugas SAR bersama-sama berjuang memulihkan harapan dan memberikan pertolongan terbaik di tengah duka yang mendalam. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Dugaan Permintaan Aborsi Seret Runner-up Raka Raki Jatim 2026, Begini Respons Pemkot Surabaya

10 Agustus 2026 - 20:54 WIB

DJP Tegaskan Belum Ada Rencana Pajaki Pemilik Rumah Kontrakan pada 2027

10 Agustus 2026 - 20:40 WIB

Mirip Film Perang Fiksi, RRT Lawan Nyamuk Gunakan Senjata Laser

10 Agustus 2026 - 20:34 WIB

BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP

10 Agustus 2026 - 20:24 WIB

Ritual Malam Bakar Obat Nyamuk Nasional, Nilai Pasar Rp7,8 Triliun/ Tahun

10 Agustus 2026 - 19:44 WIB

Prakiraan APBD Jombang 2027: Cuma Naik Rp167 Miliar

10 Agustus 2026 - 16:23 WIB

Harga Naik Terus, Koperasi Unggas Sejahtera Bagikan Gratis 600 Ekor Ayam kepada Warga Batang

10 Agustus 2026 - 13:55 WIB

Diduga Kasus Tanah Kaveling, Polresta Malang Terbitkan Surat DPO terhadap Ipda Wibowo Hari Sucahyo

10 Agustus 2026 - 12:46 WIB

Mobil Peserta Drag Rage Hilang Kendali, Enam Penonton Tewas Tertabrak 11 Lukaluka di Kotamobagu

9 Agustus 2026 - 21:10 WIB

Trending di News