Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Dua Kali Insiden Ledakan Mercon di Jombang, Total Korban Delapan Luka-luka

badge-check


					Atap teras rusak dan tiga bocah alami luka-luka akibat main petasan di Dusun Godong, Desa Genukwatu, Kecamatan Ngoro, Jumat 20 Maret 2026. Foto: ist Perbesar

Atap teras rusak dan tiga bocah alami luka-luka akibat main petasan di Dusun Godong, Desa Genukwatu, Kecamatan Ngoro, Jumat 20 Maret 2026. Foto: ist

Penulis: Arief H. Soesatyo  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG- Satreskrim Polres Jombang mengamankan sejumlah warga terkait ledakan petasan di wilayah setempat pada Jumat, 20 Maret 2026, sebagai bagian dari upaya penegakan hukum menjelang Lebaran.

Insiden ini melibatkan warga yang diduga meracik atau meledakkan petasan ilegal, sejalan dengan imbauan Polres Jombang sebelumnya untuk mencegah bahaya ledakan.

Tiga pelajar di Dusun Godong, Desa Genukwatu, Kecamatan Ngoro, mengalami luka serius akibat ledakan petasan rakitan di teras rumah sekitar pukul 16.30 WIB, Jumat 20 Maret 2026.

Korban mengalami luka bakar di tangan, kepala, mata, dan dada; salah satunya berusia 10 tahun dengan jari tangan diamputasi. Satreskrim Polres Jombang merespons cepat dengan pengamanan lokasi dan saksi.

Polres Jombang telah memperingatkan keras pelaku pembuatan dan penyaluran petasan, dengan ancaman pidana berdasarkan Pasal 306 KUHP untuk penyimpanan bahan peledak.

Personel difokuskan memantau area rawan, termasuk pemukiman potensial pembuatan mercon. Kapolres menekankan pengawasan orang tua terhadap anak untuk cegah insiden serupa.

Kasus ini mirip ledakan sebelumnya pada 13 Maret 2026 di Gudo yang melukai lima remaja, dengan barang bukti seperti selongsong dan alat racik diamankan. Polres terus kampanye zero tolerance jelang Idul Fitri 1447 H demi keselamatan masyarakat.

Di wilayah Jombang pada Maret 2026 menjelang Lebaran, terdapat setidaknya dua kasus utama korban ledakan mercon atau petasan rakitan yang dilaporkan.

Kasus Pertama (13 Maret 2026)

Ledakan terjadi di Dusun Kuwayuhan, Desa Pucangro, Kecamatan Gudo, sekitar pukul 23.30 WIB, saat lima remaja meracik petasan. Korban berinisial BR (15), KB (17), MZT (15), ARA (18), dan WFR (17) mengalami luka bakar parah di berbagai bagian tubuh dan dirawat di RSUD Jombang.

Kasus Kedua (20 Maret 2026)

Insiden di Dusun Godong, Desa Genukwatu, Kecamatan Ngoro, pukul 16.30 WIB, melukai tiga anak saat meracik petasan di teras rumah. Korban Rd (10 tahun, jari tangan diamputasi), FW (15, luka mata dan kepala), serta By (15, luka dada) dirujuk dari Puskesmas Pulorejo ke RSUD Jombang.

Secara keseluruhan, delapan korban terluka dari kedua kasus ini, dengan Polres Jombang mengamankan lokasi dan barang bukti terkait petasan ilegal. Belum ada laporan kasus tambahan lain hingga 21 Maret 2026.

Petasan yang diracik ya meled4k, tiga bocah di dusun Godong Desa Genukwatu kecamatan Ngoro Kab Jombang alami luka-luka. Ketiganya berinisial R (10), GW (15) dan B (16). Ketiga korban langsung dilarikan ke rumah sakit, sementara pihak kepolisian juga langsung mendatangi lokasi utk olah TKP.

Terjadi petasan rakitan di Dusun Godong, Desa Genukwatu, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, pada Jumat (20/3/2026) pukul 16.30 WIB melukai tiga bocah.

Korban awalnya dilarikan ke Puskesmas Pulorejo sebelum dirujuk ke RSUD Jombang untuk perawatan intensif akibat luka bakar parah. Insiden terjadi di teras rumah Dita Mahardika Putri Utami saat mereka meracik petasan jelang malam takbiran.

Satreskrim Polres Jombang langsung mendatangi lokasi untuk olah TKP, memasang garis polisi, dan mengamankan barang bukti seperti bahan peledak sisa. Kapolsek Ngoro, Iptu Susilo, mengonfirmasi pengamanan lokasi demi mencegah ledakan susulan. **

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menelisik Akar Terorisme (61): Nechayev Sang Teroris Muda Kharismatik

25 September 2026 - 11:52 WIB

Marathon KPK Geledah Kanwil ATR/ BPN Jatim, Malang dan Rumah Milik Lampri di Pace Nganjuk

25 September 2026 - 10:46 WIB

Kantor Digeledah, Istri Dirjen ATR/ BTN Krystianti Lampri Cuti Menghilang Secara Misterius

24 September 2026 - 23:50 WIB

Oknum Diknas Minta Jatah 10% dari Dana Revitalisasi 180 Gedung SD/ SMP di Bangkalan Rp38 Miliar

24 September 2026 - 16:56 WIB

Tim Ombudsman Sidak ke LP CIbinong: Temukan Bangunan Mirip Hotel dan Deretan Mobil Mewah!

24 September 2026 - 15:32 WIB

Eri Cahyadi Melarang Sekolah Jualan Seragam, Bupati Sidoarjo Melarang Sekolah Acara ODL

24 September 2026 - 09:24 WIB

Hasil Tes DNA Jenazah yang Ditemukan adalah Surakman Awak Arupadatu 1, Posisi 380 Km di Perairan Enggano

24 September 2026 - 03:23 WIB

351 Siswa SMAN 1 Sampang Cilacap Keracunan MBG: 6 Rawat Inap 19 Kondisi Memburuk Dirujuk ke RSUD

23 September 2026 - 23:02 WIB

Siap Dibawa ke Ranah Hukum, Gus Ipul: Fitnah Ada Aliran Dana Rp480 M ke Muktamar 35 NU di Jombang

23 September 2026 - 22:25 WIB

Trending di News