Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Internasional

Detail Serangan 30 Bom ke Kediaman Khamenei, Hingga Menewaskannya

badge-check


					Detail Serangan 30 Bom ke Kediaman  Khamenei, Hingga Menewaskannya Perbesar

Penulis: Jayadi | Editor: Aditya Prayoga

KREDONEWS.COM, TEHRAN– Operasi gabungan Israel dan Amerika Serikat memasuki fase paling menentukan setelah jet tempur Israel dilaporkan menjatuhkan sedikitnya 30 bom di kediaman Ali Khamenei, sebagaimana diungkap Wall Street Journal.

Serangan ini disebut sebagai bagian dari strategi terpadu kedua negara untuk melumpuhkan jajaran tertinggi Republik Islam Iran secara serentak. Sumber intelijen menyebut, pengintaian telah dilakukan dalam waktu lama guna menunggu momen ketika para pemimpin politik dan militer Iran berkumpul dalam satu waktu.

Pada Sabtu, aparat intelijen dikabarkan berhasil mengidentifikasi tiga titik pertemuan penting, termasuk lokasi keberadaan Khamenei. Momentum tersebut dinilai sangat jarang terjadi, sehingga serangan diputuskan dilakukan pada siang hari.

Sumber Amerika menyatakan Donald Trump memerintahkan serangan segera setelah menerima laporan bahwa Iran tengah menyiapkan langkah terhadap target-target Amerika.

Operasi dimulai sekitar pukul 10 pagi waktu Iran dengan gelombang rudal besar yang diikuti pengerahan jet tempur. Hingga malam hari, sekitar 200 jet tempur Israel dilaporkan menghantam hampir 500 target di berbagai wilayah.

Militer Israel menyebutnya sebagai kampanye udara paling masif dalam sejarah negara itu. Trump meyakini laporan mengenai kematian Khamenei sebagai kebenaran dan menyebut operasi tersebut sebagai momen besar bagi Amerika dan dunia.

Ia juga menyatakan, “Sebagian besar pemimpin senior Iran telah tewas. Orang-masing yang membuat semua keputusan, sebagian besar dari mereka telah tiada,” ujarnya.

Saat ditanya ABC News mengenai kondisi para petinggi Iran lainnya, Trump menambahkan, “Banyak yang tewas, ya. Tapi kita tidak tahu semuanya, tapi banyak yang tewas. Itu adalah serangan yang sangat kuat.”

Di sisi lain, televisi pemerintah Iran dikabarkan mengonfirmasi wafatnya Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei menyusul rentetan serangan udara yang menghantam Teheran dan sejumlah kota lain pada Sabtu, 28 Februari 2026.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sebelumnya menyatakan kompleks kediaman Khamenei hancur total akibat gempuran udara. Ia menegaskan, “Semua indikasi menunjukkan bahwa dia ini tidak lagi bersama kita.”

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kian Liar, AI Gemini Bobol 3 Perusahaan Nyata Saat Uji Coba Keamanan

21 September 2026 - 18:49 WIB

Setiap Ketukan “Prompt” AI Diam-Diam Menguras Listrik Jepang dan Air Afrika

20 September 2026 - 17:38 WIB

“Cium” Asisten Cantik di Lapangan Golf, Trump Gemparkan Netizen

17 September 2026 - 16:00 WIB

Raja Thailand Terbangkan Sendiri Pesawat Boeing 737 -800

15 September 2026 - 17:27 WIB

Resmi Mengaku, Amerika Serikat Kerahkan Senjata Ofensif Aktif di Orbit Bumi

15 September 2026 - 16:48 WIB

Mantan PM Inggris dan Delegasi Barat Nyaris Kena Serangan Drone Rusia

14 September 2026 - 18:51 WIB

Luana Lopes Lara, Mantan Balerina ke Miliarder Paling Tajir, Kalahkan Taylor Swift

6 September 2026 - 18:16 WIB

Google Lakukan Ribuan Perubahan Sistem Setiap Tahun, Siapa Diuntungkan?

3 September 2026 - 19:28 WIB

Bill Gates Peringatkan, AI Dapat Membuat Bencana Ekonomi

28 Agustus 2026 - 19:07 WIB

Trending di Internasional