Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Gerindra Kaltim Desak Rudy Mas’ud Cabut Pernyataan: Pengangkatan Hijrah Sama dengan Hashim

badge-check


					Andi Muhammad Afif Rayhan, anggota fraksi Gerindra DPRD Kaltim. Foto: ist Perbesar

Andi Muhammad Afif Rayhan, anggota fraksi Gerindra DPRD Kaltim. Foto: ist

Penulis: Sri Muryanto   |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, SAMARINDA– Andi Muhammad Afif Rayhan Harun,  anggota DPRD Kaltim dari Fraksi Gerindra mendesak agar Gubernur Rudy Mas’ud mencabut pernyataannya, Jumat 24 April 2026.

Gerindra kaltim tuntut gubernur Rudy Mas’ud cabut pernyataan pengangkatan Hijrah sebagai staf ahli gubernur sama dengan Prabowo angkat hashim Djojohadikusumo.

Gerindra menegaskan tak pantad, kasus Hijrah Mas’ud menyeret nama Presiden Prabowo dan Hashim Djojohadikusumo secara keliru.

Kader Gerindra menilai pembelaan Rudy yang menyamakan penunjukan Hijrah Mas’ud dengan posisi Hashim di lingkar Presiden adalah penghinaan dan sudah melampaui batas.

Pokok persoalan
Polemik bermula saat Rudy membela penunjukan Hijrah Mas’ud dalam tim ahli gubernur dengan menyebutnya sebagai hak prerogatif, lalu membandingkannya dengan hubungan Prabowo dan Hashim Djojohadikusumo.

Pernyataan itu memicu reaksi keras dari kader Gerindra Kaltim, termasuk Andi Muhammad Afif Rayhan Harun.

Tuntutan Gerindra
Gerindra Kaltim disebut mendesak Rudy untuk tiga hal: menghentikan narasi yang menyeret nama Presiden, mencabut pernyataannya, dan meminta maaf secara terbuka kepada Prabowo serta Hashim.

Media lokal juga melaporkan bahwa kritik itu muncul dari internal partai dan disebarkan lewat poster pernyataan sikap [2][9].

Sebelumnya, nama Hijrah Mas’ud sudah muncul dalam struktur TAGUPP Kaltim yang dibentuk melalui keputusan gubernur, dan tim itu disebut dibiayai APBD Kaltim 2026.

Jadi, inti kontroversinya bukan hanya soal penunjukan, tetapi juga soal alasan pembenarannya yang dianggap menyinggung relasi keluarga Presiden.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menteri Yusril Minta Ombudsman Buka Semuanya, Izinkan Wartawan Masuk ke LP Cibinong

25 September 2026 - 13:11 WIB

Komisi C Soroti Proyek Revitalisasi 128 Gedung SD/ SMP Jombang dengan Anggaran Rp77,5 Miliar

25 September 2026 - 12:44 WIB

Menelisik Akar Terorisme (61): Nechayev Sang Teroris Muda Kharismatik

25 September 2026 - 11:52 WIB

Marathon KPK Geledah Kanwil ATR/ BPN Jatim, Malang dan Rumah Milik Lampri di Pace Nganjuk

25 September 2026 - 10:46 WIB

Kantor Digeledah, Istri Dirjen ATR/ BTN Krystianti Lampri Cuti Menghilang Secara Misterius

24 September 2026 - 23:50 WIB

Oknum Diknas Minta Jatah 10% dari Dana Revitalisasi 180 Gedung SD/ SMP di Bangkalan Rp38 Miliar

24 September 2026 - 16:56 WIB

Tim Ombudsman Sidak ke LP CIbinong: Temukan Bangunan Mirip Hotel dan Deretan Mobil Mewah!

24 September 2026 - 15:32 WIB

Eri Cahyadi Melarang Sekolah Jualan Seragam, Bupati Sidoarjo Melarang Sekolah Acara ODL

24 September 2026 - 09:24 WIB

Hasil Tes DNA Jenazah yang Ditemukan adalah Surakman Awak Arupadatu 1, Posisi 380 Km di Perairan Enggano

24 September 2026 - 03:23 WIB

Trending di News