Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

MSCI Bekukan Free Float Indonesia Sampai 10 Februari 2026, Ini Risikonya

badge-check


					Ilustrasi kekuatan MSCI di dalam perilaku perdagangan saham di BEI. Foto: netralnews.com Perbesar

Ilustrasi kekuatan MSCI di dalam perilaku perdagangan saham di BEI. Foto: netralnews.com

Penulis: Tanasyafira Libas Tirani  |   Editor: Priyo SuwaRNO

KEREDONEWS.COM, JAKARTA- Morgan Stanley Capital International (MSCI) kini memiliki pasar saham publik yang beredar bebas di Saham Indonesia, yang akan melakukan penyeimbangan ulang pada tanggal 10 Februari 2026.

MSCI telah memutuskan untuk membekukan penyesuaian free float saham Indonesia, yang berdampak langsung pada pembatalan rebalancing indeks yang diselenggarakan pada 10 Februari 2026.

Keputusan ini diumumkan pada 27 Januari 2026, dengan alasan utama kurangnya transparansi struktur Namun, hal ini mungkin disebabkan oleh fakta bahwa data tersebut kecil di BEI, tetapi data tersebut tidak termasuk dalam kumpulan data.

Keputusan ini pulag yang menyebabkan Direktur BEI dan Ktua Komisari OJK Mundur, dan kini telah melakukan berbagai poembenahan untuk mesnstabilkan pasar saham Indonesia.

Investor global masih menyoroti isu investabilitas pasar saham Indonesia karena transparansi yang rendah. MSCI akan mengambil bagian dalam periode sementara, namun juga akan menggunakan Free Float-adjusted Investable Factor (FIF) pada bulan kedua (NOS). Dampak langsung: 

  • Tidak ada penambahan saham Indonesia ke MSCI IMI.

  • Tidak ada kenaikan klasifikasi ukuran saham, seperti migrasi Small Cap ke Standard, hingga peninjauan Februariari 2026 paling cepat.

  • Proses rebalancing Februari batal, menghilangkan katalis masuknya dana asing.

Respon BEI dan OJK

BEI dan OJK bertanggung jawab untuk merevisi minimum free float sebesar 15% demi transparansi. MSCI saat ini diperdagangkan pada tahun 2026 dan memiliki dampak signifikan pada Indeks Pasar Berkembang MSCI.

MSCI tidak memiliki kekuatan regulasi formal atau mempercayai hukum atas BEI (Bursa Efek Indonesia) dan OJK (Otoritas Jasa Keuangan), karena keduanya adalah lembaga pengawas pasar modal Indonesia yang diatur oleh undang-undang nasional.

Pengaruh MSCI murni bersifat pasar-driven, di mana keputusannya mempengaruhi aliran dana pasif dari investor global yang mengelola aset hingga $139 triliun dan menggunakan indeks MSCI sebagai benchmark utama.

Dasar Pengaruh

MSCI berperan sebagai penyedia indeks global yang menentukan bobot saham Indonesia dalam portofolio investor institusional besar. Keputusan seperti pembekuan rebalancing memicu aksi jual massal karena dana pasif (ETF, mutual funds) wajib menyesuaikan holding mereka, menyebabkan volatilitas IHSG.

OJK di BEI memimpin MSCI dengan “umpan balik positif” reformasi, termasuk rencana revisi free float minimal 15% dalam transparansi kepemilikan. Mereka berkomunikasi secara proaktif dengan MSCI untuk perbaikan hingga jangka waktu Mei 2026, tanpa kewajiban hukum.

Pengaruh ini penting bagi Indonesia sebagai pasar negara berkembang, di mana masuknya indeks MSCI bisa mendatangkan aliran masuk miliaran dolar, sementara pembekuan berisiko menekan valuasi saham.

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menelisik Akar Terorisme (27): Kaum Illuminati dan Revolusi Prancis

27 Juni 2026 - 16:44 WIB

Juragan Percetakan Tuduh Tiga Pegawai Mencuri, 21 Hari Dirantai dan Minta Tebusan Rp50 Juta

27 Juni 2026 - 16:18 WIB

Belanda Umumkan Kode Merah: Suhu 39°C Bikin Aspal Meleleh dan Dehidrasi

27 Juni 2026 - 15:44 WIB

Wartawan Diundang Keluar, Presiden Prabowo Ingin Berdiskusi dari Hati ke Hati Bersama Rektor dan Dosen

27 Juni 2026 - 14:57 WIB

Pemkot Surabaya Launching Buku: Bung Karno, Arek Surabaya!

27 Juni 2026 - 10:29 WIB

Korban Meninggal Latsarmil KDMP Jadi 4 Orang, Kemenhan Lakukan Evaluasi Prosedur

27 Juni 2026 - 09:58 WIB

Pria Berkaca Mata dan Bermasker Abu-abu Pegang Setir Terekam CCTV Juanda, Tewasnya Wanita ASN Bangkalan

26 Juni 2026 - 14:58 WIB

Kasatreskrim dan Delapan Kapolsek Jajaran Polres Jombang Resmi Berganti

26 Juni 2026 - 13:46 WIB

Menelisik Akar Terorisme (26): Rahasia Kaum Freemanson

26 Juni 2026 - 12:26 WIB

Trending di News