Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Diduga Tabrak Burung, Pesawat Azerbaijan Jatuh di Bandara Aktau 39 Orang Tewas 29 Selamat

badge-check


					Jatuh dan meledak, patah menjadi tiga bagian pesawat penumpang jenis Embraer 190, angkut 67 penumpang dan awak, jatuh di bandara Aktau, wilayah Kazakhstan. 25 Desember 2024. Instagram@ctd.insider Perbesar

Jatuh dan meledak, patah menjadi tiga bagian pesawat penumpang jenis Embraer 190, angkut 67 penumpang dan awak, jatuh di bandara Aktau, wilayah Kazakhstan. 25 Desember 2024. [email protected]

Penulis: Juven Sugiarno | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, AZERBAIJEN – Sebuah pesawat Azerbaijan Airlines, dengan nomor penerbangan J2-8243, jatuh di dekat kota Aktau, Kazakhstan, Rabu, 25 Desember 2024. Pesawat tersebut, yang merupakan jenis Embraer 190, mengangkut total 67 orang, termasuk 62 penumpang dan 5 awak. Dari jumlah tersebut, 38 orang dilaporkan tewas dan 29 lainnya berhasil selamat.

Pesawat tersebut lepas landas dari Baku, Azerbaijan, dengan tujuan akhir Grozny, Rusia. Namun, saat dalam perjalanan, pilot terpaksa mengubah rute akibat cuaca buruk dan berusaha melakukan pendaratan darurat sekitar 3 kilometer dari bandara Aktau.

Menurut laporan awal, pesawat mengalami tabrakan dengan sekawanan burung yang memicu keadaan darurat di dalam pesawat.

Setelah kecelakaan, tim penyelamat dari Kementerian Situasi Darurat Kazakhstan segera dikerahkan untuk memadamkan api dan mengevakuasi korban. Sebanyak 287 personel dan 65 unit peralatan dikerahkan dalam operasi penyelamatan

Korban yang selamat kini sedang dirawat di rumah sakit terdekat, dengan beberapa di antaranya dalam kondisi kritis.

Penyebab pasti dari kecelakaan ini masih dalam penyelidikan. Otoritas penerbangan sipil Rusia menyebutkan bahwa tabrakan dengan burung mungkin telah berkontribusi terhadap insiden tersebut. Selain itu, ada laporan mengenai gangguan GPS yang dapat mempengaruhi navigasi pesawat sebelum jatuh.

Kotak hitam pesawat telah ditemukan dan diharapkan dapat memberikan informasi lebih lanjut mengenai penyebab kecelakaan. Di antara penumpang yang berada di dalam pesawat terdapat:

  • 42 warga negara Azerbaijan
  • 16 warga negara Rusia
  • 6 warga negara Kazakhstan
  • 3 warga negara Kirgistan

Kecelakaan ini merupakan tragedi besar bagi Azerbaijan Airlines dan menambah daftar panjang insiden penerbangan yang melibatkan pesawat penumpang di kawasan tersebut.

Ditabrak Burung

Penyebab kecelakaan pesawat Azerbaijan Airlines yang jatuh di dekat kota Aktau, Kazakhstan, pada 25 Desember 2024, masih dalam tahap penyelidikan. Namun, beberapa faktor awal telah diidentifikasi: Dugaan awal menyatakan bahwa pesawat mengalami tabrakan dengan sekawanan burung. Tabrakan ini diduga menyebabkan ledakan pada tabung oksigen di kabin, yang mengakibatkan hilangnya kesadaran penumpang dan awakOtoritas penerbangan sipil Rusia juga mengonfirmasi bahwa tabrakan dengan burung mungkin menjadi pemicu utama kecelakaan ini.

Data dari FlightRadar24 menunjukkan ada gangguan signifikan pada sistem GPS pesawat sebelum jatuh, yang dapat mempengaruhi navigasi dan kontrol pesawat. Pola gerakan pesawat menunjukkan fluktuasi ketinggian yang tidak normal sebelum akhirnya jatuh.

Menurut Presiden Azerbaijan, Ilham Aliyev, pesawat terpaksa mengubah rute menuju Aktau karena kondisi cuaca yang memburuk. Hal ini juga bisa menjadi faktor yang berkontribusi terhadap kecelakaan

Penyelidikan lebih lanjut sedang dilakukan oleh otoritas dari Azerbaijan, Kazakhstan, dan Rusia untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan. Kotak hitam pesawat telah ditemukan dan akan digunakan untuk menganalisis data penerbangan dan komunikasi sebelum kecelakaan.

Meskipun ada beberapa dugaan penyebab, hasil akhir dari penyelidikan akan memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai insiden tragis itu.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Muktamar Lesbumi NU di Tambakberas Jombang: Tengok Akar Tradisi dan Budaya sebagai Panglima

13 Juni 2026 - 14:20 WIB

Kepala BGN Nanik Deyang: Saya Memang Cupu-nya Presiden

13 Juni 2026 - 13:29 WIB

Andri Mulyono Partner Lodewyk Pusung, Mark Up Rp0,5 Triliun Proyek Motor Listrik BGN

13 Juni 2026 - 12:40 WIB

Kejaksaan Agung menahan Andri Mulyono, Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal (YAT), terlibat mark up proyek pengadaan motor listrik BGN.

Massa Aksi Mahasiswi UI Bubar Tertib dari Bundaran HI, Lampu Padam Masuk Kelompok Baju Hitam

12 Juni 2026 - 21:59 WIB

Aksi massa mahasiswa U, di Bundaran HI, Jakarta, Jumat 12 Juni 2026

Pelatihan Kripik Pisang dan Tahu Krispi 21 Wanita Warga Plumbon Gambang

12 Juni 2026 - 21:16 WIB

REI: Kenaikan BI Rate Jadi Pukulan Telak bagi Properti Nonsubsidi

12 Juni 2026 - 19:19 WIB

Menelisik Akar Terorisme (16): Black Death Memangsa 50 % Populasi Eropa

12 Juni 2026 - 18:45 WIB

Pemkab Jombang dan BPS Sinergi Sensus Ekonomi 2026: Dilaksanakan 15 Juni – 31 Agustus 2026

12 Juni 2026 - 16:21 WIB

Buoati Jombang, Warsubi memasang tag tanda resmi petugas pelaksana Sensus Ekonomi 2026.

Anas Burhani Ditetapkan sebagai Tanfidz PKB Jombang, Menggeser Hadi Atmaji

12 Juni 2026 - 14:33 WIB

Anas Burhani, dari Sekretaris DPC PKB Jombang, terpilih menjadi Tanfidz PKB Jombang
Trending di News