Menu

Mode Gelap

News

Gibran Sarankan Relokasi Korban Longsor Cisarua: Evakuasi 25 Janazah, 11 Terindentifikasi, 65 Dalam Pencarian

badge-check


					Wapres Gibran meninjau lokasi longsor di Cisarua, Bandung Barat. Sementara Tim SAR Gabungan telah menemukan 25 jenazah, 11 di antaranya telah teindentifikasi, dan 65 korban masih dalam pencarian. Foto: Instagram@dyth47626
Perbesar

Wapres Gibran meninjau lokasi longsor di Cisarua, Bandung Barat. Sementara Tim SAR Gabungan telah menemukan 25 jenazah, 11 di antaranya telah teindentifikasi, dan 65 korban masih dalam pencarian. Foto: Instagram@dyth47626

Penulis: Mayang K. Mahardhika  |    Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, CISARUA- Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melakukan peninjauan langsung ke lokasi bencana banjir bandang dan longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, pada Minggu, 25 Januari 2026.

Ia tiba dari Jakarta via Kereta Cepat Whoosh ke Padalarang, lalu lanjut darat ke lokasi untuk memastikan penanganan cepat dan terpadu sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

Wapres menekankan prioritas penyelamatan jiwa, evakuasi maksimal, pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi seperti pangan, air bersih, dan layanan kesehatan, serta pencegahan bencana susulan.

Kondisi Lapangan

Posko pengungsian di Balai Desa Pasirlangu menampung 230 jiwa (90 di aula, 140 di GOR), dengan dapur umum di SD Negeri 1 Pasirlangu oleh Dinas Sosial setempat. Operasi SAR gabungan melibatkan ratusan personel Basarnas, didukung sarana udara dan darat, karena masih ada puluhan warga dalam pencarian.

Gibran meminta evaluasi alih fungsi lahan rawan dan relokasi warga terdampak, dengan perhatian khusus pada lansia, ibu menyusui, dan warga sakit. Kunjungan ini menegaskan komitmen pemerintah hadir cepat di tengah krisis.

Update Korban

Hingga Senin, 26 Januari 2026 pagi, korban tewas akibat longsor dan banjir bandang di Cisarua, Bandung Baat, mencapai 25 jenazah yang telah ditemukan dan dievakuasi, dengan 11 di antaranya berhasil diidentifikasi.

Tim DVI Polri telah mengidentifikasi 11 korban, termasuk 10 jenazah utuh dan satu potongan tubuh, dengan nama-nama seperti Suriana (57 tahun), Jajang Tarta (35 tahun), Dadang Apung (80 tahun), Nining (40 tahun), Nurhayati (42 tahun), Lina Ismayanti (43 tahun), M. Kori (30 tahun, potongan tangan), Al-Sumari (35 tahun), Koswara (40 tahun), Koswara (26 tahun), dan Ayu Yuniarti (31 tahun).

Masih ada sekitar 65-79 warga yang belum ditemukan dan diduga tertimbun, sementara 23 orang selamat dari 113 jiwa terdampak. Pengungsi bertambah menjadi 680 jiwa di posko seperti Balai Desa Pasirlangu.

Operasi SAR gabungan sempat dihentikan sementara malam Minggu karena kondisi lapangan, tapi dilanjutkan Senin pagi dengan ratusan personel Basarnas, TNI, Polri, dan relawan. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

KNPI Persoalkan Pemkab Kutai Timur Beli 2 Unit Mobil Penyadap Sinyal Rp 75 Miliar

17 Maret 2026 - 00:31 WIB

Kasus Tambang CV Aji, Kejati Geledah Kantor ESDM Pemprov Kaltim

16 Maret 2026 - 23:38 WIB

One OPD One Event, Strategi Mojokerto Tarik Investor Pariwisata

16 Maret 2026 - 21:29 WIB

Inilah Tips IDAI: Aman Nyaman Liburan Lebaran Bersama Anak-anak

16 Maret 2026 - 20:59 WIB

Lita Gading dan Syamsul Menang di MK, Hak Pensiun DPR Dicabut Bertetangan dengan UUD45

16 Maret 2026 - 18:47 WIB

Enam Anggota Polres Jombang Berprestasi Terima Penghargaan

16 Maret 2026 - 17:33 WIB

Pemkab Jombang Salurkan 2.495 Bansos PPKS dan PSKS, Rp100.000 Plus 5 Kg

16 Maret 2026 - 15:47 WIB

5 Ambulans Mercy Sprinter KDM Layani Masyarakat Saat Lebaran di Tol Cipali

16 Maret 2026 - 15:09 WIB

Darurat Sampah, Pemkot Mojokerto Fokus Edukasi dari Rumah

16 Maret 2026 - 13:41 WIB

Trending di News