Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Aksi Unjuk Rasa 800 Ojol Tuntun Motor 500 Meter Menuju Kantor DPRD Kota Pasuruan

badge-check


					Sekitar 800 drivr ojek oline kota Pasuruan menuntun motornya berbaris menujuk ke kantor DPRD, melakukan aki unjuk rasa, efek BBM Pertalite yang menyebabkan motor mbrebet, Rabu 4 November 2025. Foto: istimewa Perbesar

Sekitar 800 drivr ojek oline kota Pasuruan menuntun motornya berbaris menujuk ke kantor DPRD, melakukan aki unjuk rasa, efek BBM Pertalite yang menyebabkan motor mbrebet, Rabu 4 November 2025. Foto: istimewa

Penulis: Yoli Andi Purnomo   |    Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWW.COM, PASURUAN- Ratusan driver ojek online (sekitar 800 orang) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Kota Pasuruan pada Selasa pagi, 4 November 2025.

Koordinator lapangan aksi unjuk rasa driver ojek online di Pasuruan pada 4 November 2025 adalah M. Yunus. Perakilan ojak kemudian diterima Pimpinan DPRD Kota Pasuruan H. Mochammad Toyib, Ketua DPRD Kota Pasuruan.

Kepada dewan, Yunus mengatakan banyak motor ojol yang brebet dan mogok akibat kualitas bahan bakar Pertalite yang buruk, dan menuntut DPRD serta pemerintah daerah turun tangan karena dampaknya menyangkut kehidupan mereka secara langsung.

Mereka menuntut perhatian dari pemerintah terkait dugaan penurunan kualitas bahan bakar Pertalite yang mereka nilai menyebabkan motor banyak yang brebet dan mogok, sehingga berimbas pada kerusakan motor dan hilangnya penghasilan mereka.

Dalam aksi tersebut, para driver mengawalinya dengan konvoi motor dari beberapa titik dan membawa poster serta spanduk, lalu menuntun motor sekitar 500 meter menuju gedung DPRD Pasuruan untuk menggelar orasi dan menyerahkan dokumen tuntutan.

Koordinator aksi, M. Yunus, menyatakan banyak motor driver ojol yang mengalami kerusakan karena kualitas Pertalite yang buruk.

Mereka menuntut DPRD dan pemerintah daerah turun tangan, karena masalah ini bukan hanya soal bahan bakar tetapi menyangkut kehidupan mereka secara langsung.

Aksi ini menyebabkan kemacetan sampai polisi menutup Jalan Balaikota yang merupakan jalur Pantura utama, mengalihkan kendaraan ke jalur alternatif, dan puluhan petugas kepolisian mengamankan lokasi demonstrasi.

Para driver ojol juga menuntut agar ada ganti rugi atas kerusakan motor yang mereka alami akibat bahan bakar tersebut serta perlindungan sosial dan tarif yang layak, yang sebelumnya pernah disuarakan dalam aksi serupa.

Aspirasi mereka diterima oleh DPRD yang berkomitmen menindaklanjuti tuntutan ini sesuai kewenangan. Namun hingga saat ini, unjuk rasa masih berlangsung dan mereka menunggu perwakilan diterima untuk melakukan audiensi resmi.​ **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Wali Murid Tolak Sumbangan SMAN 1 Jombang, Wibisono: Hapuskan Seluruh Pungutan di Sekolah!

16 September 2026 - 15:05 WIB

Polres Jombang Perkuat Literasi dan Etika Penggunaan AI bagi Pelajar SMA Negeri Jogoroto

16 September 2026 - 13:48 WIB

Respon Keresahan Warga, Polisi Jombang Sita Ratusan Botol Miras 

16 September 2026 - 13:28 WIB

Ratusan Mahasiswa UINSA Aksi Demo Tolak Muzaki Jabat Rektor Periode II

16 September 2026 - 13:24 WIB

Saat Diringkus KPK, Gus Arif: Bukan Milik Saya, Uang Ini Milik Menteri Yusron Wahid

16 September 2026 - 09:18 WIB

4 Tersangka OTT BPN Bogor adalah Orang Kepercayaan Menteri Nusron Wahid

16 September 2026 - 06:55 WIB

Update KM Virgo 8: 107 Selamat, 6 Meninggal, 130 Dalam Pencarian

16 September 2026 - 05:11 WIB

Warga Bali Ledo Usung Jenazah Jowa Tana, Demo ke Polres Sumba Barat Polisi Keluarkan Tembakan

15 September 2026 - 22:05 WIB

Konpres KPK OTT di ATR/BTN Bogor: Tetapkan 3 Tersangka, Sita Uang Tunai Rp106,3 Miliar

15 September 2026 - 20:39 WIB

Trending di News