Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Life Style

Kue Keranjang, Simbol Keberuntungan yang Tak Pernah Absen di Perayaan Imlek

badge-check


					Ilustrasi kue keranjang makanan khas tahun baru Imlek. Foto: ig@kuekeranjang.ny.lie_official Perbesar

Ilustrasi kue keranjang makanan khas tahun baru Imlek. Foto: [email protected]_official

Penulis: Gandung Kardiyono | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG – Kue keranjang atau nian gao adalah makanan khas Tahun Baru Imlek yang selalu hadir sebagai simbol keberuntungan, kesatuan keluarga, dan harapan akan kehidupan yang lebih baik.

Teksturnya kenyal, rasanya manis, dan maknanya mendalam sehingga menjadikannya sajian wajib di setiap perayaan Imlek.

Sejarah dan Filosofi Kue Keranjang

– Asal-usul: Kue keranjang dikenal sejak masa Dinasti Zhou (1046–256 SM) sebagai persembahan sakral bagi dewa dan leluhur.

– Nama: Dalam bahasa Mandarin disebut nian gao (nian = tahun, gao = kue). Secara harfiah berarti “kue tahun baru” atau “tahun yang lebih tinggi.”

– Makna simbolis:

– Bentuk bulat melambangkan keutuhan dan kesatuan keluarga.

– Rasa manis dan tekstur lengket mencerminkan hubungan erat antaranggota keluarga.

– Filosofi “tahun yang lebih tinggi” berarti harapan peningkatan rezeki, keberuntungan, dan kehidupan lebih baik setiap tahun.

Bahan dan Cara Pembuatan

Kue keranjang dibuat dari bahan sederhana, namun prosesnya membutuhkan kesabaran:

– Bahan utama: Tepung ketan, gula merah, air, dan kadang santan atau daun pandan untuk aroma.

– Proses:

1. Gula merah direbus hingga larut.

2. Dicampur dengan tepung ketan dan bahan lain hingga menjadi adonan.

3. Adonan dituangkan ke cetakan yang diolesi minyak.

4. Dikukus selama berjam-jam hingga mengental dan matang.

– Hasil: Tekstur kenyal, rasa manis legit, dan warna cokelat khas gula merah.

Variasi dan Penyajian

– Tradisional: Disajikan langsung setelah matang atau didiamkan hingga teksturnya lebih padat.

– Olahan modern:

– Digoreng dengan balutan tepung.

– Dipadukan dengan kelapa parut kukus.

– Dijadikan isian kue atau dimasak bersama bahan lain seperti ubi dan pisang.

– Makna sosial: Kue keranjang sering diberikan sebagai hadiah kepada kerabat atau tetangga, melambangkan doa dan harapan baik.

Peran dalam Perayaan Imlek

– Wajib hadir: Hampir setiap rumah Tionghoa menyajikan kue keranjang saat Imlek.

– Simbol reuni: Menjadi hidangan yang mempererat kebersamaan keluarga.

– Akulturasi di Indonesia: Selain kue keranjang, masyarakat juga menyajikan makanan khas lokal, namun kue keranjang tetap menjadi ikon utama Imlek.

Kue keranjang bukan sekadar makanan manis, melainkan warisan budaya dengan filosofi mendalam.

Kehadirannya di meja Imlek melambangkan doa untuk keberuntungan, keharmonisan keluarga, dan kehidupan yang lebih baik di tahun baru.**

 

 

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Rhoma Irama Siap Guncang Panggung Konser Guns N’ Roses

23 Oktober 2026 - 19:08 WIB

Totalitas Caitlin Halderman Bawa ‘The Hidden Hand’ Jadi Nomor Satu di Viu

22 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Cerita Beragam Ini Deretan Dracin Pantas Ditonton

18 Oktober 2026 - 20:31 WIB

Sydney Sweeney Masuk Favorit Bond Girl 2026

9 Oktober 2026 - 19:13 WIB

Facebook Berubah Jadi Mirip TikTok, Isinya Video Semua

7 Oktober 2026 - 21:28 WIB

Tulisan Angelina Jolie Bikin Pusing Netizen

5 Oktober 2026 - 20:03 WIB

“The Lisa Effect”: Strategi Ekonomi Pariwisata Thailand Hasilkan Nilai Publisitas Rp258 Miliar

1 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Jatim Park Group dan Investor Malaysia Bangun Aquarium Underwater Senilai Rp120 Miliar

24 September 2026 - 20:11 WIB

Adegan Berani Nana di “The Scandal” Picu Perdebatan Netizen

22 September 2026 - 19:55 WIB

Trending di Life Style