Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

Agar Tepat Sasaran, Disdikbud Jombang Lakukan Validasi Data 67.987 Siswa SD Penerima BOS

badge-check


					Agar akurat dan suesuai sasara, Diknasbud Jombang menyelenggarakan valiadasi  data siswa sekolah dasar penerima BOSP, di aula Diknasbud, Kamis, 10 Juli 2025. Foto: jombangkab.go.id Perbesar

Agar akurat dan suesuai sasara, Diknasbud Jombang menyelenggarakan valiadasi data siswa sekolah dasar penerima BOSP, di aula Diknasbud, Kamis, 10 Juli 2025. Foto: jombangkab.go.id

Penulis: Arief Hendro Soesatyo   |    Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang melakukan validasi data Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) jenjang Sekolah Dasar (SD) negeri dan swasta, di aula 1 Disdikbud Jombang, Kamis 10 Juli 2025.

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan kepala sekolah dan operator dari seluruh SD Negeri dan Swasta se-Kabupaten Jombang.

Nilai BOSP untuk SD di Kabupaten Jombang tahun 2025 adalah Rp 950.000/ siswa/ tahun. Total alokasi dana BOS untuk SD di Jombang mencapai Rp 64,5 miliar untuk 67.987 siswa SD negeri dan swasta.

Pencairan dana BOS dilakukan dua kali setahun dengan tahap pertama sebesar 50% dari total alokasi, yaitu sekitar Rp 32,25 miliar sudah cair pada awal tahun 2025

Nilai BOSP untuk SD di Kabupaten Jombang tahun 2025 adalah Rp 950.000 per siswa per tahun. Total alokasi dana BOS untuk SD di Jombang mencapai Rp 64,5 miliar yang diperuntukkan bagi 67.987 siswa SD negeri dan swasta.

Dinasbud Jombang melakukan validasi data bagi siswas SD, penerima BOSP dilaksanakan di aula Diknasbud Jombang, Kamis, 10 Juli 2025. Foto: jombangkab.go.id

Pencairan dana BOS dilakukan dua kali setahun dengan tahap pertama sebesar 50% dari total alokasi, yaitu sekitar Rp 32,25 miliar sudah cair pada awal tahun 2025

Jumlah penerima dana BOSP (Bantuan Operasional Penyelenggaraan Pendidikan) di Kabupaten Jombang tahun 2025 untuk jenjang SD adalah sebanyak 67.987 siswa, yang terdiri dari 60.061 siswa SD negeri dan 7.926 siswa SD swasta.

Selain itu, total dana BOS P yang dialokasikan untuk SD dan SMP di Jombang pada tahun 2025 adalah sekitar Rp 115,2 miliar,  pencairan tahap pertama sebesar 50% dari total alokasi.

Untuk PAUD, alokasi dana BOS tahun 2025 di Jombang adalah sebesar Rp 22,3 miliar, namun jumlah penerima PAUD tidak disebutkan secara spesifik dalam data yang tersedia.

Jadi, secara spesifik untuk BOSP di jenjang SD, penerimanya adalah sekitar 67.987 siswa di Jombang tahun 2025. Angka ini belum termasuk untuk jenjang SMP, SMA, SMK, dan PAUD juga ada, tetapi jumlah pasti penerima BOSP untuk SMP.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Abdul Majid, menegaskan pentingnya validasi data BOSP sebagai dasar dalam penyaluran dana operasional akuntabel dan tepat sasaran.

“Validasi ini merupakan bagian dari upaya kita untuk memastikan bahwa setiap satuan pendidikan menerima dana sesuai dengan kondisi riil dan kebutuhan masing-masing. Data yang valid akan mendukung perencanaan anggaran yang lebih baik dan akurat,” ujar Abdul Majid.

Lebih lanjut, ia juga menekankan pentingnya peran kepala sekolah dan operator sekolah dalam menjaga kualitas data.

“Kami berharap proses ini tidak hanya menjadi formalitas, namun juga menjadi bagian dari budaya tertib administrasi dan akuntabilitas di lingkungan sekolah. Semua pihak harus bekerja sama agar pelaporan dan pertanggungjawaban dana BOSP berjalan sesuai ketentuan,” tambahnya.

Kegiatan validasi BOSP ini mencakup pengecekan data siswa, rombongan belajar, kebutuhan operasional, serta kelengkapan administrasi lainnya. Tim dari Dinas Pendidikan turun langsung melakukan verifikasi dengan sistem digital dan manual untuk memastikan tidak ada ketidaksesuaian data.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang berkomitmen untuk terus melakukan pembinaan dan pendampingan kepada sekolah-sekolah agar pengelolaan BOSP semakin transparan, efisien, dan berdampak langsung pada peningkatan mutu layanan pendidikan dasar. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

OTT di Sukoharjo, KPK Tahan Etik Suryani serta Sita Uang dan Emas Total Rp 21 Miliar

11 Juli 2026 - 17:34 WIB

Kejati DKI Geledah Kantor Kemen PU, Menteri Dody Hanggodo: Mau Periksa Ruanganku Silakan !

11 Juli 2026 - 14:57 WIB

Jampidsus Febrie Adriansyah Mundur Sabtu Dinihari, Jumat Siang Masih Menyangkal Sangkaan TPPU

11 Juli 2026 - 14:01 WIB

Febrie Adriansyah Menyatakan Tak Punya Hubungan dengan Kafe d’Clan, Uang dan Emas di Sentul City Ada Pemiliknya

10 Juli 2026 - 22:28 WIB

Resmikan 5 Bendungan, Prabowo: Koruptor Itu Bajingan, Ingat Bintangmu Sepatumu Itu dari Rakyat

10 Juli 2026 - 20:46 WIB

Uang Assalamualaikum Rp37 Miliar: KPK Tahan Sekjen MPR Ma’ruf Cahyono

10 Juli 2026 - 19:21 WIB

3 Santri Korban Pembakaran, Polda NTB Tetapkan Satu Santri dan Ketua Yayasan Pondok Jadi Tersangka

10 Juli 2026 - 13:56 WIB

KPK Lakukan OTT ke Sukoharjo, Bupati Etik Suryani Diangkut ke Solo

10 Juli 2026 - 08:03 WIB

Dua Malam Warga Kota Gresik Dihebohkan Suara Dentuman Misterius

10 Juli 2026 - 05:13 WIB

Trending di News