Menu

Mode Gelap

News

Aksi Unjuk Rasa 800 Ojol Tuntun Motor 500 Meter Menuju Kantor DPRD Kota Pasuruan

badge-check


					Sekitar 800 drivr ojek oline kota Pasuruan menuntun motornya berbaris menujuk ke kantor DPRD, melakukan aki unjuk rasa, efek BBM Pertalite yang menyebabkan motor mbrebet, Rabu 4 November 2025. Foto: istimewa Perbesar

Sekitar 800 drivr ojek oline kota Pasuruan menuntun motornya berbaris menujuk ke kantor DPRD, melakukan aki unjuk rasa, efek BBM Pertalite yang menyebabkan motor mbrebet, Rabu 4 November 2025. Foto: istimewa

Penulis: Yoli Andi Purnomo   |    Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWW.COM, PASURUAN- Ratusan driver ojek online (sekitar 800 orang) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Kota Pasuruan pada Selasa pagi, 4 November 2025.

Koordinator lapangan aksi unjuk rasa driver ojek online di Pasuruan pada 4 November 2025 adalah M. Yunus. Perakilan ojak kemudian diterima Pimpinan DPRD Kota Pasuruan H. Mochammad Toyib, Ketua DPRD Kota Pasuruan.

Kepada dewan, Yunus mengatakan banyak motor ojol yang brebet dan mogok akibat kualitas bahan bakar Pertalite yang buruk, dan menuntut DPRD serta pemerintah daerah turun tangan karena dampaknya menyangkut kehidupan mereka secara langsung.

Mereka menuntut perhatian dari pemerintah terkait dugaan penurunan kualitas bahan bakar Pertalite yang mereka nilai menyebabkan motor banyak yang brebet dan mogok, sehingga berimbas pada kerusakan motor dan hilangnya penghasilan mereka.

Dalam aksi tersebut, para driver mengawalinya dengan konvoi motor dari beberapa titik dan membawa poster serta spanduk, lalu menuntun motor sekitar 500 meter menuju gedung DPRD Pasuruan untuk menggelar orasi dan menyerahkan dokumen tuntutan.

Koordinator aksi, M. Yunus, menyatakan banyak motor driver ojol yang mengalami kerusakan karena kualitas Pertalite yang buruk.

Mereka menuntut DPRD dan pemerintah daerah turun tangan, karena masalah ini bukan hanya soal bahan bakar tetapi menyangkut kehidupan mereka secara langsung.

Aksi ini menyebabkan kemacetan sampai polisi menutup Jalan Balaikota yang merupakan jalur Pantura utama, mengalihkan kendaraan ke jalur alternatif, dan puluhan petugas kepolisian mengamankan lokasi demonstrasi.

Para driver ojol juga menuntut agar ada ganti rugi atas kerusakan motor yang mereka alami akibat bahan bakar tersebut serta perlindungan sosial dan tarif yang layak, yang sebelumnya pernah disuarakan dalam aksi serupa.

Aspirasi mereka diterima oleh DPRD yang berkomitmen menindaklanjuti tuntutan ini sesuai kewenangan. Namun hingga saat ini, unjuk rasa masih berlangsung dan mereka menunggu perwakilan diterima untuk melakukan audiensi resmi.​ **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Bus ALS Vs Truk Tanki Terbakar di Musi Rawas, 16 Orang Tewas Terpanggang

6 Mei 2026 - 20:38 WIB

Kejutan di Kejaksaan Sampang, Bukti 3,2 Kg dari Polres Ternyata No Match dengan Zat Narkotika

6 Mei 2026 - 19:46 WIB

Bacok Mertua dan Istri di Puri Mojokerto, Pelaku Diringkus di Asemrowo Surabaya 6 Jam setelah Kejadian

6 Mei 2026 - 18:17 WIB

31 Wisatawan Dinyatakan Positif Narkoba, Kapolres Malang: Polisi Kejar Pelaku Pengeroyokan di Pantai Wediawu

6 Mei 2026 - 17:23 WIB

Menantu Tega Bacok Mertua Hingga Tewas dan Lukai Istri, Terjadi di Puri Mojokerto

6 Mei 2026 - 13:53 WIB

Bentrok 4 Mahasiswa dan 5 Polisi Lukaluka, Gubermur Kaltim Rudy Mas’ud Malah Menghilang

6 Mei 2026 - 06:38 WIB

Viral Live Video Mesum dari Genengan, Polisi Jombang Amankan Pemeran Berinisial RSP

5 Mei 2026 - 22:58 WIB

KSP Dudung Abdurachman Gas Pol: Ada Jual Beli Titik MBG, Akan Diungkap ke Publik

5 Mei 2026 - 22:14 WIB

Bupati Brebes Bongkar Praktik Presensi Hantu: 3000 ASN Terjebak

5 Mei 2026 - 21:39 WIB

Trending di News