Penulis: Jacobus E Lato | Editor: Yobie Hadiwijaya
KREDONEWS.COM, JAKARTA— Sebuah pernikahan unik membuat warganet heboh. Seorang pria memutuskan untuk menikahi dua wanita sekaligus dalam satu upacara. Bukan hanya sekadar menikah, tapi benar-benar berjalan di lorong bersama, duduk di pelaminan bertiga, dan berpose bak grup musik yang baru rilis album.
Ketiganya tampil kompak dengan busana ungu, seolah-olah sudah siap jadi tim futsal keluarga. Sang pria di tengah, dengan dua mempelai wanita masing-masing merangkul lengannya. Para tamu pun bergantian naik ke panggung, mungkin sambil menahan tanya: “Kalau nanti ada acara keluarga, siapa yang duduk di kursi depan mobil?”
Video pernikahan ini sudah ditonton lebih dari satu juta kali di TikTok, dengan 35 ribu tanda suka. Komentar warganet pun beragam: ada yang memberi ucapan selamat, ada yang bingung, dan ada yang melontarkan pertanyaan filosofis seperti, “Apakah mereka akan tidur di ranjang yang sama?” atau “Bagaimana cara membagi remote TV di rumah?”
Seorang netizen bahkan mencoba menjelaskan: “Yang berhijab putih itu istri pertama, yang berhijab hitam istri kedua. Bisa dibedakan dari aksesoris perak yang sama dengan sang pria.” Penjelasan ini belum tentu benar, tapi cukup membuat warganet merasa seperti sedang menonton drama keluarga dengan subplot yang rumit.
Di Malaysia, poligami memang legal bagi pria Muslim, dengan syarat mendapat izin dari Pengadilan Syariah. Pengadilan akan menilai apakah sang suami mampu berlaku adil dan memenuhi kebutuhan finansial semua istrinya. Jadi, selain membagi cinta, sang pengantin pria juga harus siap membagi anggaran belanja bulanan.
Internet pun terpecah: sebagian menganggap ini bukti cinta yang luar biasa, sebagian lain menganggapnya tantangan logistik yang tak kalah rumit dari proyek pembangunan jalan tol. Ada yang bercanda, “Poligami sih oke… asal bukan suami saya.” Ada pula yang menulis, “Saya tidak mengerti, apakah ini berarti dia pacaran dengan dua wanita sekaligus sebelum menikah?”
Apapun jawabannya, satu hal pasti: pesta ini sukses jadi bahan obrolan global. Dari Sabah untuk dunia, sebuah pelaminan bertiga kini resmi masuk sejarah TikTok.***







