Menu

Mode Gelap

Life Style

Jeruk Bali Dapat Menjadi Silent Killer, Ini Sebabnya

badge-check


					Jeruk Bali Perbesar

Jeruk Bali

Penulis: Jacobus E Lato | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Menurut dokter Bui Dac Sang dari Asosiasi Pengobatan Tradisional Hanoi, jeruk bali adalah buah yang familiar dan menawarkan banyak manfaat kesehatan. Dalam pengobatan tradisional, jeruk bali digunakan sebagai obat untuk menghilangkan angin, melarutkan dahak, mengurangi batuk, membantu pencernaan, dan mencegah mabuk perjalanan.

Dari segi nutrisi, jeruk bali kaya akan vitamin C, serat, mineral, dan antioksidan, yang berkontribusi pada peningkatan sistem kekebalan tubuh dan perlindungan kardiovaskular. Namun, jeruk bali harus dikonsumsi pada waktu yang tepat dan oleh orang yang tepat.

Meskipun kaya akan vitamin, jika jeruk bali dikonsumsi secara tidak benar bersamaan dengan minum alkohol atau mengonsumsi obat-obatan, senyawa furanocoumarin dapat mengubah buah ini menjadi pembunuh senyap (silent killer), merusak sel-sel hati.

Banyak orang percaya bahwa jeruk bali, karena berair dan kaya akan vitamin, dapat membantu “menyembuhkan” mabuk. Menurut para ahli, ini adalah kesalahpahaman.

Faktanya, jeruk bali mengandung furanocoumarin, senyawa yang dapat menghambat enzim metabolisme di usus dan hati. Jika dikombinasikan dengan alkohol, senyawa ini dapat meningkatkan toksisitas etanol dalam tubuh, sehingga menambah beban pada hati.

Praktisi pengobatan tradisional Bui Dac Sang menyarankan bahwa setelah minum alkohol, orang sebaiknya menunggu sekitar 48 jam sebelum mengonsumsi jeruk bali untuk menghindari potensi efek negatif terhadap kesehatan.

Jeruk bali dapat berinteraksi tidak hanya dengan alkohol tetapi juga dengan banyak obat-obatan. Beberapa penelitian medis modern menunjukkan bahwa jeruk bali dapat mengubah konsentrasi obat dalam darah, mengurangi efektivitasnya atau meningkatkan risiko efek samping.

Secara khusus, orang yang mengonsumsi obat-obatan tertentu untuk kanker, penyakit kardiovaskular, atau obat-obatan yang dimetabolisme oleh hati sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi jeruk bali. Sementara itu, bagi penderita diabetes, jeruk bali merupakan buah yang bermanfaat jika dikonsumsi dengan benar dan dalam jumlah yang tepat.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Carmen H2H: Idol Indonesia Pertama di SM Entertainment

3 April 2026 - 20:03 WIB

WHO Pantau Varian Cicada, Indonesia Tetap Aman dan Stabil

2 April 2026 - 19:34 WIB

Jadwal Acara Film Televisi Nasional Kamis 2 Maret 2026 ada Hellboy hingga Bioskop Trans TV

2 April 2026 - 10:44 WIB

KPJ Borong Healthcare Asia Awards 2026

1 April 2026 - 10:52 WIB

Angga Yunanda dan Maudy Ayunda Hadapi Tantangan Ekstrem di Para Perasuk

31 Maret 2026 - 20:49 WIB

Hoarding Disorder: Ketika Barang Bekas Jadi Sahabat Sejati

30 Maret 2026 - 14:03 WIB

Kebiasaan Sederhana 30 Menit Setiap Hari Kurangi Risiko Penyakit Ginjal

26 Maret 2026 - 19:54 WIB

5 Manfaat Ikan Mas untuk Kesehatan dan Cara Tepat Mengolahnya

17 Maret 2026 - 20:23 WIB

Oscar 2026: One Battle After Another Raih Best Picture

16 Maret 2026 - 21:27 WIB

Trending di Life Style