Menu ✖

Otomatis
Breaking News

News

MSCI Bekukan Free Float Indonesia Sampai 10 Februari 2026, Ini Risikonya

badge-check

Ilustrasi kekuatan MSCI di dalam perilaku perdagangan saham di BEI. Foto: netralnews.com Perbesar

Ilustrasi kekuatan MSCI di dalam perilaku perdagangan saham di BEI. Foto: netralnews.com

Penulis: Tanasyafira Libas Tirani  |   Editor: Priyo SuwaRNO

KEREDONEWS.COM, JAKARTA- Morgan Stanley Capital International (MSCI) kini memiliki pasar saham publik yang beredar bebas di Saham Indonesia, yang akan melakukan penyeimbangan ulang pada tanggal 10 Februari 2026.

MSCI telah memutuskan untuk membekukan penyesuaian free float saham Indonesia, yang berdampak langsung pada pembatalan rebalancing indeks yang diselenggarakan pada 10 Februari 2026.

Keputusan ini diumumkan pada 27 Januari 2026, dengan alasan utama kurangnya transparansi struktur Namun, hal ini mungkin disebabkan oleh fakta bahwa data tersebut kecil di BEI, tetapi data tersebut tidak termasuk dalam kumpulan data.

Keputusan ini pulag yang menyebabkan Direktur BEI dan Ktua Komisari OJK Mundur, dan kini telah melakukan berbagai poembenahan untuk mesnstabilkan pasar saham Indonesia.

Investor global masih menyoroti isu investabilitas pasar saham Indonesia karena transparansi yang rendah. MSCI akan mengambil bagian dalam periode sementara, namun juga akan menggunakan Free Float-adjusted Investable Factor (FIF) pada bulan kedua (NOS). Dampak langsung: 

  • Tidak ada penambahan saham Indonesia ke MSCI IMI.

  • Tidak ada kenaikan klasifikasi ukuran saham, seperti migrasi Small Cap ke Standard, hingga peninjauan Februariari 2026 paling cepat.​

  • Proses rebalancing Februari batal, menghilangkan katalis masuknya dana asing.​

Respon BEI dan OJK

BEI dan OJK bertanggung jawab untuk merevisi minimum free float sebesar 15% demi transparansi. MSCI saat ini diperdagangkan pada tahun 2026 dan memiliki dampak signifikan pada Indeks Pasar Berkembang MSCI.

MSCI tidak memiliki kekuatan regulasi formal atau mempercayai hukum atas BEI (Bursa Efek Indonesia) dan OJK (Otoritas Jasa Keuangan), karena keduanya adalah lembaga pengawas pasar modal Indonesia yang diatur oleh undang-undang nasional.

Pengaruh MSCI murni bersifat pasar-driven, di mana keputusannya mempengaruhi aliran dana pasif dari investor global yang mengelola aset hingga $139 triliun dan menggunakan indeks MSCI sebagai benchmark utama.

Dasar Pengaruh

MSCI berperan sebagai penyedia indeks global yang menentukan bobot saham Indonesia dalam portofolio investor institusional besar. Keputusan seperti pembekuan rebalancing memicu aksi jual massal karena dana pasif (ETF, mutual funds) wajib menyesuaikan holding mereka, menyebabkan volatilitas IHSG.

OJK di BEI memimpin MSCI dengan “umpan balik positif” reformasi, termasuk rencana revisi free float minimal 15% dalam transparansi kepemilikan. Mereka berkomunikasi secara proaktif dengan MSCI untuk perbaikan hingga jangka waktu Mei 2026, tanpa kewajiban hukum.​

Pengaruh ini penting bagi Indonesia sebagai pasar negara berkembang, di mana masuknya indeks MSCI bisa mendatangkan aliran masuk miliaran dolar, sementara pembekuan berisiko menekan valuasi saham.

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Sejumlah Pejabat Polres Jombang Bergeser Jabatan

7 Nov 2026 - 19:45 WIB

Sejumlah Pejabat Polres Jombang Bergeser Jabatan

Aktivitas TMMD 130, Serda Fajar Lakukan Komsos dengan Petani dan Peternak Klitih Plandaan

7 Nov 2026 - 16:17 WIB

Aktivitas TMMD 130, Serda Fajar Lakukan Komsos dengan Petani dan Peternak Klitih Plandaan

Menelisik Akar Terorisme (74): Klan Bangkit untuk Ketiga Kalinya

7 Nov 2026 - 15:15 WIB

Menelisik Akar Terorisme (74): Klan Bangkit untuk Ketiga Kalinya

Pasca Putusan MA, Sufmi Dasco: DPR RI Belum Ambil Sikap Hak Angket terhadap Wapres Gibran

7 Nov 2026 - 11:53 WIB

Pasca Putusan MA, Sufmi Dasco: DPR RI Belum Ambil Sikap Hak Angket terhadap Wapres Gibran

Haul ke-128 Ponpes Qomaruddin Gresik Wabup Ajak Masyarakat Teladani Perjuangan Ulama

7 Nov 2026 - 10:16 WIB

Haul ke-128 Ponpes Qomaruddin Gresik Wabup Ajak Masyarakat Teladani Perjuangan Ulama

Pasukan Damkar 20 Ngoro Padamkan Kebakaran 1.200 M2 Lahan Tebu di Buluhrejo Diwek

7 Nov 2026 - 09:18 WIB

Pasukan Damkar 20 Ngoro Padamkan Kebakaran 1.200 M2 Lahan Tebu di Buluhrejo Diwek

Smelting Kembali Raih Penghargaan CSR Award 2026 ADINKES, Atas Dedikasi dalam Pencegahan dan Pengendalian Tuberkulosis

6 Nov 2026 - 13:07 WIB

Smelting Kembali Raih Penghargaan CSR Award 2026 ADINKES, Atas Dedikasi dalam Pencegahan dan Pengendalian Tuberkulosis

Status Siaga III, Semeru Erupsi Semburkan Awan Panas 700 Meter

6 Nov 2026 - 12:00 WIB

Status Siaga III, Semeru Erupsi Semburkan Awan Panas 700 Meter

Dua Gempa 5 dan 5.2 Magnetudo Guncang Bali, BPBD: Belum Ada Laporan Dampak

6 Nov 2026 - 11:37 WIB

Dua Gempa 5 dan 5.2 Magnetudo Guncang Bali, BPBD: Belum Ada Laporan Dampak
Trending di News