Menu

Mode Gelap

News

Konflik Antar Nelayan di Kisik dan Ngeplakrejo Pasuruan, Sedikitnya Tiga Perahu Dibakar

badge-check


					Sedikitnya tiga hingga empat unit  perahu nelayan terbakar saat ditambatkan  Ngemplak–Kisik, Rabu sekitar 20.41 wib, 4 Februari 2026. Petugas Damkar sedang dikerahkan untui memadamkan kebakaran ini. Foto: Instagram@yoiki_pasuruan Perbesar

Sedikitnya tiga hingga empat unit  perahu nelayan terbakar saat ditambatkan  Ngemplak–Kisik, Rabu sekitar 20.41 wib, 4 Februari 2026. Petugas Damkar sedang dikerahkan untui memadamkan kebakaran ini. Foto: Instagram@yoiki_pasuruan

Penulis: Yoli Andi Purnomo  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, PASURUAN– Hari Rabu malam, 4 Februari 2026, pukul 16.00 Wib di Perairan Katingan  telah terjadi konflik anntara nelayan Dusun Kisik Desa Kalirejo Kecamatan Kraton dengan Nelayan Kelurahan Ngemplakrejo Kota Pasuruan.

Sekira Pukul 16.00 Wib di Perairan Katingan Sidoarjo telah terjadi Konflik Antara Nelayan Dusun Kisik Desa Kalirejo Kec Kraton dengan Nelayan Kel Ngemplakrejo Kota Pasuruan

Insiden ini terjadi hari ini di perairan tersebut, dengan terpantau tiga unit perahu nelayan mengalami kebakaran. Belum ada detail resmi mengenai penyebab pasti atau korban jiwa dari dari sumber resmi

Ngemplak-Kisik memang berada di Pasuruan, Jawa Timur, tepatnya di Kelurahan Ngemplakrejo, Kecamatan Panggungrejo, Pasuruan.

Ini adalah kawasan pelabuhan nelayan dan pendaratan ikan di sekitar Pelabuhan Pasuruan Ngemplak (Jl. Hangtuah No.11), yang menjadi pusat aktivitas nelayan dan pengolahan ikan asin.

Kampung Ngemplakrejo di barat pelabuhan dikenal sebagai sentra nelayan dengan tangkapan laut pesisir, sehingga titik tambat perahu di Kisik cocok untuk kebakaran perahu nelayan seperti yang terjadi pada 4 Februari 2026.

Pemantauan menunjukkan kejadian ini masih berkembang, mirip kasus kebakaran perahu nelayan sebelumnya di Indonesia yang sering dipicu bahan bakar atau korsleting. Belum ada keterangan dari otoritas setempat seperti Basarnas atau Polairud per 20:48 WIB.

Penyebab pasti kebakaran tiga perahu nelayan di wilayah Ngemplak–Kisik pada 4 Februari 2026 belum diketahui secara resmi hingga pukul 21:03 WIB.

Berdasarkan pola kebakaran perahu nelayan serupa di Indonesia, kemungkinan penyebab meliputi korsleting listrik, kebocoran bahan bakar, puntung rokok yang dibuang sembarangan, atau percikan api dari kompor gas.

Belum ada laporan resmi dari otoritas seperti Polairud atau Basarnas mengenai investigasi spesifik kejadian ini, karena peristiwa masih sangat baru dan berkembang. Pantau update dari sumber lokal untuk konfirmasi lebih lanjut.

Belum ada informasi korban jiwa, penyebab pasti, atau estimasi kerugian; pantau update otoritas lokal untuk kronologi lengkap.

Belum ada keterangan resmi atau langsung dari pemilik perahu nelayan yang terbakar di wilayah Ngemplak–Kisik pada 4 Februari 2026 hingga pukul 21:04 WIB.

Peristiwa ini masih sangat baru, sehingga wawancara atau pernyataan pemilik perahu belum tercatat di berita terkini. Biasanya, pemilik menyampaikan duka atas kerugian material dan meminta bantuan cepat dari otoritas lokal.

Kronologi Singkat :
1. Sekira Pukul 16.00 wib di Perairan Katingan terdapat Perahu Nelayan Jaring Trawl ( Nelayan Ngemplakrejo ) terlalu ke pinggir pada saat mencari ikan , yang mana pada saat itu terdapat Nelayan Ramah Lingkungan ( Nelayan Kisik Desa Kalirejo Kraton ) terjadi cekcok mulut

2. Kemudian Perahu Nelayan Jaring Trawl ( Nelayan Ngemplakrejo ) di bawa berikut 6 ABK nya ke Dusun Kisik Desa Kalirejo, kemudian guna mengantisipasi hal tidak di inginkan salah satu warga melaporkan kejadian dimaksud ke Anggota DPRD Kab Pasuruan ( Rumah di Desa Kalirejo ) H.Mashuda Hidayatullah , beliau menyampaikan jangan anarkis nanti akan kita koordinasikan melalui Polairud.

3. Namun , pada akhirnya Perahu Nelayan Ngemplakrejo yang berada di Kisik Desa Kalirejo dibakar oleh warga
**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Dua Kali Insiden Ledakan Mercon di Jombang, Total Korban Delapan Luka-luka

21 Maret 2026 - 23:35 WIB

Andi Hakim Mantan Kepala BNI Gondol Uang Umat Paroki Rp28 M, Diduga Bersama Istri Lari ke Australia

21 Maret 2026 - 23:00 WIB

Yaqut Quomas Tidak Ikut Salat Ied KPK, Mengapa? Ini Bocoran dari Istri Ebenezer

21 Maret 2026 - 22:53 WIB

Menko Hartarto Sedang Menggodok Aturan ASN WFH Sehari Setelah Lebaran

21 Maret 2026 - 15:54 WIB

PO Agra Mas Seruduk Truk di Tol Ngawi, Sopir Bus Tewas 24 Penumpang Luka-luka

21 Maret 2026 - 15:22 WIB

Narkoba Tak Ada Matinya, Polisi Ungkap Ban Serep Pajero Diangkut Towing Berisi 26,7 Kg Sabu di Cleungsi

21 Maret 2026 - 11:54 WIB

Simpan Bahan Mercon di Bawah Rice Cooker, Bocah 9 Tahun Tewas Dua Lainnya Luka-luka di Semarang

21 Maret 2026 - 11:18 WIB

Satu Rumah Rata Tanah Akibat Ledakan Mercon Jumbo di Pekalongan, 9 Remaja Diangkut ke Rumah Sakit

21 Maret 2026 - 10:57 WIB

Empat Jam Macet Total, Akibat Gapura Selamat Datang Purwodari Ambruk Diterjang Hujan dan Angin Kencang

20 Maret 2026 - 22:39 WIB

Trending di News