Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Ditahan Atas Tuduhan Menghasut: 16 Aktivis Medsos Lakukan Aksi Mogok Makan

badge-check


					Sebanyak 16 aktivis melakukan aksi mogok makan selama di dalam tahanan Polda Metero Jaya, atas tuduhan sebagai penghasut aksi demo Agustus 2025. Foto: Instagram@totalpolitik Perbesar

Sebanyak 16 aktivis melakukan aksi mogok makan selama di dalam tahanan Polda Metero Jaya, atas tuduhan sebagai penghasut aksi demo Agustus 2025. Foto: Instagram@totalpolitik

Penulis: Yusran Hakim   |    Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JAKARTA- Sebanyak 16 orang yang ditahan di Rutan Polda Metro Jaya karena kerusuhan saat demonstrasi di Jakarta pada akhir Agustus 2025  lalu, memulai aksi mogok makan. Salah satu dari mereka adalah Syahdan Husein, yang mengelola akun Gejayan Memanggil.

Menurut kakaknya, Sizigia Pikhansa, mogok makan ini dimulai pada 11 September. “Ini adalah cara dia untuk menunjukkan keberatan atas penangkapan semua aktivis. Dia bilang akan terus mogok makan sampai semua tahanan politik dibebaskan,” ungkapnya di Polda Metro Jaya, Rabu, 17 September 2025.

Sizigia juga mengatakan bahwa aksi mogok makan ini diikuti oleh tahanan lain. Dia menyebutkan bahwa ada total 16 tahanan yang berpartisipasi dalam mogok makan ini.

Selain melakukan mogok makan, para tahanan ini juga menulis surat dari dalam sel mereka. Surat-surat tersebut ditujukan kepada rakyat Indonesia, Presiden Prabowo Subianto, dan DPR. Informasi tentang surat terbuka yang ditulis oleh para tahanan itu juga diposting di akun Instagram @bangsamahardika.

Dalam surat terbuka untuk Prabowo, salah satu hal yang mereka sampaikan adalah kekhawatiran rakyat yang merasa pemerintah tidak mau mendengar suara mereka.

Dalam surat itu, mereka juga menyatakan bahwa mogok makan ini bertujuan agar Prabowo bisa melepaskan para tahanan.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya telah menetapkan enam orang sebagai tersangka terkait kasus dugaan penghasutan dalam demonstrasi beberapa waktu lalu.

Keenam orang tersebut adalah:

  • Direktur Lokataru Foundation, Delpedro Marhaen (DMR) yang juga mengelola akun Instagram @lokataru_foundation
  • Muzaffar Salim (MS) yang merupakan staf Lokataru dan admin akun Instagram @blokpolitikpelajar.
  • Syahdan Husein (SH) sebagai admin akun Instagram @gejayanmemanggil
  • Khariq Anhar (KA) yang juga admin akun @AliansiMahasiswaPenggugat
  • RAP yang berperan sebagai admin akun IG @RAP dan membuat tutorial pembuatan bom molotov serta menjadi koordinator di lapangan
  • Figha Lesmana (FL) yang mengelola akun TikTok @/fighaaaaa.**
Facebook Comments Box

Baca Lainnya

ESDM Akui Ada Antrean BBM di Jatim, Target Tuntas Maksimal 2 Hari

20 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Berada di Zona Hijau, IHSG Kembali ke Level 5.000an hingga Jeda Siang Perdagangan

20 Oktober 2026 - 18:13 WIB

Karhutla Mengancam hingga 2027, Ambil Langkah Konkret

20 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Arumi Bachin Jalan Kaki 1,5 Km di Terik Matahari, Kunjungi 3 Rumah Manik di Plumbon Gambang

20 Oktober 2026 - 16:42 WIB

Polres Jombang Kedepankan Pelayanan Humanis

20 Oktober 2026 - 11:25 WIB

Berdialog, Kapolres Jombang Ajak Mahasiswa Jaga Kamtibmas

20 Oktober 2026 - 11:08 WIB

Hari Purnomo: Koperasi di Jombang Tumbuh Jadi 1.020 Unit Volume Usaha Rp500 M, 168 UMK Naik Kelas

20 Oktober 2026 - 11:06 WIB

Agustiar Sabran Pamit dan Tidak Kembali, Massa Aksi Demo Segel Kantor Gubernur Kalteng

19 Oktober 2026 - 21:34 WIB

Karhutla Gambut Bisa Diprediksi Secara Sains

19 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Trending di Nasional