Menu

Mode Gelap

News

KM Alis Mulia Angkut 191 Penumpang Tenggelam di Halmahera Utara, Satu Balita Tewas dan Kakek 80 Tahun Hilang

badge-check


					Tim SAR Maluku Utara melakukan penyelamatan secara dramati untuk mengevakuasi sekitar 191 penumpang, Minggu dinihari, 15 Desember 2024. foto:  fajarmalut.com Perbesar

Tim SAR Maluku Utara melakukan penyelamatan secara dramati untuk mengevakuasi sekitar 191 penumpang, Minggu dinihari, 15 Desember 2024. foto: fajarmalut.com

KREDONEWS.COM, HALMAHERA– Kapal Motor (KM) Alis Mulia tenggelam di perairan Pulau Tagalaya, Halmahera Utara, Sabtu malam hari, tanggal 14 Desember 2024. Satu Balita meninggal dunia, dan satu pria pansia 80 tahun masih dalam pencarian.

Korban balitan berna,a  Evan (4 tahun), ditemukan meninggal dunia setelah evakuasi dan H. Abdul Waris Hadi (80 tahun), masih dalam pencarian oleh tim SAR. Tim SAR akan melanjutkan pencarian terhadap korban yang hilang pada pagi hari setelah kejadian

Kapal ini berangkat dari pelabuhan Dorsago, Kabupaten Halmahera Timur, menuju Tobelo dengan membawa 192 penumpang dan muatan kopra.

Dari jumlah tersebut, 190 orang berhasil diselamatkan, sementara satu anak berusia empat tahun dilaporkan meninggal dunia dan satu penumpang lainnya masih dalam pencarian

Sekitar pukul 22.30 WIT, KM Alis Mulia mulai mengalami masalah ketika air laut mulai masuk ke dalam kapal. Meskipun kru kapal berusaha untuk menyedot air menggunakan alat yang tersedia, mereka tidak dapat mengendalikan situasiSetelah menerima laporan dari kru kapal, Tim SAR Tobelo bergerak cepat untuk melakukan evakuasi.

Proses ini berlangsung dramatis dengan penumpang panik dan beberapa di antaranya terpaksa berenang menuju bibir pantai.

Pada Minggu dini hari tanggal 15 Desember, sebanyak 191 orang berhasil dievakuasi ke Pelabuhan Tobelo. Namun, satu penumpang yang bernama H. Abdul Waris Hadi (80 tahun) masih hilang.

Kecelakaan ini diduga disebabkan oleh kebocoran pada lambung kapal yang mengakibatkan air masuk ke dalam kapal secara cepat. Kapal tersebut juga diketahui mengangkut lebih banyak penumpang dan muatan daripada kapasitas yang diizinkan, yang dapat memperburuk situasi saat terjadi kecelakaan. **

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tim Awal Berhasil Evakuasi Jenazah Dua Pilot Smart Air yang Tewas Dieksekusi OPM di Korowai

12 Februari 2026 - 09:44 WIB

Dua Kali Kehilangan Uang, Ibu Guru SD di Jember Geledah 22 Siswa Disuruh Telanjang Kini Dinonaktikan

11 Februari 2026 - 21:53 WIB

Selesai Upgrade, Kapal Induk Ringan ITS Giuseppe Garibaldi segera Dikirim ke Indonesia

11 Februari 2026 - 21:21 WIB

TNI AU Berhasil Lakukan Uji Coba Take Off-Landing Pesawat Super Tucano dan F-16 di Tol Kayu Agung Lampung

11 Februari 2026 - 18:37 WIB

Wali Kota Mojokerto Dorong Sinergi OPD untuk Pengadaan APBD 2026

11 Februari 2026 - 15:47 WIB

OPM Tembaki Pesawat Smart Air 13 Penumpang Selamat, Pilot dan Co-pilot Dieksekui di Bandara Boven Digoel

11 Februari 2026 - 14:47 WIB

BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi pada 11–14 Februari 2026

11 Februari 2026 - 13:54 WIB

PO Sumber Selamat Hantam Minibus di Jalan Raya Gelagah Perak, Sopir Espass Terjepit Pingsan Luka Berat

11 Februari 2026 - 12:42 WIB

Panggilan Kedua Khofifah ke Pengadilan Tipikor, Cak Sholeh: Jika Tidak Hadir Lagi Lakukan Upaya Paksa

11 Februari 2026 - 12:00 WIB

Trending di Headline