Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Investasi Rp4,8 Triliun, Bupati Warsubi Ground Breaking JIP PT Intiland di Katemas Kudu

badge-check


					Bupati Jombang H Warsubi bincang akrab dengan Dirut PT Kawasan Ploso, dalam acara ground breaking Jombang Industrial Park ((JIP), di area lokasi desa Katenan, Kudu, Jombang, Jumat 23 Oktober 2026. Foto: Jombangkab.go.id Perbesar

Bupati Jombang H Warsubi bincang akrab dengan Dirut PT Kawasan Ploso, dalam acara ground breaking Jombang Industrial Park ((JIP), di area lokasi desa Katenan, Kudu, Jombang, Jumat 23 Oktober 2026. Foto: Jombangkab.go.id

Penulis: Sri Muryanto  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG— Pemerintah Kabupaten Jombang resmi mencanangkan pembangunan Jombang Industrial Park (JIP) yang berlokasi di Desa Katemas, Kecamatan Kudu, Jumat 24 Oktober 2026.

Pencanangan bertepatan dengan peringatan Hari Jadi ke‑116 Kabupaten Jombang, Hari Jadi ke‑81 Pemerintah Provinsi Jawa Timur, dan Hari Santri Nasional.

Acara dihadiri Bupati Warsubi, Wakil Bupati Gus Salmanudin, Sekretaris Daerah Agus Purnomo, jajaran kepala OPD, unsur Forkopimda, serta perwakilan pengembang proyek.

Proyek ini dikembangkan melalui kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Jombang dan PT Intiland Tbk melalui anak usahanya PT Kawasan Ploso.

Sampai saat ini, pihak pengembang belum merilis rincian persentase kepemilikan saham masing‑masing pihak secara resmi.

Pihak Pemkab Jombang menjelaskan bahwa peran pemerintah daerah berupa penyediaan dukungan perizinan dan pengaturan lahan, sedangkan investasi utama berasal dari pihak swasta PT Intiland Tbk.

350 Hektare

Luas rencana kawasan industri secara keseluruhan mencapai 1.000 hektar, dengan tahap awal pembangunan seluas 350 hektar.

Proyek ini difokuskan untuk industri pengolahan hasil pertanian‑perkebunan lokal, manufaktur pendukung ekspor, serta pusat logistik koridor utara Sungai Brantas.

Diharapkan dapat membuka akses perekonomian wilayah utara Jombang yang selama ini belum tergarap secara optimal.

Serap 30.000 Naker

Berdasarkan proyeksi awal dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Jombang, apabila seluruh tahapan pembangunan selesai dalam kurun waktu lima tahun ke depan, kawasan ini berpotensi menyerap sekitar 25.000‑30.000 tenaga kerja baru.

Sebagian besar berasal dari warga sekitar Jombang dan kabupaten tetangga. Nilai investasi tahap awal diperkirakan sekitar Rp 4,8 triliun, meskipun angka ini masih berupa perkiraan awal dan menunggu pengumuman resmi dari pengembang.

Bupati Warsubi dalam sambutannya menyatakan bahwa proyek ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kita berharap pembangunan kawasan industri ini berjalan lancar dan aman, dapat menyerap tenaga kerja lokal, serta menggerakkan roda perekonomian daerah secara luas,” Kata dia.

Apresiasi untuk Bupati

Direktur Utama PT Kawasan Ploso, Wihardi Hosen, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bupati dan jajaran Pemerintah Kabupaten Jombang serta seluruh lapisan masyarakat atas terwujudnya momentum bersejarah ini.

“Pembangunan ini merupakan wujud dari mimpi yang sudah dirintis sejak 14 tahun lalu, tepatnya tahun 2012, dan baru bisa terealisasi di momen terbaik saat ini. Kami yakin dampaknya akan sangat baik bagi kita semua.”

“Dalam 3 tahun ke depan, kami optimistis kawasan ini mampu menyerap 10.000 hingga 20.000 tenaga kerja, dengan prioritas utama masyarakat sekitar,” ujar Wihardi Hosen.

Ia juga mengajak masyarakat untuk menyambut hadirnya para investor dengan terus meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

“Ayo kita tingkatkan kemampuan dan pengetahuan masyarakat melalui berbagai pelatihan untuk menyongsong datangnya pabrik-pabrik dan masuknya investasi di Kabupaten Jombang,” tambahnya.**

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Gudang Plastik Milik Muhaimin di Desa Bandung Jombang Ludes Terbakar

24 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Menelisik Akar Terorisme (71): Klan Wajah Baru Serang Israel dan Katolik

23 Oktober 2026 - 23:57 WIB

Ibu PKK Lantunkan 5 Tembang, Meriahkan Gebyar Wayang Kulit Ki Bayu Aji Bersama Jo Klithik/ Kluthuk

23 Oktober 2026 - 21:08 WIB

Fraksi Day PKB, Kartiyono Incar Pondok Pesantren sebagai Sektor Unggulan Pariwisata Jombang

23 Oktober 2026 - 20:21 WIB

Polres Jombang Tanam Pohon Mangga, Alpukat dan Jambu di Taman Kebonrojo

23 Oktober 2026 - 14:48 WIB

Kadisnaker Jombang Isawan: Tempatkan 6.718 Naker Lewat Talenta dan Jemput Kerja 2026

23 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Damkar Butuh 10 Jam untuk Padamkan Kebakaran Besar Pengolah Ban Bekas Trowulan

23 Oktober 2026 - 07:14 WIB

Mahasiswa Unjuk Rasa di Kantor DPRD Jombang, Doni Angun: Kami Siap Tampung Seluruh Aspirasi

22 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Protes Anggota Parlemen Malaysia kepada Presiden Prabowo: Kobongan Hutan Enggal Dipetni, Ojo Digawe Guyonan

22 Oktober 2026 - 17:14 WIB

Trending di News