Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Cadangan 49,76 Ton, PT United Tractor Ambil Alih Tambang Emas JRN Senilai Rp 8.5 Triliun di Bolaang Mongondouw

badge-check


					Ilustrasi tambang emas. Foto: ist Perbesar

Ilustrasi tambang emas. Foto: ist

Penulis: Yusran Hakim  |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JAKARTA– PT United Tractors Tbk (UNTR) telah resmi mengambil alih kendali tambang emas milik PT J Resources Nusantara (JRN) melalui penyelesaian transaksi penjualan seluruh saham JRN di PT Arafura Surya Alam (ASA).​

Transaksi ini diselesaikan pada 11 Februari 2026, sebagai kelanjutan dari Perjanjian Jual Beli Bersyarat (PJBB) yang ditandatangani pada 12 September 2025.

JRN, anak usaha PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB), melepas 99,99996% saham ASA kepada PT Danusa Tambang Nusantara (DTN), anak usaha UNTR, dengan nilai mencapai USD 540 juta atau sekitar Rp 8,85 triliun.

Tambang emas ini terletak di Doup, dengan target produksi komersial pada 2028. Pengambilalihan ini memperkuat portofolio UNTR di sektor pertambangan logam mulia, di mana DTN dan PT Energia Prima Nusantara (EPN) juga terlibat dalam pembelian saham minoritas terkait.

Langkah ini menandai ekspansi UNTR ke tambang emas, melengkapi bisnis utamanya di alat berat dan pertambangan batubara. Pengumuman resmi disampaikan melalui keterbukaan informasi BEI pada 12 Februari 2026.

Lokasi dan Potensi
Tambang emas Doup berlokasi di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, Indonesia, dikelola oleh PT Arafura Surya Alam (ASA) dengan konsesi sekitar 4.000 hektare

Cadangan terestimasi mencapai 38,2 juta ton ore dengan kadar emas 1,28 gram per ton, setara 1,6 juta ons emas. Potensi 1,6 juta ons emas cadangan, setara 49,76 ton emas yang dapat ditambang selama umur tambang 14 tahun.

Pabrik pengolahan dirancang untuk 3 juta ton per tahun menggunakan metode Gravity-Flotation-POX-CIL, dengan proyeksi produksi 140.000-195.000 ons emas tahunan dan recovery rate 91%.

Nilai transaksi pengambilan alih saham PT Arafura Surya Alam (ASA) oleh PT United Tractors Tbk (UNTR) melalui PT Danusa Tambang Nusantara (DTN) dan PT Energia Prima Nusantara (EPN) dari PT J Resources Nusantara (JRN) mencapai enterprise value US$540 juta.

Nilai tersebut mencakup pembelian saham (99,99996% saham ASA), pelunasan utang pemegang saham JRN kepada ASA, serta pembelian saham minoritas di ASA dan PT Mulia Bumi Persada. Nilai bersih pembelian saham disesuaikan berdasarkan posisi neraca ASA pada tanggal penyelesaian, 11 Februari 2026. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Nekad Gadaikan Motor Teman, Pria Dukuhklopo Diringkus Polisi

15 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Panitia Jor Joran Mancing Jombang 2026: Ini 10 Larangan yang Tidak Boleh Dilanggar

15 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Ringin Contong Carnival 2026 Acara Spektakuler 17 Oktober, Simak Rekayasa Arus Lantas

15 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Durian Madu Milik Lukman Juara I Kontes Durian Wonosalam, Bupati Warsubi: Upaya Gali Potensi Jombang

15 Oktober 2026 - 11:40 WIB

Pemakzulan Disetujui, Mendagri Copot Bupati Gowa, Sitti Husniah: Saya Lawan Lewat PTUN

15 Oktober 2026 - 10:23 WIB

63 Siswa SMA dan SD di Konawe Keracunan MBG, Korban Dirawat Puskesmas Angata

14 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Bantuan Pangan Oktober-Desember Mulai Disalurkan Via Kopdes

14 Oktober 2026 - 20:24 WIB

Akibat Modifikasi, KM Feronia Tak Tahan Digempur Hukum Fisika

14 Oktober 2026 - 20:06 WIB

Menelisik Akar Terorisme (68): 550.000 Penunggang Kuda Berwajah Pucat

14 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Trending di News