Menu

Mode Gelap

News

Baterai Silikon dari Korea Selatan Menjadikan Mobil Listrik Menjadi Pilihan Utama

badge-check


					Baterai Silikon dari Korea Selatan Menjadikan Mobil Listrik Menjadi Pilihan Utama Perbesar

Penulis : Jayadi | Editor : Aditya Prayoga

KREDONEWS.COM-KOREA: Para peneliti di Korea Selatan berhasil mengembangkan baterai berbasis silikon yang mampu membuat kendaraan listrik menempuh hingga 1.000 kilometer dalam satu kali pengisian daya. Inovasi ini berpotensi mengubah lanskap industri otomotif dengan mempercepat peralihan dari bahan bakar fosil ke energi terbarukan.

Mengatasi Kendala Jarak Tempuh

Jarak tempuh yang terbatas menjadi tantangan utama bagi kendaraan listrik. Kapasitas baterai yang masih terbatas sering membuat konsumen ragu untuk beralih dari kendaraan berbahan bakar minyak. Tim dari Pohang University of Science and Technology memfokuskan penelitian mereka pada material silikon, yang melimpah di alam dan menawarkan solusi efisien.

Keunggulan Baterai Silikon

1. Densitas Energi Tinggi

Kapasitas energi 40% lebih besar dibandingkan baterai lithium-ion konvensional.

Jarak tempuh hingga 1.000 km tanpa peningkatan signifikan pada waktu pengisian daya.

2. Material Berlimpah

Menggunakan silikon, yang lebih mudah didapat dibandingkan bahan baku baterai konvensional seperti kobalt dan nikel.

3. Produksi Lebih Efisien

Memanfaatkan partikel mikro-silikon, yang 1.000 kali lebih besar dari partikel nano, sehingga menekan biaya produksi dan menyederhanakan proses manufaktur.

Terobosan Ilmiah dalam Teknologi Baterai

Tim peneliti berhasil mengatasi dua tantangan utama dalam penggunaan silikon untuk baterai, tantangan pertama yakni mengatasi Perubahan Volume Silikon

Silikon dapat mengembang hingga tiga kali lipat saat pengisian daya, yang berisiko merusak baterai. Solusinya: Gel polimer elektrolit yang dapat menyesuaikan diri dengan perubahan bentuk silikon. Gel ini diperkuat dengan radiasi elektron untuk menjaga struktur tetap stabil.

Tantangan kedua adalah Optimasi Material Anoda
alih alih menggunakan partikel nano silikon yang mahal, peneliti justru memilih partikel mikro silikon yang lebih ekonomis, sehingga memungkinkan kapasitas penyimpanan energi lebih besar tanpa mengorbankan stabilitas baterai.

Implementasi dan Masa Depan

Baterai ini menunjukkan stabilitas setara dengan lithium-ion standar, tetapi dengan keunggulan jarak tempuh yang lebih jauh dan biaya produksi lebih rendah. Para ilmuwan optimis bahwa teknologi ini siap untuk dikomersialkan, membuka jalan bagi kendaraan listrik yang lebih efisien dan terjangkau.

Dengan kombinasi material murah dan desain inovatif, baterai silikon ini bisa menjadi langkah besar dalam revolusi kendaraan listrik dan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Presiden Prabowo Bertemu Presiden Lee Jae Myung: Saksikan 10 MoU RI dan Korsel

1 April 2026 - 20:40 WIB

Kaki Tangan Kades ‘Embun’ Diadili di PN Surabaya, Dony Adi Saputra Tarik Uang Narkoba Rp 37,5 Miliar

1 April 2026 - 19:29 WIB

Dubes Iran Silatuhami Idul Fitri ke Rumah Pribadi Jokowi di Solo, Bahas Perang yang Dipaksakan!

1 April 2026 - 18:52 WIB

Gondol Mobil dan Harta Seorang Perempuan, Dua Perampok Dibekuk Polisi

1 April 2026 - 16:20 WIB

KPJ Borong Healthcare Asia Awards 2026

1 April 2026 - 10:52 WIB

Airlangga: Pemerintah Berlakukan WFH Tiap Jumat, Swasta Hanya Imbauan Saja!

31 Maret 2026 - 21:22 WIB

Terjun dari Jembatan Cangar 100 Meter, Pemuda Bejijong Mojokerto Mengakhiri Hidupnya

31 Maret 2026 - 21:05 WIB

Hari Film Nasional Marcella Zalianty: The Raid Redemption dan Pengabdi Setan Bukti Film RI di kancah Global

31 Maret 2026 - 20:25 WIB

Firdha Razak Jadi Saksi Kasus Poliandri Menantunya Vina Luciana, Ditangani PPA Polda Metro Jaya

31 Maret 2026 - 20:04 WIB

Trending di News