Penulis: Jayadi | Editor: Aditya Prayoga
KREDONEWS.COM, SURABAYA– Pembagian buah kelapa utuh dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 001 Muara Badak menjadi sorotan publik setelah videonya viral di media sosial.
Peristiwa itu terjadi pada 6 Februari 2026 di sekolah yang berada di Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
Setiap siswa menerima satu butir kelapa utuh yang dibungkus plastik bening untuk dibawa pulang sebagai bagian dari paket MBG.
Dalam video yang beredar, tampak sejumlah murid kesulitan mengangkat buah tersebut karena ukurannya besar dan cukup berat bagi anak sekolah dasar.
Hingga kini, pihak sekolah maupun dinas terkait belum memberikan penjelasan resmi mengenai alasan pembagian kelapa dalam kondisi utuh tersebut—apakah sebagai pengganti menu buah siap santap atau bagian dari skema distribusi tertentu.
Respons publik pun beragam. Sejumlah warganet mempertanyakan kelayakan kelapa utuh sebagai menu bergizi yang praktis dikonsumsi anak-anak. Ada pula yang mengaku praktik serupa pernah terjadi di daerah lain.
Sampai 13 Februari 2026, masyarakat masih menanti klarifikasi resmi agar pelaksanaan MBG tetap selaras dengan tujuan awalnya.
Sejumlah komentar jenaka pun bermunculan di media sosial, di antaranya:
dicky.senda: Sementara sampai ke telinga prsiden: “SPPG tiap hari potong sapi seekor, kasih ikan lele utuh gak dipotong-potong”. kocak ini negara, sumpah!
kedaimiepetasan: Disuruh beli Roma kelapa, yg kedengeran kelapanya doang
umma_kakaa5: Kurang sirup marjan..****








